Stroberi dan Kakek Guru ( Bagian 1 )
Jurnalis : Indri Hendarmin (He Qi Utara), Fotografer : Stephen Ang (He Qi Utara)
|
| ||
Bila membicarakan buah stroberi semua orang tentu pasti mengetahuinya, buah berwarna kemerahan yang mempunyai rasa asam ini sangat disukai banyak orang terutama oleh kalangan anak-anak. Tetapi apakah hubungan antara Buah stroberi dengan Kakek guru? Kakek Guru merupakan panggilan Tzu Ching kepada Master Cheng Yen. Sebenarnya apakah yang ingin disampaikan Tzu Ching kepada kami semua yang hadir dalam acara bedah buku hari ini berkaitan dengan Buah Stroberi. Yang paling pertama sharing adalah Juliana Santy Shijie, yang menjawab penasaran kami terhadap tema pada hari ini. Dalam sharingnya Juliana Shijie juga memutarkan kami video ceramah Master Cheng Yen mengenai buah Stroberi. Generasi stroberi merupakan sebutan bagi generasi muda yang tidak mudah menerima tekanan, tidak mau bekerja keras seperti, manja, egois, dan lainnya. Orang dalam generasi ini mendapatkan perlakuan yang over protective dari orang tua mereka yang mapan, bagaikan buah stroberi yang tumbuh dalam rumah kaca yang mempunyai nilai lebih tinggi dan bentuk yang indah diluarnya, namun buah tersebut mudah sekali hancur.
Keterangan :
Generasi stroberi, tentu saja hal ini tidak diinginkan Master Cheng Yen. Beliau mengharapkan agar generasi muda-mudi bagaikan generasi bola baja (Steel Ball Generation), kuat dan bersinar, karena generasi muda-mudi sebagai generasi penerus nantinya di harapkan agar mengerakkan dunia supaya penuh dengan harapan. Master Cheng Yen mengharapkan agar Tzu Ching dapat menggerakkan kaum muda masa kini untuk menghilangkan sebutan “generasi stroberi”. Dengan cinta kasih dan welas asih bersama-sama bergerak agar setiap orang-orang di dunia dapat memandang kaum muda dengan cara pandang berbeda, membuat dunia ini dipenuhi harapan. Mengenal Tzu Ching |
| ||
Artikel Terkait
Sui Mo Zhu Fu: Angpau Berkah dan Kebijaksanaan
14 Februari 2013 Minggu, 3 Februari 2013, Tzu Chi Banda Aceh menyelenggarakan acara Pemberkahan Akhir Tahun 2012 di Gedung Serbaguna PMI dengan tema “Giat Mempraktikkan Ajaran Jing Si dan Menjalankan Mazhab Tzu Chi di Tengah Masyarakat”. Acara ini dihadiri hampir 300 tamu undangan beserta relawan Tzu Chi.
Sebuah Dunia yang Bersih
13 Oktober 2011 Suriadi Shixiong, selaku perwakilan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang berkesempatan menjadi pembicara dalam menanggapi masalah pemanasan global mengajak semua peserta yang hadir untuk dapat terus menjaga, mencintai dan melestarikan lingkungan.Rumahnya Direnovasi, Oma Vonny Kini Tak Khawatir Lagi
23 Desember 2020Melalui program Bedah Rumah, Tzu Chi Bandung memberikan bantuan renovasi rumah kepada Vonny (79), warga Kelurahan Kebun Jeruk, Andir, Kota Bandung. Rumah Oma Vonny kini terlihat indah dan sehat. Ia pun tak perlu khawatir ketika hujan tiba, atap yang kokoh berlapis baja ringan siap menangkal air hujan masuk ke dalam rumahnya.









Sitemap