Pesona Indah Cemara Medan Serahkan Donasi untuk Pembangunan Huntap

Jurnalis : Metta Wulandari, Fotografer : Metta Wulandari

Deputy CEO Pesona Indah Cemara Medan sekaligus perwakilan ASG, Evelina Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk turut berderma dan berpartisipasi dalam program kemanusiaan ini.

Pesona Indah Cemara (PIC) Medan yang merupakan anak perusahaan dari Agung Sedayu Group (ASG), resmi menyerahkan donasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di wilayah Sumatera. Kegiatan serah terima ini berlangsung di lantai 1 Gedung DAAI, Tzu Chi Center, pada Selasa 13 Januari 2026.

Donasi tersebut nantinya akan dialokasikan untuk program rekonstruksi pascabencana yang saat ini tengah dijalankan oleh Tzu Chi Indonesia, dimana di dalamnya mencakup rencana pembangunan 2.500 unit rumah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Deputy CEO Pesona Indah Cemara Medan sekaligus perwakilan ASG, Evelina Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk turut berderma dan berpartisipasi dalam program kemanusiaan ini. Menurutnya, kontribusi sosial bukan hanya soal besarnya materi, tetapi tentang semangat kebajikan yang dilakukan bersama.

“Sejak awal Bapak Sugianto Kusuma, pimpinan kami, sudah mengatakan dan sering mengingatkan kami semua bahwa berbuat kebaikan, satu hal kecil aja itu akan menular, dan aura kebaikan ada di sekitar kita. Seperti celengan bambu. Maka, kini ketika berdonasi, kita tidak lagi hanya mempertimbangkan jumlah yang kita dermakan, tetapi aura kebaikan yang bisa kita kumpulkan hingga nantinya bermanfaat untuk kita dan saudara kita yang membutuhkan,” jelas Evelina.

Ia juga menuturkan bahwa donasi sebesar Rp10 miliar dari PIC Medan merupakan wujud dukungan nyata dari ASG terhadap upaya pemulihan Sumatera pascabencana. Sementara itu, ASG pun melihat Tzu Chi sebagai mitra sosial yang tepat karena telah lama terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

“Ini bukan akhir, melainkan awal yang baru. Kami ingin agar dukungan tidak hanya berupa materi, tetapi juga tenaga dan hati,” tambahnya.

COO Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Suriadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan ASG dan Pesona Indah Cemara (PIC) Medan.

Sementara itu, COO Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Suriadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan ASG dan PIC Medan. Ia menjelaskan bahwa Tzu Chi telah terlibat sejak hari pertama fase tanggap darurat, menyalurkan makanan hangat, paket kebutuhan sehari-hari, hingga air bersih bagi para penyintas bencana. Hingga saat ini, Tzu Chi memasuki fase rekonstruksi jangka panjang.

Dalam sambutannya, Suriadi mengutip pernyataan Mujianto (Ketua Tzu Chi Sumatera Utara), yang sangat membekas mengenai pentingnya keputusan cepat dalam membantu para penyintas. “Bersyukur pimpinan Tzu Chi yang waktu itu mengambil keputusan yang cepat untuk membantu dan membangun perumahan sebanyak 2.500. Karena kalau sehari saja kita lambat memberi keputusan, maka penderitaan puluhan ribu orang yang di daerah bencana juga bertambah sehari,” tutur Suriadi mengutip pernyataan Mujianto.

Richard Halim Kusuma, CEO Agung Sedayu Group sekaligus pimpinan Pesona Indah Cemara Medan bersama jajaran secara resmi memberikan donasi sebesar Rp 10 Miliar kepada Liu Su Mei, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera.

Menurutnya, kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keputusan kemanusiaan memiliki dampak langsung bagi mereka yang sedang menderita. Suriadi juga menegaskan bahwa kerja kemanusiaan tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar masyarakat terdampak bencana segera kembali memiliki rumah layak huni.

“Kita sadar, kita tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus menggalang semua lapisan masyarakat. Dengan banyak orang baik berkumpul, kebajikan akan bertambah, dan semoga bencana bisa berkurang,” ujarnya. “Kini kami merencanakan pembangunan 2.500 rumah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Perjuangan ini masih panjang, tetapi dukungan dari ASG, PIC, dan banyak sekali masyarakat di luar sana, seperti hari ini mempercepat langkah kita,” ungkapnya.

Richard Halim Kusuma, CEO Agung Sedayu Group sekaligus pimpinan Pesona Indah Cemara Medan bersalaman langsung dengan Mujianto, Ketua Tzu Chi Sumatera Utara dan melakukan serah terima donasi Rp 10 Miliar untuk Sumatera.

Saat ini, pencarian serta penyiapan lahan untuk pembangunan hunian tetap masih terus dilakukan. Untuk wilayah Sumatera Utara, lokasi telah disiapkan dan pembangunan segera dimulai, sementara di Aceh prosesnya berlangsung bertahap.

Penyerahan donasi ini pun diharapkan menjadi penguat semangat gotong royong dalam membantu pemulihan Sumatera pascabencana, sekaligus menumbuhkan lebih banyak teladan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Pembangunan Huntap di Tapanuli Selatan: Gotong Royong dan Kemanusiaan yang Memulihkan

Pembangunan Huntap di Tapanuli Selatan: Gotong Royong dan Kemanusiaan yang Memulihkan

05 Mei 2026

Sebanyak 103 keluarga terdampak bencana di Tapanuli Selatan menempati hunian tetap lengkap dengan perabot, menjadi momen haru dan awal baru menata kehidupan yang lebih layak.

Pembangunan Huntap di Sumatera: Bahagianya Warga Tapanuli Selatan Terima Hunian Tetap Pascabencana.

Pembangunan Huntap di Sumatera: Bahagianya Warga Tapanuli Selatan Terima Hunian Tetap Pascabencana.

30 Maret 2026

Suasana bahagia tercipta saat serah terima 120 unit hunian tetap untuk warga penyintas bencana di Desa Hapesong Baru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pengundian 183 Huntap di Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang

Pengundian 183 Huntap di Tanjung Seumantoh, Aceh Tamiang

08 Mei 2026

Relawan Tzu Chi melakukan verifikasi dan pengundian Huntap bagi warga penyintas banjir dan tanah longsor Sumatera di Kantor Bupati Aceh Tamiang. Ini menjadi titik balik bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Menggunakan kekerasan hanya akan membesarkan masalah. Hati yang tenang dan sikap yang ramah baru benar-benar dapat menyelesaikan masalah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -