Semangat Relawan dan Antusiasme Warga Meriahkan Pekan Amal Tzu Chi Makassar

Jurnalis : Surya Metal (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Jennifer Kellys (Tzu Chi Makassar)

Sylvia Tamdani Sj bersemangat memperlihatkan baju-baju kepada pengunjung yang bagus-bagus, karena melalui pembelian setiap baju pengunjung turut berdonasi.

Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar kembali mengadakan Pekan Amal Pakaian Layak Pakai pada Minggu, 7 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di area Car Free Day Sudirman mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WITA. Sebanyak 19 relawan Tzu Chi Makassar hadir sejak pagi untuk menyiapkan tenda serta menata pakaian layak pakai yang akan dijajakan dalam kegiatan amal ini.

Pakaian yang disajikan untuk Pekan Amal telah diseleksi dengan cermat oleh para relawan, mulai dari baju anak-anak hingga pakaian dewasa. Menurut Nuraisyah Shi Jie, koordinator kegiatan, banyak pakaian yang masih bagus bahkan sebagian masih baru, hasil sumbangan para donatur kepada Yayasan Tzu Chi Makassar.

Antusias warga dan sangat semangat mendapati baju-baju atau celana yang masih bagus dengan harga sangat terjangkau.

“Banyak baju yang masih baru dan bagus yang disumbangkan, sehingga kami mengadakan kegiatan Pekan Amal Pakaian Layak Pakai. Hasil donasi dari kegiatan ini akan digunakan untuk mendukung misi amal kemanusiaan Tzu Chi Makassar,” ujar Nuraisyah sambil memilah pakaian di Kantor Yayasan Tzu Chi Makassar.

Hal senada disampaikan oleh Sylvia Tamdani. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan relawan dan antusiasme masyarakat yang hadir di Car Free Day Sudirman.
“Sungguh mengharukan, karena semua relawan bersama-sama dengan tulus menggalang hati masyarakat melalui Pekan Amal ini. Hasil donasi nantinya akan digunakan untuk menolong siapa saja yang membutuhkan,” jelas Sylvia.

Pakaian yang sudah diseleksi dengan baik oleh relawan, dipamerkan dalam bazar amal mulai dari pakaian anak dan pakaian orang dewasa.

Suasana pagi di Car Free Day semakin semarak dengan hadirnya warga yang antusias berbelanja pakaian berkualitas dengan harga terjangkau, mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000. Sitti, salah satu pengunjung, mengaku sangat senang bisa mendapatkan banyak pilihan pakaian dengan harga murah.

“Saya membeli delapan celana jeans dan dua baju anak-anak. Dengan seratus ribu rupiah, saya bisa dapat banyak sekali barang bagus,” ungkap Siti sambil menunjukkan dua kantong besar berisi pakaian hasil belanjaannya.

Para relawan Tzu Chi Makassar dengan suka cita mengadakan Pekan Amal dengan menjajakan pakaian layak pakai dengan harga terjangkau. Hasil dari donasi baju layak pakai ini akan digunakan kembali untuk misi amal kemanusiaan Tzu Chi Makassar.

Kebahagiaan para pengunjung menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mereka yang membeli, tetapi juga berkontribusi pada misi kemanusiaan. Semoga partisipasi masyarakat dalam Pekan Amal Tzu Chi Makassar semakin memperluas jangkauan cinta kasih dan merangkul lebih banyak relawan untuk bersama-sama menebarkan kepedulian universal.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Bazar Vegetarian: “Mengasihi Makhluk Hidup dan Lingkungan”

Bazar Vegetarian: “Mengasihi Makhluk Hidup dan Lingkungan”

03 Juli 2013 Sang pegunjung mengangguk mengerti. Semoga pengertian itu diikuti oleh ribuan hadirin yang belum bervegetaris dan menularkannya pada banyak orang, sehingga misi dari Vegetarian Food Festival kali ini berhasil.
Bazar Nyonya Bacang Vegetarian

Bazar Nyonya Bacang Vegetarian

06 Juni 2022

Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan Bazar Nyonya Bacang Vegetarian. Keuntungan dari acara ini akan digunakan untuk pembangunan kantor Tzu Chi Karimun nantinya.

Bazar Kue Bulan di  Aceh

Bazar Kue Bulan di Aceh

08 Oktober 2015

Dalam rangka menyambut Festival Kue Bulan, Yayasan Buddha Tzu Chi mengajak relawan Tzu Chi di berbagai kota, termasuk Tzu Chi Aceh untuk mengadakan Bazar Kue Bulan. Bazar Kue Bulan Tzu Chi di Aceh ini berlangsung sejak 17 hingga 27 September 2015 di Pasar Peunayoung yang dikenal dengan sebutan Chinatown Aceh.

Hanya orang yang menghargai dirinya sendiri, yang mempunyai keberanian untuk bersikap rendah hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -