Tahu Menghargai Berkah
Jurnalis : Himawan Susanto, Fotografer : Himawan Susanto
|
| ||
Kutipan di atas adalah petikan lagu yang iramanya berasal dari lagu “Selamat Ulang Tahun” yang dinyanyikan para relawan Tzu Chi untuk mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1431 Hijriah kepada para pasien penerima bantuan pengobatan Tzu Chi dan keluarganya. Semua Adalah Saudara
Ket : - Ayen Shijie, relawan Tzu Chi Indonesia sedang mencarikan kartu undangan yang hendak diberikan kepada para pasien penerima bantuan pengobatan Tzu Chi yang datang ke acara Gan En Hu. (kiri) Nelly dan Suparman, dua relawan Tzu Chi yang menjadi pembawa acara kemudian mengajak para hadirin untuk bermain games sejenak. Sebuah simbol cinta kasih berbentuk hati dari kertas diberikan secara estafet. Dimulai dari Nelly ke seorang bapak pasien penanganan khusus. Saat simbol itu hendak diberikan dengan cara menempelkannya ke ibu jari si bapak, Nelly mengatakan semoga bapak itu selalu sehat dan sejahtera. Si bapak yang ibu jarinya telah tertempel simbol cinta kasih pemberian Nelly pun kemudian memberikan “cinta kasih” itu ke ibu di sebelahnya seraya mengatakan semoga ia cepat sembuh. Si ibu menerima simbol itu dan mengestafetkannya ke sebelahnya. Demikian terus-menerus yang terjadi hingga di akhir barisan. “Inti dari dari permainan ini adalah agar kita selalu memberikan cinta kasih kepada keluarga, sesama, dan semua mahkluk hidup,” jelas Suparman di akhir games. Usai games, acara dilanjutkan dengan penampilan isyarat tangan yang dibawakan oleh relawan Tzu Chi. Dengan apik para relawan ini menampilkannya untuk para hadirin. Setelah itu, para hadirin disuguhkan tayangan kilas balik kegiatan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang berisikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan di tahun 2009.
Ket: - Dalam acara ini, Budi Salim juga memberikan sedikit sharing mengapa ia mau berdana dalam celengan bambu kepada para pasien penanganan khusus dan keluarganya yang hadir di acara Gan En Hu. (kiri). Turut Bersumbangsih Saat drama selesai, Aditya dan kedua orang tuanya kemudian naik ke atas panggung untuk berbagi cerita sejenak. Selain mereka, Budi Salim, seorang pasien anak penanganan khusus lainnya juga turut naik ke atas panggung dan sedikit berbagi cerita bagaimana kini ia akhirnya ikut pula bersumbangsih kepada sesama. Sebelum pulang, para hadirin kembali menyaksikan penampilan isyarat tangan berjudul “Satu Keluarga”. Tidak hanya relawan yang yang melakukan, para hadirin juga tampak antusias mengikuti setiap gerak isyarat tangan yang dilakukan. Usai isyarat tangan, para relawan kemudian mengajak para hadirin untuk berdoa bersama sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Acara hari itu kemudian diakhiri dengan pembagian bantuan paket Lebaran kepada para pasien penerima bantuan pengobatan Tzu Chi. Dengan gembira mereka memilih pakaian yang hendak mereka kenakan saat Lebaran nanti. Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin. | |||
Artikel Terkait
Murid Tzu Chi School Belajar Konsep 5R di Depo Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng
22 September 2025Murid-murid kelas 7 Tzu Chi School PIK mengunjungi Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cengkareng pada Sabtu, 20 September 2025.
Suara Kasih: Pola Hidup Sederhana
25 Oktober 2010
Membantu Menyelamatkan Kehidupan Lewat Donor Darah
23 September 2025Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat (Xie Li Sunter) bekerja sama dengan PMI dan Sekolah Ekayana Dharma Budhi Bhakti kembali mengadakan kegiatan donor darah pada Sabtu, 20 September 2025.








Sitemap