Menyebarkan Untaian Kata Perenungan Master Cheng Yen Melalui Hotel

Jurnalis : Metta Wulandari, Fotografer : Metta Wulandari
 

foto
Sabtu, 8 Februari 2014, relawan Tzu Chi meletakkan buku Kata Perenungan Master Cheng Yen di kamar Hotel Mulia, Senayan.

Menyebarkan ajaran kebaikan bagi banyak orang sekaligus menyosialisasikan Tzu Chi kepada khalayak ramai terus dilakukan oleh Yayasan Tzu Chi melalui Penyebaran Kata Perenungan Master Cheng Yen. Setelah sebelumnya melakukan penyebaran kata perenungan tersebut di beberapa hotel, Sabtu, 8 Maret 2014 lalu, giliran Hotel Mulia, yang berlokasi di Senayan, Jakarta Pusat yang melakukan kegiatan ini. Sebanyak 1.000 eksemplar buku Kata Perenungan Master Cheng Yen masuk dalam hotel bintang lima ini.

Liliawati Rahardjo Soetjipto, mewakili relawan Tzu Chi mengemukakan bahwa ia merasa sangat senang karena Tzu Chi mempunyai kesempatan untuk menyebarkan kasih melalui Hotel Mulia. Ia juga menjelaskan bahwa buku Kata Perenungan Master merupakan buku yang berisi kata perenungan lintas agama yang intisarinya bisa dimengerti oleh siapa saja. “Buku ini adalah lintas agama. Mungkin para tamu hotel yang tinggal nantinya akan berkesempatan untuk bisa membaca bukunya saat waktu santai,” ujar relawan Tzu Chi yang akrab dipanggil Li Ying ini.

Selain itu, Li Ying juga membagi kebahagiaan pada para pewakilan manajemen Hotel Mulia dengan membagi kisah mengenai penjualan buku Kata Perenungan Master Cheng Yen di Hotel Harris. Ia menuturkan bahwa sudah sejak bukan November 2013 lalu buku Kata Perenungan telah masuk dalam hotel dan sampai Februari 2014 pihak hotel telah menjual sebanyak 41 eksemplar buku Kata Perenungan. “Dari sini terlihat bahwa ternyata banyak tamu senang dengan buku ini. Kadang kalau kita memberi, malah orang belum tentu membacanya. Tapi kalau dia membeli berarti dia merasa kalau buku ini bagus. Dia mengakui dan kemudian membelinya di counter hotel,” ceritanya.

foto  foto

Keterangan :

  • Sebanyak 1.000 eksemplar buku Kata Perenungan masuk ke Hotel Mulia sebagai wadah untuk menyebarkan untaian kata yang bisa menenangkan jiwa (kiri).
  • Liliawati Rahardjo Soetjipto, mewakili Tzu Chi mengungkapkan rasa senangnya karena Tzu Chi mempunyai kesempatan untuk menyebarkan kasih melalui Hotel Mulia (kanan).

Eka Tjandranegara, mewakili pihak manajemen Hotel Mulia, menuturkan bahwa sesuatu hal yang bagus sudah sepantasnya bisa disebarluaskan ke masyarakat, sebagaimana buku kata perenungan Master Cheng Yen. “Filosofi Master Cheng Yen sangat bagus. Dan apabila kita tahu ada sesuatu yang bagus itu sangat pantas untuk disebarluaskan kepada orang lain,” ujarnya. Buku Kata Perenungan ini juga dianggap sangat cocok untuk diletakkan di kamar hotelnya mengingat bahwa buku ini berisi kata perenungan dalam lima bahasa yang diantaranya adalah bahasa Indonesia, Mandarin, Inggris, Jepang, dan Korea. “Memang karena di hotel tamunya multi nasional dan juga multi agama dan sebagainya. Maka Kata Perenungan ini juga sangat cocok untuk bisa dibaca oleh mereka, para tamu,” tuturnya.

foto  foto

Keterangan :

  • Untaian Kata Perenungan yang jernih dan meneduhkan batin dari Master Cheng Yen ini diharapkan dapat membawa ketenangan dan kebahagiaan bagi mereka yang membacanya (kiri).
  • Buku Kata Perenungan Master Cheng Yen diletakkan di laci hotel berdampingan dengan kitab suci (Alkitab dan Al’Quran) yang lain (kanan).

Selain meletakkan buku kata perenungan dalam laci di kamar untuk para tamu, Eka juga mengimbau bagi para staff nya untuk sedikit demi sedikit ikut membaca apa saja kata-kata dari Master Cheng Yen yang tertulis dalam buku tersebut. Untaian Kata Perenungan yang jernih dan meneduhkan batin dari Master Cheng Yen ini diharapkan dapat membawa ketenangan dan kebahagiaan bagi mereka yang membacanya. “Harapannya adalah semoga buku ini bisa bermanfaat untuk tamu yang tinggal disini, karena kita semua orang Tzu Chi percaya bahwa buku tersebut mempunyai manfaat tersendiri,” pungkasnya.

  
 

Artikel Terkait

Lagu untuk Opa dan Oma

Lagu untuk Opa dan Oma

07 Juni 2010
Lain Oma Su Lian, lain pula Opa Prawira yang telah 5 tahun berada di panti. Opa Prawira merasa senang saat menyanyikan lagu Bengawan Solo, Halo-Halo Bandung, dan Tanah Airku – lagu yang dahulu ia pelajari ketika duduk di bangku sekolah.
Baksos Tzu Chi ke-141: Empati yang Tinggi dan Juga Tulus kepada Para Pasien

Baksos Tzu Chi ke-141: Empati yang Tinggi dan Juga Tulus kepada Para Pasien

25 Oktober 2023

Keinginan Harvey (14) untuk operasi hernia akhirnya terwujud di Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-141, di Rumah Sakit Pelamonia Makassar, 20-21 Oktober 2023.  Begitu juga dengan Zulfitra (16) yang sudah lama ingin operasi bibir sumbing.

Pelatihan Diri Bersama untuk Menapaki Jalan Bodhisatwa

Pelatihan Diri Bersama untuk Menapaki Jalan Bodhisatwa

30 November 2018

Pagi itu, tepat pukul 09.00 WIB, Kantor Tzu Chi Karimun mulai dipadati oleh para relawan dan partisipan yang akan mengikuti Gong Xiu atau kebaktian bersama. Sebanyak 49 orang mengikuti kegiatan pada Minggu 25 November 2018 ini, termasuk anak-anak Tzu Shao, Xiao Tai Yang dan masyarakat umum.

Berlombalah demi kebaikan di dalam kehidupan, manfaatkanlah setiap detik dengan sebaik-baiknya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -