Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Surabaya: Wujudkan 500 Rumah Layak Huni di Kota Pahlawan
Jurnalis : Fransisca Septia Kuswanto, Diyang Yoga W (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Fransisca Septia Kuswanto, Diyang Yoga W, Hendra, Yassir (Tzu Chi Surabaya)
Dengan penuh welas asih, pemasangan stiker rumah bantuan dilakukan oleh Menteri Perumahan dan Pemukiman Indonesia, Bapak Maurarar Sirait didampingi Ketua Tzu Chi Surabaya, Vivian Fan, ke rumah seorang penerima bantuan Saiful Yunus, sebagai tanda bahwa rumah tersebut telah selesai direnovasi dalam program Bebenah Kampung.

Vivian Fan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Menteri PKP Maurarar Sirait, serta para penerima bantuan. Ia menekankan bahwa kesempatan ini merupakan momen berharga bagi relawan Tzu Chi untuk menjaring berkah melalui keterlibatan dalam Program Bebenah Kampung.

Relawan Tzu Chi dengan penuh cinta kasih dan senyum ramah membagikan snack kepada para tamu undangan yang hadir dalam acara peluncuran program “Gotong Royong Wujudkan 500 Rumah Layak Huni”.

Senyum lebar dan wajah penuh haru terpancar dari para penerima bantuan saat mereka berkesempatan bertemu langsung dengan Menteri PKP, Maurarar Sirait, yang hadir untuk meninjau langsung kondisi rumah mereka yang telah direnovasi.

Di setiap rumah penerima bantuan, relawan Tzu Chi telah bersiap menyambut Menteri Maurarar Sirait dengan senyum hangat dan penuh semangat, sebagai wujud kegembiraan dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah dan sinergi dalam program kemanusiaan ini.

Dengan tatapan haru, Vivian Fan, Ketua Tzu Chi Surabaya, secara simbolis memasang stiker rumah layak huni bersama Saiful Yunus, pemilik rumah. Momen ini menjadi simbol bahwa harapan baru telah tumbuh di tengah keluarga penerima manfaat program Bebenah Kampung.

Vivian Fan bersama relawan Tzu Chi Surabaya melakukan aksi simbolis mengecat rumah milik Ibu Tukipah, salah satu penerima manfaat program Bebenah Kampung, sebagai simbol semangat gotong royong dalam membangun kehidupan yang lebih layak dan penuh harapan.
Artikel Terkait
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Surabaya: Hunian Baru Penuh Cinta Kasih
07 November 2025Dalam dua hari penuh cinta kasih, relawan Tzu Chi Surabaya mengadakan kunjungan kasih dan dilanjutkan dengan serah terima rumah untuk warga Jagir, Wonokromo.
Bergandengan Tangan Bersama Kecamatan Sawahan
09 Januari 2026Rapat koordinasi Program Bebenah Kampung bersama Pemerintah Kecamatan Sawahan berlangsung hangat demi membawa manfaat dan harapan baru bagi warga Kecamatan Sawahan pada Selasa, 6 Januari 2026.
Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Surabaya: Rumah Warga Ngagelrejo Siap Direnovasi
31 Oktober 2025Tzu Chi Surabaya bersama 16 warga Ngagelrejo menandatangani SKB program renovasi rumah pada Jumat, 24 Oktober 2025. Usai momen ini, rumah mereka siap direnovasi.







Sitemap