Tempat Berteduh untuk Keluarga Nenek Si’ah
Jurnalis : P Ricky Sianipar (Tzu Chi Cabang Sinar Mas) , Fotografer : M. Hanif Gigih (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)
Kondisi rumah Nenek Si’ah sebelum dibedah.

Nenek Si’ah (sebelah kiri) didalam rumahnya yang sederhana.

Proses pengerjaan bedah rumah Nenek Si’ah.
Berbekal informasi dari perangkat desa setempat, relawan Xie Li Bangka Belitung (Babel) dari PT Bumi Permai Lestari dan PT MP Leidong West Indonesia membantu perbaikan rumah Nenek Si’ah. Dimulai dengan proses survei, pembangunan rumah Nenek Si’ah pun memakan waktu selama tiga bulan. Sayang belum sempat menikmati hunian baru yang diperbaiki relawan, Nenek Si’ah meninggal dunia pada Desember 2023. Dan pada Jumat (1/3/24), relawan menyerahterimakan rumah yang telah selesai diperbaiki.

Rumah keluarga Nenek Si’ah tampak dari depan.

Relawan Xie Li Babel hadir menyaksikan kebahagiaan Ateng.

Pemotongan pita rumahkeluarga Nenek Si’ah oleh Seow Chee Chiang, selaku Ketua Xie Li Babel.

Kebahagiaan Ateng saat menerima kunci rumah secara simbolis.
Artikel Terkait
Bahagia dan Sedih Keluarga Cun Nyoh
08 Februari 2021Relawan Tzu Chi Tangerang mengadakan syukuran atas selesainya renovasi
kembali rumah Nenek Cun Nyoh demi kesehatan dan keselamatan jiwanya. ![]()
Rumah Nyaman untuk Tuah dan Sirah
20 Juli 2022Kebahagiaan keluarga Tuah dan Sirah mendapat bantuan bedah rumah dari relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas komunitas Perawang 2.
Sukacita di Usia Senja
22 Februari 2017Kebahagiaan nenek usia 80 tahun di Tegal Alur, Jakarta Barat ini bukan tanpa alasan. Pasalnya di usia senjanya ini, ia seperti mengalami titik balik kehidupan. Siti Waspiah yang akrab disapa Bu Dul hidup seorang diri sejak anaknya, Siti Rahayu meninggal pada tahun 2005 silam. Beruntung ada Ferdinand Timotius Hariyadi (57 tahun) dan istri yang membantu merawat Bu Dul sepeninggal Siti Rahayu.







Sitemap