Tzu Chi Bersama Satangair/KRY TNI AD Menggelar Baksos Kesehatan
Jurnalis : Anand Yahya, Fotografer : Anand Yahya
Koptu (Purn) Efendi yang mengalami Parkinson sejak 2 tahun lalu sedang diperiksa kondisi kesehatannya oleh dokter TIMA Indonesia. Dokter menyarankan Bapak Efendi untuk terus menjalani terapi agar bisa berjalan kembali.

Johan Kohar sedang mendampingi Lansia sesuai alur jalannya pemeriksaan agar pasien merasa nyaman dan senang dalam menerima pengobatan.

Suster Weni sedang memeriksa kadar gula darah anggota TNI AD dari Satuan Angkutan Perairan yang sedang menjalani pengobatan dalam rangka memperingati HUT Satangair/KRY ke-74. Pelayanan pengobatan yang dilakukan TIMA Indonesia meliputi pemeriksaan tekanan Darah, gula darah, konsultasi kesehatan.

Nurnurhaini sedang memeriksakan dirinya yang jari-jari tangannya sering kesemutan. Ibu Nurnurhaini mengungkapkan kegembiraannya karena dapat berobat gratis dan pelayanan dokter dan relawan Tzu Chi yang sangat ramah sekali terhadap dirinya.

Ibu Widiati, istri dari Koptu (Purn) Efendi juga mengungkapkan rasa senangnya ketika berobat pada HUT Satangair/KRY ke-74. Ibu Widiati mengatakan sangat bersyukur dengan adanya pengobatan yang tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi.

Dansatangair Kolonel CBA Putra Bungsu Usman.SIP.M.M., memberikan penghargaan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang diwakili oleh Johan Kohar relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Timur.

Dansatangair Kolonel CBA Putra Bungsu Usman.SIP.M.M., berswafoto bersama dengan tim medis dari TIMA Indonesia dan para relawan komunitas dari He Qi Timur setelah kegiatan baksos pengobatan usai dijalankan dengan baik.
Artikel Terkait
Tzu Chi Bersama Satangair/KRY TNI AD Menggelar Baksos Kesehatan
22 Mei 2024Memperingati HUT ke-74 Satuan Angkutan Perairan TNI AD, Tzu Chi Indonesia dan RSPAD mengadakan baksos kesehatan umum dan donor darah. Baksos ini melayani para prajurit, purnawirawan, dan keluarganya.
Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-136: Rasakan Kebahagiaan Oppung Tiraun
17 Februari 2023Tiraun Lumban Raja berbahagia karena katarak yang sudah tiga tahun dideritanya sudah berhasil dioperasi. Kini, dengan penglihatan yang jauh lebih baik, ia bersama cucunya bisa lebih mudah menjalani hari-hari.
Pontianak Menyaksikan Senyum Yanto Setelah Mata Jelas Kembali
12 September 2025Yanto (48), seorang warga Pontianak yang kembali menemukan terang setelah menjalani operasi katarak gratis dalam Bakti Sosial Kesehatan ke-150 yang digelar Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan POLDA Kalimantan Barat.







Sitemap