Perhatian untuk Lansia dan Masyarakat Kurang Mampu

Jurnalis : Opa Hendra (Tzu Chi Sinar Mas), Fotografer : Opa Hendra (Tzu Chi Sinar Mas)

Relawan memindahkan paket sembako dari mobil sebelum diantarkan langsung kepada Lansia dan warga kurang mampu dari rumah ke rumah. Proses ini memastikan setiap bantuan sampai ke tangan yang tepat, memberikan rasa haru dan kebahagiaan kepada penerima.

Jika di dalam kehidupan terdapat cinta kasih, bisa bersatu hati dan saling membantu, maka hidup tidak akan terasa kesepian-Kata Perenungan Master Cheng Yen-

Berawal dari pemantauan kondisi sosial di Desa Gunung Kembang, relawan Xie Li Sumatera Selatan (Sumsel) 2 dari Unit Sungai Enim Estate menemukan sejumlah Lansia yang kehidupannya memerlukan perhatian khusus. Salah satunya adalah Nenek Ningsa, seorang Lansia berusia 86 tahun yang telah lama kehilangan suaminya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Nenek Ningsa mengandalkan bantuan dari anak dan cucunya. Namun, menurut penuturannya kepada relawan, bantuan tersebut kerap kali terbatas sehingga ia terpaksa mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi.

Relawan bergotong royong memindahkan paket sembako dari mobil ke dalam keranjang untuk memudahkan distribusi. Semangat kebersamaan mereka terlihat jelas dalam setiap langkah, dengan tujuan untuk segera memberikan manfaat kepada yang membutuhkan.

“Anak dan cucu kehidupannya juga terbatas, jadi yang dikasih ke saya juga terbatas. Ya saya makan secukupnya,” tuturnya.

Cerita dari Nenek Ningsa ini mendorong para relawan untuk bertemu dengan perangkat desa guna menggali informasi lebih lanjut. Hasilnya, mereka menemukan bahwa terdapat sekitar 60 orang di desa tersebut yang juga membutuhkan bantuan, baik Lansia maupun warga yang kurang mampu secara ekonomi.

Sebagai bentuk kepedulian, para relawan memutuskan untuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan telur. Bantuan tersebut diantarkan langsung dari rumah ke rumah pada Selasa (18/3/25), setelah sebelumnya berkoordinasi dengan perangkat Desa Gunung Kembang di kantor desa.

Relawan menyerahkan beras kepada salah satu Lansia yang sudah terdata sebagai penerima bantuan.

Deni Hariansyah, yang mewakili perangkat desa, menyampaikan apresiasinya terhadap aksi para relawan.

Alhamdulillah, kami senang sekali mendapat kunjungan dan bantuan dari bapak dan ibu. Insyaallah bantuan ini kami terima dengan senang hati, dan semoga dapat meringankan beban kebutuhan Lansia yang ada di Desa Gunung Kembang," ujar Deni.

Perangkat desa turut mendampingi proses distribusi bantuan dari rumah ke rumah. Senyum kebahagiaan tampak menghiasi wajah para Lansia penerima bantuan tersebut.

Alhamdulillah Pak, terima kasih. Semoga menjadi keberkahan bagi kita semua,” ucap Nenek Ningsa dengan penuh rasa syukur.

Relawan, perangkat desa, dan penerima bantuan berfoto bersama sebagai tanda kebersamaan dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan pembagian sembako.

Dapat membantu meringankan beban para Lansia dan warga kurang mampu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi para relawan. Terlebih lagi, momen ini berlangsung di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah.

“Tentu sebuah kebahagiaan bagi kita semua bisa berbagi di bulan Ramadan ini. Kita juga melihat kebahagiaan para Lansia dan warga yang tadi kita bantu. Kebahagiaan mereka tentu menjadi kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Surono, salah satu relawan.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Relawan Tanjung Rusa Estate Salurkan Sembako untuk Dhuafa di Kabupaten Belitung

Relawan Tanjung Rusa Estate Salurkan Sembako untuk Dhuafa di Kabupaten Belitung

10 April 2025

Lima relawan dari Tanjung Rusa Estate membagikan sembako kepada 53 kaum dhuafa di Desa Lassar, Perpat, Membalong, dan Cerucuk, Belitung pada Senin, 24 Maret 2025.

Peduli Bencana Banjir Bandang di Padang Lawas

Peduli Bencana Banjir Bandang di Padang Lawas

20 Januari 2022

Tzu Chi Medan dan Tzu Chi Tebing Tinggi memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Kab. Padang Lawas, Sumatera Utara pada Sabtu, 8 Januari 2022.

Sembako Cinta Kasih untuk Warga Terdampak Covid-19 di Medan

Sembako Cinta Kasih untuk Warga Terdampak Covid-19 di Medan

30 April 2020

Senin, 27 April 2020, Yayasan Buddha Tzu Chi membagikan 10.000 paket sembako cinta kasih berupa beras 5 kg, 1 kotak mie instan @ 40 bungkus dan masker kain untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak bencana wabah Covid 19 bekerja sama dengan TNI.

Senin, 27 April 2020, Yayasan Buddha Tzu Chi membagikan 10.000 paket sembako cinta kasih berupa beras 5 kg, 1 kotak mie instan @ 40 bungkus dan masker kain untuk meringankan penderitaan masyarakat yang terdampak bencana wabah Covid 19 bekerja sama dengan TNI.
Penyakit dalam diri manusia, 30 persen adalah rasa sakit pada fisiknya, 70 persen lainnya adalah penderitaan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -