Pelestarian Lingkungan Bagai Mentari Tak Terbenam
Jurnalis : Nuraisyah Baharuddin (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Nuraisyah Baharuddin (Tzu Chi Makassar)| |
| ||
| Tujuan Tzu Ching singgah di pulau tersebut untuk melakukan pelestarian lingkungan dengan memungut seluruh sampah yang ada ditepi-tepi pantai. Cuaca cukup bersahabat saat itu. Seluruh relawan Tzu Ching sangat bersemangat memilah-milah sampah untuk dimasukkan karung yang dibawa setiap orang. Setelah menyatukan beberapa sampah, waktu pun telah menunjukkan tengah hari. Maka puluhan relawan Tzu Ching bersama-sama beristirahat di salah satu pondok milik relawan Tzu Chi, Ronny Shibo. Rasa semangat dan sukacita membuat relawan Tzu Ching tidak merasa lelah. Hingga tidak terasa waktu telah menunjukkan pukul 18:00 WITA, sehingga matahari pun mulai tak nampak lagi. Kegiatan ini direncanakan berlangsung dua hari, sehingga seluruh relawan bersama-sama bermalam di pondok. Untuk mengisi waktu setelah makan malam bersama, Icha yang merupakan ketua Tzu Ching Makassar telah menyiapkan beberapa acara. Ia memperkenalkan Tzu Chi dan Tzu Ching kepada relawan muda mudi baru. Icha menjelaskan sejarah Tzu Chi dan misi Tzu Chi, salah satunya pentingnya melestarikan lingkungan. Acara sosialisasi ini berlangsung selama dua jam. Muda mudi Tzu Chi juga bersama-sama mengakrabkan diri dengan sharing malam itu di tepi pantai sembari menyantap jagung bakar yang telah disiapkan bersama.
Keterangan :
Minggu pagi, 27 Oktober 2013 pukul 5:30 WITA, seluruh Tzu Ching melanjutkan aktifitas kembali. Mereka bersama-sama sarapan pagi sebelum melakukan pembersihan sampah yang masih tersisa kemarin sore. Pagi yang begitu cerah membuat relawan Tzu Ching menikmati keindahan lautan pagi. Sembari menikmati kesejukan di pagi hari, sepasang tangan mereka mengangkat sampah-sampah yang telah mengotori pulau kecil ini. Pukul 10.00 WITA, pulau yang kemarin dijumpai begitu kotor, kini terlihat bersih dan indah tanpa ada sampah yang mengotori tepian pantai. Akhirnya usaha Tzu Ching untuk melestarikan lingkungan berjalan dengan lancar. Acara pun diakhiri dengan berenang bersama-sama dan sebuah games yang membayar kelelahan mereka selama 2 hari di pulau. Sepulang dari kegiatan pelestarian ini, Ronny Shibo membawakan dua buah hadiah berupa sebuah payung dan boneka persembahan dari salah satu donatur Tzu Ching. | |||
Artikel Terkait
Semangat Relawan Tzu Chi Tangerang Mendukung Program 21 Hari Vegan
01 Juli 2022Relawan Tzu Chi Tangerang turut berpartisipasi menggarap ladang berkah menyiapkan makanan vegan, bergantian tugas dengan He Qi lainnya. Beberapa relawan juga ikut dalam program yang selaras dengan misi pelestarian lingkungan.
Mempererat Simpul Keluarga Tzu Chi
20 Februari 2015Sejak pagi relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun sudah bersiap menuju Tanjung Batu karena harus menggunakan transportasi laut. Meskipun demikian, keteguhan hati dan semangat relawan tidak menyurutkan niat mereka dalam menyebarkan ajaran Jing Si melalui kegiatan pemberkahan akhir tahun.
Setetes Darah yang Tak Pernah Sia-Sia
20 Maret 2025Relawan Tzu Chi bersinergi dalam aksi donor darah di tiga lokasi di Jakarta: Yayasan Tung An, Sekolah Amitayus, dan Apartemen Teluk Intan. Sebanyak 202 kantong darah terkumpul dalam kegiatan ini.








Sitemap