Saling Mengasihi Antarsesama

Jurnalis : Lina (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Mariany Heriko, Lina, Sri Yuniati (Tzu Chi Pekanbaru)

Lina sedang membawakan materi "Saling Mengasihi Antarsesama"

Tim Pendidikan Tzu Chi Pekanbaru mengadakan kunjungan kasih ke Sekolah SMA Dharma Loka, 14 Juli 2023. Sebanyak 10 relawan ini diundang untuk mengisi materi budi pekerti dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pada kesempatan ini Lina sebagai koordinator tim membawakan materi "Saling Mengasihi Antarsesama".

Siswa-siswi sekolah diajak untuk menyimak video Master Bercerita, "Lentera Penuh Cinta Kasih". Berbagai pertanyaan berupa kuis dapat dijawab dengan tepat dan benar oleh siswa-siswi. "Kita hendaknya dapat melepas ego, tidak mementingkan diri sendiri serta dapat memikirkan kepentingan orang lain. Dengan sendirinya kita akan menjadi orang yang berjiwa besar, yang memiliki hati yang lapang, tidak perhitungan tetapi akan fokus dengan hal yang seharusnya dikerjakan", tutur Lina.

Yanti memberikan penjelasan cara permainan.

Siswa-siswi bersukacita bermain game bersama.

Lina berharap para siswa dalam kehidupan sehari-hari dapat mempraktikkan apa yang dipelajari hari itu, sehingga bisa hidup damai dan harmonis dengan sesama. “Seperti dalam Kata Perenungan Master Cheng Yen, ‘Dalam berhubungan dengan sesama hendaknya melepas ego, berjiwa besar, bersikap santun, saling mengalah dan saling mengasihi", tambah Lina menutup materinya.

Selain materi, siswa-siswi juga diajak bermain game yang dipandu oleh Yanti, relawan Tzu Chi.  Game ini sangat membutuhkan kerjasama tim, baru dapat mencapai garis finish. Siswa-siswi tampak sangat gembira ketika memainkan game ini. Lewat permainan game yang dibawakan Yanti, diharapkan siswa-siswi dapat memahami bahwa sesungguhnya manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Meski kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, antar sesama harus senantiasa saling mengasihi dan membantu. 

Yanti menjelaskan makna permainan, bahwa baik saling mengenal atau tidak, antarsesama harus saling membantu dan saling mengasihi karena pada dasarnya kita adalah satu keluarga, sama-sama tinggal di bumi.

Siswa-siswi turut bernyanyi dan memperagakan isyarat tangan lagu Satu Keluarga.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peragaan isyarat tangan "Satu Keluarga ", yang dibawakan oleh para Da Ai Mama diikuti seluruh siswa yang juga turut memperagakan gerakan isyarat tangan. Sebagai penutup kegiatan, pihak sekolah menyerahkan sertifikat kepada Tim Pendidikan Tzu Chi Pekanbaru yang diterima oleh Elisah beserta tim. Acara berakhir dengan sesi foto bersama seluruh peserta. Kegiatan ini dihadiri total 146 peserta, terdiri dari 136 siswa dan 10 orang Da Ai Mama.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Mendidik Anak-anak Kelas Budi Pekerti dengan Penuh Kasih

Mendidik Anak-anak Kelas Budi Pekerti dengan Penuh Kasih

05 April 2017

Kegiatan Er Tong Ban Camp digelar setiap tahun. Tahun ini kamp digelar di awal tahun supaya anak-anak kelas budi pekerti dapat mengenal teman-temannya lebih dalam lagi.

Bijak Menggunakan Air, Perwujudan Cinta Kasih pada Bumi

Bijak Menggunakan Air, Perwujudan Cinta Kasih pada Bumi

11 Maret 2022

Relawan Misi Pendidikan komunitas He Qi Utara 2 mengadakan kelas budi pekerti Tzu Shao Ban pada hari Minggu 27 Februari 2022. Kelas yang diadakan secara online ini diikuti 21 siswa Tzu Shao.

Tanpa Henti Menimba Ilmu

Tanpa Henti Menimba Ilmu

28 Mei 2014
Kegiatan kelas budi pekerti tampak berbeda dengan yang sebelumnya, karena kelas budi Pekerti yang biasanya dipecah menjadi dua bagian, kali ini digabung menjadi satu kelas. Ini dikarenakan pada hari Minggu, 18 Mei 2014 merupakan hari terakhir dalam tahun ajaran ini. Seperti biasanya, kelas budi pekerti diawali dengan memberikan penghormatan kepada Master Cheng Yen dan memeragakan isyarat tangan Xiao Tai Yang De Wei Xiao.
Genggamlah kesempatan untuk berbuat kebajikan. Jangan menunggu sehingga terlambat untuk melakukannya!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -