Semangat Baru Melestarikan Lingkungan

Jurnalis : Relawan Tzu Chi Padang, Fotografer : Relawan Tzu Chi Padang
 
 

fotoRelawan Tzu Chi Padang memegang komitmen mereka untuk memilah sampah di Posko Daur Ulang setiap hari Minggu.

Semangat baru di Posko Daur Ulang baru. Secara rutin relawan Tzu Chi Padang menjalankan kegiatan memilah sampah setiap minggunya. Pada Minggu, 13 Juni 2010 relawan Padang berkumpul di Depo Pelestarian Lingkungan Jl. Tan Malaka No . 15 Padang.

Kegiatan dimulai jam 9.30 WIB. Peserta minggu ini cukup ramai. Dua puluh tiga relawan bersama-sama menyingsingkan lengan baju mereka untuk melindungi bumi dari tumpukan sampah. Minggu ini Theng Kheng Huat Shixiong yang menjadi coordinator kegiatannya. Jumlah sampah yang perlu dipilah menumpuk cukup tinggi. Ini menunjukkan keberhasilan para relawan dalam mensosialisasikan atau menjelaskan kepada teman dan kenalan mereka agar barang–barang yang dapat didaur ulang jangan dibuang begitu saja. Para shixiong shijie selalu mengingatkan dengan kata-kata “Mengubah sampah menjadi emas”.

 

foto  foto

Ket : - Depo Pelestarian Lingkungan ini belum lama beroperasi, namun keberadaannya membuat relawan             semakin bersemangat menjalankan daur ulang.(kiri)
         - Dari minggu ke minggu, jumlah relawan yang ikut memilah sampah semakin banyak. Begitu pula jumlah            sampah yang perlu dipilah makin bertambah. (kanan)

Para guru SMAN 1 Padang dan murid-murid juga sudah mulai mengumpulkan sampah plastik di sekolah mereka. Sampah yang terkumpul juga dibawa ke posko daur ulang ini setiap hari Sabtu. Dengan bekerja sama, upaya menyelamatkan lingkungan bisa lebih cepat mencapai tujuannya.

  
 
 

Artikel Terkait

Jing Si Talk: Apa yang Kita Tunggu?

Jing Si Talk: Apa yang Kita Tunggu?

14 Juni 2011
Tzu Chi selalu menanamkan pikiran positif. Melihat seseorang ibarat melihat gelas yang ada sedikit cacat, namun yang dilihat adalah bagian yang bagus, bukan bagian yang cacat. Hal ini adalah sikap menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.
Internasional : Menolong Anak Yatim

Internasional : Menolong Anak Yatim

06 April 2010
Setelah gempa bumi terjadi, ada 22 anak lainnya tiba, total menjadi 40 anak. Dengan banyaknya gedung yang mengalami kerusakan, harga sewa pun. melonjak tajam. Biaya untuk tempat penampungan anak-anak  ini sebesar US $ 1,000 per bulan.
Hidup dalam Kebersamaan

Hidup dalam Kebersamaan

11 Februari 2011 Menjelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada bulan Februari 2011, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan gathering perayaan Imlek bersama dengan para Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) di Aula Serbaguna RSKB Cinta Kasih Tzu Chi, Jakarta Barat pada 23 Januari 2011.
Menggunakan kekerasan hanya akan membesarkan masalah. Hati yang tenang dan sikap yang ramah baru benar-benar dapat menyelesaikan masalah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -