Semangat Bersumbangsih Saat Donor Darah

Jurnalis : Desminar (Tzu Ching Batam), Fotografer : Petrick (Tzu Ching Batam), Megawati


Pada pukul 10.00 pagi, para pendonor sudah mulai mendatangi meja pendaftaran.

Tzu Chi Batam menggelar donor darah di Kepri Mall, Kota Batam, Minggu, 3 Juni 2018. Berbeda dengan kegiatan donor darah pada umumnya, donor darah kali dikoordinir oleh Tzu Ching (komunitas mahasiswa-mahasiswi Tzu Chi). Sebanyak 55 relawan Tzu Chi pun turut bersumbangsih dalam kegiatan ini.

Sebelumnya berangkat ke lokasi donor darah, seluruh anggota Tzu Ching dan beberapa relawan terlebih dahulu berkumpul di Aula Jing Si Batam untuk diberi arahan. Selanjutnya, relawan pun dibantu oleh Tzu Ching mengangkut barang-barang logistik yang akan dibawa pergi ke lokasi donor darah. Sesampainya di sana, setiap insan Tzu Chi melakukan persiapan, seperti menyiapkan meja pendaftaran, meja untuk cek tensi darah, tempat duduk untuk donor, ruang donor darah, dan konsumsi. Dengan sepenuh hati, relawan bekerja sama dalam melakukan persiapan.


Para Tzu Ching membagikan paket lebaran kepada para petugas PMI Cabang Batam.


Rudianto, koordinator kegiatan donor darah, turut menyumbangkan darahnya pada kegiatan kali ini.

Salah satu relawan bersumbangsih di baksos donor darah kali ini ialah Yusnita, relawan Abu Putih Tzu Chi Batam. Walau sedang menjalani ibadah puasa, tidak menghalanginya untuk tetap bersumbangsih, terlebih lagi di bagian konsumsi. Yusnita merasa senang bisa melayani sesama dan ikut serta menjadi relawan.

Tepat pukul 10.00 WIB, para donor pun berdatangan. Satu per satu mereka menuju ke meja pendaftaran. Salah satu donor yang sekaligus relawan dalam kegiatan ini ialah Sri Muliany. Ini merupakan pertama kali ia mendonorkan darahnya.


Relawan Tzu Chi mengelilingi mall untuk merangkul lebih banyak peserta donor darah.


Para Tzu Ching fasih dalam mensosialisasikan misi amal dan pelestarian yang dilakukan oleh Tzu Chi Batam.

"Walaupun ada rasa sakit pada saat jarum memasuki tangan, akan tetapi saya merasa donor darah dapat bermanfaat bagi orang lain, saya pun merasa bersyukur dan secara pelahan-lahan sakit pun hilang begitu saja," tutur Sri Muliany.

Donor darah pun berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Donor darah kali ini berhasil menghimpun 93 orang untuk mendaftar dan berhasil mengumpulkan 58 kantong darah bagi PMI Cabang Batam. Pada baksos kali ini juga, relawan membagikan paket lebaran kepada petugas PMI sebagai wujud terima kasih Tzu Chi atas ladang berkah yang diciptakan oleh pihak PMI ini.


Yusnita, relawan berseragam abu putih, tetap ikhlas bersumbangsih walau sedang menjalani ibadah puasa.

Dalam melakukan perbuatan baik, jangan perhitungkan berapa banyak yang dilakukan,  asalkan pantas untuk dilakukan, lakukan saja dengan penuh kesungguhan hati.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

Setetes Darah yang Bermanfaat Bagi Sesama

Setetes Darah yang Bermanfaat Bagi Sesama

22 November 2018

Tzu Chi Tanjung Balai Karimun dan PMI rutin mengadakan Donor Darah setiap 3 bulan sekali. Selasa, 20 November 2018, tidak seperti kegiatan donor darah yang biasanya dilakukan pada hari Minggu, kali ini donor darah diadakan pada hari libur nasional yang bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sekantung Darah untuk Sesama

Sekantung Darah untuk Sesama

16 September 2014 Pada hari Sabtu, 23 Agustus 2014, relawan Tzu Chi Hu Ai Kebon Jeruk kembali mengadakan kegiatan donor darah. Acara yang digelar setiap tiga bulan sekali ini diadakan di Kantor RW 06 Bojong, Jakarta Barat dan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang.
Dukungan Relawan Membangun Keberanian Bersumbangsih

Dukungan Relawan Membangun Keberanian Bersumbangsih

16 Desember 2024
Apa yang terjadi ketika keberanian kecil melahirkan dampak besar? Inilah kisah Della Permata yang mencuri perhatian. Menghadapi ketakutannya di pengalaman donor darah pertamanya, Della menemukan kekuatan lewat dukungan ibu dan para relawan.
Hakikat terpenting dari pendidikan adalah mewariskan cinta kasih dan hati yang penuh rasa syukur dari satu generasi ke generasi berikutnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -