Semakin Mantap Bersumbangsih Bersama Tzu Chi

Jurnalis : Riski Nugroho (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Muhammad Dayar, Reynard (Tzu Chi Bandung)

Sebanyak 84 relawan Abu Putih mengikuti pelatihan ke-2 di Aula Jing Si Tzu Chi Bandung.

Minggu pagi itu, 16 Juli 2023, Aula Jing Si Bandung sudah ramai dengan kegembiraan para relawan yang mengikuti Pelatihan Abu Putih kedua. Pelatihan ini dihadiri 84 relawan. Selain melatih diri, pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar relawan Tzu Chi Bandung dan Jakarta.

Pada pelatihan ini, relawan Tzu Chi Jakarta memberikan materi tentang filosofi Tzu Chi, kemandirian Master Cheng Yen, tata krama hingga filosofi tentang misi pelestarian lingkungan. Pit Lu Tjong atau lebih akrab disapa Lulu, relawan Tzu Chi Jakarta memberikan pemahaman bagaimana caranya menggalang hati.

“Mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini karena apa yang kita bagikan ini adalah perjalanan kami selama di Tzu Chi ini. Diharapkan mereka bisa menjadi insan Tzu Chi yang bahagia karena adanya rasa berterima kasih, bersyukur, menghormati dan mengasihi. Mereka akan menjadi insan Tzu Chi yang penuh toleransi dan bahagia,” ucap Lulu.

Pit Lu Tjong, relawan senior Jakarta memaparkan materi tentang kemandirian Master Cheng Yen.

Frans Yavega (tengah) menjalin jodoh dengan Tzu Chi ketika Tzu Chi Bandung membantu korban gempa Cianjur 2022 silam.

Para relawan dengan gembira dan semangat mengikuti rangkaian acara hingga usai. Frans  Yavega (26), peserta, menjalin jodoh dengan Tzu Chi ketika Tzu Chi Bandung membantu korban gempa Cianjur 2022 silam. Ia mengikuti pelatihan ini sebagai pengembangan diri menjadi seseorang yang lebih baik lagi.

“Tentunya mengapa saya mau menjadi relawan karena saya menilai kalau kegiatan  di Tzu Chi ini berpengaruh positif bagi diri saya, saya bisa mengembangkan diri menjadi pribadi yang baik dan bisa mengenal banyak orang,” ujar Frans.

Diharapkan, dari pelatihan ini insan Tzu Chi memiliki rasa terima kasih, bersyukur, menghormati, dan mengasihi.

Pelatihan ini ditutup dengan penampilan isyarat tangan dengan lagu Celengan Bambu.

Hal serupa diutarakan Sandhi Kwani (28). Dengan ia mengikuti pelatihan ini niat untuk menebar kebaikan dengan Tzu Chi semakin kuat. “Saya menjadi sangat yakin setelah mendapat sharing pengalaman dari Shigu Shibo dan saya makin tergerak untuk aktif di Yayasan Buddha Tzu Chi ini untuk membantu masyarakat dan bersumbangsih juga,” pungkasnya.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Pelatihan 4 in 1 : Menghimpun Niat Baik dan Menyucikan Hati Manusia

Pelatihan 4 in 1 : Menghimpun Niat Baik dan Menyucikan Hati Manusia

29 Mei 2016
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kembali menggelar Kamp Pelatihan Relawan 4 in 1 yang berlangsung selama dua hari, yakni 28-29 Mei 2016 di  Tzu Chi Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Sebanyak 710 relawan yang terdiri dari mentor dan peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Lebih Bersungguh-Sungguh Menapaki Jalan Bodhisatwa

Lebih Bersungguh-Sungguh Menapaki Jalan Bodhisatwa

11 November 2016

Banyak hal yang didapatkan para peserta Pelatihan Relawan Abu Putih Tzu Chi Pekanbaru pada 30 Oktober 2016 lalu. Misalnya bagaimana para shifu(bhiksuni-murid Master)di Griya Jing Si begitu semangat dan bekerja keras sehari-hari. Juga betapa banyaknya lahan berkah yang bisa dikerjakan oleh para relawan Tzu Chi. Lalu bagaimana tekad para peserta usai mengikuti pelatihan?

Tugas Itu Berkah

Tugas Itu Berkah

12 Oktober 2015
“Apa yang dimaksud dengan relawan? Apa bedanya relawan Tzu Chi berseragam biru putih dengan abu putih?” tanya Oey Hoey Leng, relawan Tzu Chi kepada para peserta Kamp Pelatihan dan Pelantikan Relawan Biru Putih pada Sabtu, 10 Oktober 2015.
Lebih mudah sadar dari kesalahan yang besar; sangat sulit menghilangkan kebiasaan kecil yang buruk.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -