Seperti Orang Tua Sendiri

Jurnalis : Galvan (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Galvan (Tzu Chi Bandung)
 
 

fotoPara oma sedang membaca Buletin Tzu Chi, yang diberikan oleh relawan Tzu Chi Bandung.

Pada hari Kamis, 24 Juni 2010, kembali relawan Tzu Chi Bandung mengadakan kegiatan rutin yaitu kunjungan kasih ke Panti Wreda Karitas yang berlokasi di Jalan Ibu Sangki No. 35 RT 01/RW 13. Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

"Selamat Pagi Oma dan Opa"
Relawan Tzu Chi yang berjumlah 10 orang yang terdiri dari 6 relawan biru putih dan 4 relawan abu-abu putih, tiba di lokasi pada pukul 09.30 WIB. Begitu para relawan Tzu Chi memasuki aula, 31 oma dan 10 opa menyambut dengan kasih sayang begitu besar. “Kok, lama ngga ke sini,” teriak salah seorang opa yang menghuni Panti Wreda Karitas.

Memang sudah hampir 3 bulan para relawan Tzu Chi Bandung tidak mengunjungi oma dan opa. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kegiatan kemanusiaan yang harus diselesaikan oleh Tzu Chi Bandung seperti, bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan di luar kota Bandung, kunjungan kasih ke rumah pasien yang pernah ditangani oleh Tzu Chi, pelayanan kepada seniman bangunan, dan lain-lain.

Rasa rindu terpancar dari wajah oma opa dan para relawan Tzu Chi. “Selamat pagi oma opa, sudah makan belum? Aduh kita rindu sekali sama oma opa disini,” ujar Rachman Chandra, salah satu relawan Tzu Chi Bandung menyapa oma opa.

foto  foto

Ket : - Seperti orang tua sendiri, para relawan Tzu Chi juga tidak segan-segan memberikan sentuhan hangat             melalui pijatan untuk para oma opa. (kiri)
         - Relawan Tzu Chi Bandung Rachman Chandra (kanan), dengan penuh kehati-hatian menggunting             rambut oma. Kini oma terlihat rapi dengan penampilan rambut barunya. (kanan)

Mengobati Kerinduan
Oma dan opa terlihat begitu senang saat relawan Tzu Chi mengajak bernyanyi bersama, dan memperagakan lagu isyarat tangan Satu Keluarga, dan Sebuah Dunia Yang Bersih. Kehangatan begitu terasa pada pagi hari itu, benih-benih cinta kasih yang tulus benar-benar dirasakan oleh oma dan opa di Panti Wreda Karitas. Rupanya oma opa sangat merindukan kasih sayang dari para relawan Tzu Chi. Tidak hanya perhatian tulus saja yang diberikan oleh insan Tzu Chi, tetapi mereka pun memberikan makanan, minuman, buah-buahan, dan beras untuk oma opa di Panti Wreda Karitas.

Para relawan Tzu Chi menganggap oma opa di Panti Wreda Karitas sudah seperti orang tua mereka. Karena di usia yang lanjut, oma opa sangat membutuhkan kasih sayang dan cinta kasih yang tulus, dan para relawan Tzu Chi selalu hadir untuk memberikan cinta ksih tulus kepada mereka.

“Hanya untuk mengurangi penderitaan oma opa yang haus kasih sayang. Dimana keluarganya tidak sempat untuk menghibur mereka. Nah, saat-saat seperti itulah bagian kita (relawan Tzu Chi-red) yang bisa berbagi kasih dengan mereka. Jadi mereka itu merasa bahagia, seolah kita itu menjadi anak mereka. Bisa menggantikan rasa rindu terhadap anak-anak mereka yang tidak pernah datang lagi, mungkin karena sibuk atau sudah terlupakan,” ujar Pepeng Kuswati, salah satu relawan Tzu Chi Bandung.

foto  foto

Ket: - Selain perhatian, para relawan Tzu Chi Bandung juga membagikan makanan dan buah-buahan untuk             oma dan opa di Panti Wreda Karitas. (kiri)
         - Para relawan mengajak oma dan opa untuk menyanyikan dan menisyaratkan lagu yang berjudul “Satu             "Keluarga” dan “Sebuah Dunia Yang Bersih.” (kanan)

Kebahagian Opa dan Oma
Oma Maryana, yang sudah empat tahun lebih menghuni panti Wreda Karitas, mengaku merasakan kebahagian yang luar biasa. Kasih sayang para insan Tzu Chi sangatlah berarti baginya.”Senang kalau dapat kunjungan dari siapa saja. Ada perhatian, jadi senang sekali kalau masih ada yang berkunjung. Dan  kalau ada yang datang ke sini kita sambut dengan senang hati,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh relawan Tzu Chi. “Saya itu senang ya melihat mereka bahagia, saya juga turut bahagia. Dalam hidup ini masih bisa berbuat kebaikan untuk menolong orang dan mengurangi penderitaanya,” tutur Pepeng Kuswati.

Insan Tzu Chi tidak akan pernah berhenti untuk menebarkan cinta kasih kepada mereka yang membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Kehangatan yang dirasakan oleh oma opa di Panti Wreda Karitas sangatlah berarti, karena kekosongan hati yang  selama ini mereka cari terisi sudah oleh cinta kasih tulus yang diberikan oleh insan Tzu Chi.

  
 
 

Artikel Terkait

Konferensi Internasional Transformasi Pesantren: Pendidikan Berbasis Karakter di Era AI

Konferensi Internasional Transformasi Pesantren: Pendidikan Berbasis Karakter di Era AI

26 Juni 2025

Para pengasuh pesantren dari seluruh Indonesia mengunjungi Tzu Chi untuk kolaborasi sistem pendidikan, menghadapi tantangan era kemajuan teknologi dan perkembangan AI yang pesat.

Saya Sayang Mama

Saya Sayang Mama

05 Juni 2014 Bertepatan dengan Hari Ibu internasional yang jatuh pada bulan Mei ini, maka pada tanggal 18 Mei 2014, tim amal Tzu Chi  He Qi Barat mengadakan kegiatan kunjungan kasih pasien kasus dengan mengambil tema “Hari Ibu”. Sebanyak 72 peserta yang  terdiri dari relawan dan peserta umum hadir di   Aula lantai 4 Gedung Sekolah Cinta Kasih, Cengkareng.
Topping Off Tzu Chi School PIK 2

Topping Off Tzu Chi School PIK 2

25 Oktober 2025
Acara Topping Off Tzu Chi School PIK 2 menandai selesainya tahap penting pembangunan sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 10 hektar. Momen ini menjadi simbol semangat kebersamaan dalam mewujudkan pendidikan humanis berlandaskan cinta kasih dan kebajikan.
Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -