Relawan Tzu Chi Sigap Bantu Terdampak Longsor di Deli Serdang

Jurnalis : Hidayat Sikumbang (DAAI TV Medan), Fotografer : Hidayat Sikumbang (DAAI TV Medan)

Relawan Tzu Chi, Timmy Jawira menyerahkan santunan tunai kepada salah satu warga yang terdampak bencana longsor di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumatera Utara, tepatnya di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, selama dua hari berturut-turut memicu terjadinya bencana tanah longsor pada Selasa malam, 7 April 2026. Material tanah dan bebatuan dari perbukitan dilaporkan longsor dan menimpa sejumlah rumah warga, serta menutup akses jalan di sekitar lokasi kejadian. Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Basarnas segera diterjunkan untuk melakukan proses evakuasi dan pencarian korban.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor, sementara satu orang lainnya mengalami luka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Proses pencarian korban berlangsung sejak malam kejadian hingga keesokan harinya, sebelum akhirnya seluruh korban berhasil ditemukan. Selain menimbulkan korban jiwa, longsor juga menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga serta fasilitas di sekitar lokasi terdampak.

Kondisi wilayah yang terdampak bencana tanah longsor. Sekitar 30 warga terdampak akibat bencana ini.

Salah satu rumah warga yang rusak akibat bencana tanah longsor yang terjadi. Dengan kondisi tersebut relawan Tzu Chi dengan sigap membantu para warga yang terdampak.

Merespons bencana tersebut, relawan Tzu Chi Medan bergerak cepat menyalurkan bantuan tanggap darurat pada Kamis, 9 April 2026. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan rumah tangga seperti tikar, handuk, sarung, serta perlengkapan mandi. Selain itu, relawan juga menyalurkan santunan tunai kepada sembilan kepala keluarga terdampak. Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban para korban sekaligus memberikan dukungan moral di tengah masa pemulihan pascabencana.

Sementara itu, salah satu relawan Tzu Chi Medan, Timmy Jawira, menyampaikan bahwa tidak sedikit warga yang terdampak dalam bencana ini dan harus mengungsi ke tenda atau rumah saudara. Ia menuturkan bahwa kehadiran relawan Tzu Chi di lokasi bencana, dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan dukungan moral bagi mereka yang terdampak.

“Warga yang terdampak itu sekitaran 30 orang. Dengan kedatangan relawan Tzu Chi kemari, setidaknya meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana ini, supaya mereka lebih terhibur ya, dengan adanya bantuan ini meringankan beban mereka juga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup santunan bagi korban meninggal dunia serta kebutuhan sehari-hari seperti peralatan mandi, peralatan dapur, tikar, dan sarung. “Kita ada bagikan dana santunan untuk yang meninggal, sudah itu ada peralatan mandi, peralatan dapur, tikar, sarung,” tambahnya.

Relawan Tzu Chi Medan bersama tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Basarnas memberikan kebutuhan rumah tangga seperti tikar, handuk, sarung, serta perlengkapan mandi.

Di Desa Sembahe, tercatat ada empat titik longsor, dengan lokasi terdampak paling parah berada di Dusun 3 Sembahe sepanjang sekitar 25 meter. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan tidak hanya menutup akses, tetapi juga merusak sedikitnya sembilan rumah warga serta satu rumah ibadah, sehingga memaksa sejumlah keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di tengah kondisi tersebut, salah seorang warga terdampak, Rudi Ginting, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian relawan Tzu Chi Medan yang hadir memberikan bantuan. Walaupun kehilangan anggota keluarga akibat tertimbun longsor, ia mengaku bantuan yang diberikan sangat berarti dalam meringankan beban yang dirasakan, baik secara materi maupun dukungan moral di tengah masa duka dan pemulihan.

Rudi Ginting menceritakan kehilangan yang dialami keluarganya akibat bencana tersebut. Ia menyebutkan bahwa beberapa anggota keluarganya menjadi korban dan baru ditemukan pada pagi hari setelah kejadian.

“Dari keluarga kami ada tiga, dua adik bapak saya, satu istrinya paman. Dan ditemukan pagi, sekitar jam tujuh gitu lah.”

Kini, ia berharap adanya perhatian khusus untuk relokasi atau penyediaan hunian yang lebih aman bagi warga terdampak.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Perhatian Bagi Korban Longsor di Garut

Perhatian Bagi Korban Longsor di Garut

15 Desember 2020

Pada 12 Desember 2020, Tzu Chi Bandung memberikan bantuan bagi para korban bencana longsor di Kecamatan Talegong dan Kecamatan Cisewu, Kab. Garut, Jawa Barat.

Relawan Tzu Chi Sigap Bantu Terdampak Longsor di Deli Serdang

Relawan Tzu Chi Sigap Bantu Terdampak Longsor di Deli Serdang

21 April 2026

Kehadiran relawan Tzu Chi Medan di tengah bencana longsor di Desa Sembahe membawa harapan bagi warga terdampak, melalui bantuan dan dukungan moral di tengah duka dan kehilangan.

Bantuan untuk Warga Terdampak Tanah Longsor di Bandung

Bantuan untuk Warga Terdampak Tanah Longsor di Bandung

05 April 2024

Relawan Tzu Chi Bandung memberikan bantuan bencana longsor di Kampung Cigintung, Desa Cibenda, Cipongkor Kab. Bandung. Kejadian yang terjadi pada Senin 25 Maret 2024 lalu mengisahkan duka mendalam.

Menghadapi kata-kata buruk yang ditujukan pada diri kita, juga merupakan pelatihan diri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -