Para relawan membantu proses registrasi dan mendampingi para pendonor selama kegiatan berlangsung.
Pada Sabtu, 6 Juni 2026, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia komunitas He Qi Jakarta Barat 1 bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Kalideres dan RW 012 Pegadungan mengadakan kegiatan donor darah di Gedung Pertemuan Perumahan Citra Garden 2, Kalideres, Jakarta Barat. Sejak pagi hari sebelum pukul 08.00 WIB, warga mulai berdatangan untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB tersebut.
Kegiatan donor darah ini menjadi wadah bagi warga untuk berbagi cinta kasih melalui setetes darah bagi mereka yang membutuhkan. Para relawan tampak sigap membantu proses registrasi dan mendampingi 89 pendonor sehingga suasana kegiatan berlangsung tertib dan nyaman.
Salah satu pendonor, Aditya (30), mengatakan senang dapat kembali mengikuti donor darah di lingkungan Citra Garden 2. Menariknya, kegiatan kali ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Aditya yang berasal dari Solo dan kini bekerja di Jakarta pertama kali mendonorkan darah pada Mei 2025 setelah diajak oleh atasannya di kantor untuk mendonor. Meski sempat merasa gugup, pengalaman tersebut justru membuatnya menjadi rutin mendonor.
“Berbuat baik itu bukan cuma dengan uang, tapi juga bisa lewat donor darah untuk membantu orang yang membutuhkan,” ujar Aditya. Baginya, donor darah di hari ulang tahun menjadi cara sederhana untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Relawan menyanyikan lagu ulang tahun untuk Aditya yang mengikuti donor darah bertepatan dengan hari ulang tahunnya.
Amad dan Leny pada saat mengisi form pendaftaran.
Semangat berbagi juga dirasakan oleh pasangan Amad (48) dan Leny (50). Amad yang merupakan Ketua RT.05 di lingkungan Citra Garden 2 aktif mengajak warga untuk ikut donor darah melalui grup WhatsApp warga. Sementara itu, Leny merasa bersyukur karena kali ini dirinya berhasil mendonorkan darah setelah sebelumnya sempat dua kali gagal akibat kadar HB yang rendah.
Menurut Amad, kegiatan donor darah yang diadakan Tzu Chi sangat membantu masyarakat karena dilaksanakan langsung di lingkungan tempat tinggal warga. “Biasanya donor darah diadakan di tempat-tempat ibadah, tetapi Tzu Chi menjemput bola ke lingkungan warga sehingga tentunya warga merasa sangat terbantu,” katanya.
Setelah warga selesai mengikuti donor darah, para relawan juga turut berpartisipasi mendonorkan darahnya. Salah satunya relawan Junus Sutojo yang tampak tersenyum saat mendaftar sebagai pendonor. Di usianya yang kini menginjak 66 tahun, ia selalu berusaha rutin mendonor, meski periode donor kini menjadi enam bulan sekali dari sebelumnya setiap tiga bulan sekali.
Junus Sutojo tampak tersenyum bahagia saat mendaftar untuk mendonorkan darahnya.
Suasana donor darah berlangsung tertib dan hangat dengan semangat berbagi dari para pendonor yang hadir.
Melalui kegiatan donor darah ini, semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Setetes darah yang didonorkan tidak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjadi wujud nyata cinta kasih melalui tindakan sederhana yang dapat dilakukan oleh siapa saja.
Editor: Metta Wulandari