Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas mengantar salah satu warga untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter.
“Kita tidak mampu mengendalikan panjangnya sebuah kehidupan, namun kita mampu membangun dan mengembangkan potensi dalam kehidupan agar bermanfaat bagi banyak orang”
_Master Cheng Yen_
Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Komunitas Xie Li Kalimantan Timur 3 bersama PT Surya Hutani Jaya mengadakan kegiatan bakti sosial kesehatan umum di Balai Pertemuan Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini didukung oleh 50 relawan dan tim dokter untuk membantu memeriksa kondisi kesehatan warga.
Dengan melalui perjalanan darat untuk sampai ke Desa Benua Baru, relawan membutuhkan waktu 5 jam untuk sampai di lokasi. Salah satu relawan Xie Li Kalimantan Timur 3, Asmil Nainggolan mengatakan kegiatan ini merupakan kontribusi sosial yang dilakukan PT Surya Hutani untuk masyarakat.
“Kegiatan sosial ini, sudah sering kami lakukan. Mulai dari bantuan perbaikan jalan hingga saat Idul Fitri, kami juga memberikan santunan kepada yatim piatu. Hari ini kegiatannya adalah bakti sosial Kesehatan di desa yang jumlah penduduknya 6000 jiwa dengan 1000 Kartu Keluarga,” ucap Asmil Nainggolan.
Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas komuitas Xie Li Kalimantan Timur 3, Asmil Nainggolan memberikan ungkapan terkait kegiatan bakti sosial umum kesehatan ini.
Pelaksana Tugas Kecamatan Muara Bengkal, Albar, S.Pd, juga memberikan apresiasi kegiatan yang dilakukan relawan Tzu Chi. Ia berharap kegiatan kepedulian kesehatan ini bisa diadakan secara rutin mengingat jauhnya akses layanan kesehatan di desanya. “Kami sampaikan terima kasih juga apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT Surya Hutani Jaya yang bekerja sama dengan Tzu Chi dan pemerintah Desa Benua Baru dalam hal berkontribusi melaksanakan bakti sosial kesehatan umum. Kegiatan ini, tentu sangat dinantikan masyarakat yang ingin periksa kondisi kesehatannya, karena kesehatan merupakan hal yang utama bagi kita,” ucapnya.
Warga Desa Benua sangat mensyukuri adanya kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini. Hal ini juga dirasakan oleh Ahmad, salah satu warga yang datang dengan keluhan sesak napas. Ia juga bercerita kesulitannya dalam ekonomi seringkali mengurungkan niatnya untuk berobat. Tak hanya itu, lokasi fasilitas kesehatan di desanya yang cukup jauh juga menjadi pertimbangan untuknya. “Sudah beberapa bulan ini saya sering sesak napas. Alhamdulilah, senang luar biasa hari ini bisa konsultasi sama dokter. Saya ucapkan sebesar-besarnya rasa terima kasih kepada dokter yang sudah memeriksa kondisi kesehatan saya dengan sepenuh hati,” ucap Ahmad.
Dr. Monalisa Silaen melakukan pemeriksaan kesehatan pada Lansia yang tampak tersenyum saat di periksa.
Pemeriksaan tak hanya berlangsung di Balai Pertemuan Desa Benua Baru, namun para relawan Tzu Chi juga datang langsung ke rumah-rumah warga. Sebanyak 10 rumah di kunjungi oleh tim dokter dan relawan Tzu Chi. Rata-rata yang dikunjungi ialah para Lansia dan salah satunya adalah Suyah. Saat dikunjungi ia menceritakan penyakit yang sering dirasakannya seperti sakit tulang dan kepala, serta kaki yang kerap terasa keram yang membuatnya tidak bisa melakukan banyak aktivitas.
Kedatangan dokter dan relawan Tzu Chi ke rumahnya, membuat ia sangat bersyukur. “Selama ini tidak pernah periksa kemana-mana. Dulu pernah ada orang yang periksa ke rumah namun bayar, karena uang saya sering tidak cukup jadi terpaksa tidak rutin dilakukan. Hari ini syukur alhamdulilah, hari ini ada dokter bisa periksa gratis. Mudah-mudahan dipanjangkan umurnya, sehat yang mengobati dan aku juga sehat,” ujarnya.
Dokter dan relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas mengunjungi salah satu rumah Lansia untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
Selanjutnya, para warga yang sudah selesai melakukan pemerikasaan kesehatan, langsung dibuatkan resep obat dari dokter. Setelah itu relawan Tzu Chi akan mengantarkan obat kepada warga yang sudah menyerahkan resep.
Kegiatan bakti sosial kesehatan umum ini berhasil melayani 368 orang pasien. Beberapa dari mereka juga ada yang terindikasi menderita katarak, kemudian relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas komunitas Xie Li Kalimantan Timur 3 berencana menindaklanjutinya di kemudian hari. Hal ini juga diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan untuk warga Desa Benua Baru dan sekitarnya.
Editor: Nur Al Fajar Rumsari