Pembagian 952 Paket Cinta Kasih di Kec. Percut Sei Tuan

Jurnalis : Mellisa Sim (Tzu Chi Medan), Fotografer : Gunawan Halim, Mellisa Sim, Lim Hung Jeng, Jenni Lo (Tzu Chi Medan)

Relawan Tzu Chi Medan komunitas Hu Ai Perintis secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako yang berisi beras dan minyak goreng kepada warga di Vihara Tua Pek Kong, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dengan penuh semangat welas asih, sebanyak 76 relawan Tzu Chi Medan berkolaborasi dengan TNI, Polri, pejabat setempat dan relawan lokal, mengadakan bakti sosial di Vihara Tua Pek Kong, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini diisi dengan pembagian 952 paket sembako yang berisi beras dan minyak goreng untuk warga. Kolaborasi ini juga menjadi simbol kepedulian lintas elemen terhadap warga yang membutuhkan.

Kegiatan ini merupakan hasil dari persiapan panjang yang telah dilakukan sejak Mei 2025, saat relawan Tzu Chi Medan mulai melakukan survei lokasi dan menjalin silaturahmi dengan aparat desa. Survei langsung ke rumah-rumah dilakukan pada 8 Juni 2025 oleh 39 relawan, serta dibantu oleh 13 Kepala Dusun dan aparat setempat untuk memastikan penerima manfaat layak untuk dibantu.

Senyum bahagia terpancar dari Relawan Tzu Chi, TNI, Polri dan elemen masyarakat lainnya saat berfoto bersama sebelum kegiatan di mulai.

Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari relawan Tzu Chi dan perwakilan yang terkait.

Di bawah langit yang cerah, rangkaian demi rangkaian acara telah dilaksanakan, salah satunya adalah isyarat tangan “Satu Keluarga” yang menciptakan suasana haru dan kebersamaan. Setelahnya, penyerahan sembako secara simbolis juga dilakukan oleh perwakilan Tzu Chi, TNI, Polri dan pejabat setempat kepada warga penerima manfaat.

Hadiah Terindah
Di mana ada cinta kasih, di sana ada harapan. Pada hari itu, warga Desa Kolam penuh sukacita dan tersenyum bahagia karena mendapatkan bingkisan paket cinta kasih berupa sembako dari relawan Tzu Chi.

Selain memberikan, para relawan Tzu Chi juga mendampingi dan membantu para warga penerima bantuan yang memiliki keterbatasan gerak maupun yang Lansia dengan penuh cinta kasih. Kegiatan ini bukan hanya memberi bantuan materi, tetapi juga menyebarkan semangat welas asih dan persaudaraan lintas latar belakang.

Relawan Tzu Chi dengan suka cita membantu warga Lansia yang kesulitan membawa paket sembako yang diterima.

“Melihat warga bahagia dan penuh semangat, kami juga ikut terharu bisa menjalin jodoh baik dengan masyarakat Desa Kolam. Kegiatan ini bukan hanya soal memberi bantuan, tapi juga menumbuhkan persaudaraan dan cinta kasih,” ujar Jenni Lo, koordinator kegiatan sambil tersenyum.

Melalui kegiatan ini, relawan Tzu Chi dan masyarakat saling menyapa dan saling menguatkan. Ini bukan hanya tentang beras dan minyak goreng, tetapi tentang cinta kasih yang menyentuh hati dan mempererat persaudaraan tanpa memandang latar belakang.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Tzu Chi Bandung Bersama Pussenkav Kodiklat TNI AD Bagikan Paket Sembako

Tzu Chi Bandung Bersama Pussenkav Kodiklat TNI AD Bagikan Paket Sembako

05 Februari 2021
Tzu Chi Bandung terus berupaya meringankan kesulitan masyarakat akibat pandemi Covid-19. Kali ini Tzu Chi Bandung bekerjasama dengan Pussenkav Kodiklat TNI membagikan 300 paket sembako di Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. 
Perhatian Untuk Anak Asuh Tzu Chi di Lubuk Pakam

Perhatian Untuk Anak Asuh Tzu Chi di Lubuk Pakam

15 Mei 2020

Wabah Covid-19 berdampak pada perekonomian, sehingga banyak tenaga kerja yang dirumahkan atau kehilangan pekerjaan, apalagi buruh harian. Untuk itu Tzu Chi Medan memberikan perhatian kepada 85 keluarga anak asuh yang ada di Lubuk Pakam dengan menyalurkan bantuan sembako.

Perhatian yang Tulus bagi Warga yang Mengandalkan Nafkah dari TPA Sarimukti

Perhatian yang Tulus bagi Warga yang Mengandalkan Nafkah dari TPA Sarimukti

25 September 2023

Kebakaran yang terjadi di TPA Sarimukti Kabupaten Bandung Barat sejak 19 Agustus 2023 lalu mengundang keprihatinan. Tzu Chi Bandung pun menyalurkan 400 paket sembako untuk warga yang terdampak.

Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -