Tzu Chi Bersama TNI Salurkan Bantuan Banjir ke Gayo Lues

Jurnalis : Cenderal, Ronaldo (Tzu Chi Aceh), Fotografer : Dokumentasi Tzu Chi Takengon

Aliran banjir yang deras membuat warga belum dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Gayo Lues merupakan salah satu kabupaten yang terletak di atas gugusan Pegunungan Bukit Barisan dan terkenal akan kopi serta pemandangan alamnya yang sangat indah. Namun, pada tanggal 28 Oktober 2026, hujan deras yang berlangsung selama 4 jam lamanya mengakibatkan tanggul sungai jebol sehingga menyebabkan banjir bandang di sejumlah wilayah Kabupaten Gayo Lues, yaitu Dusun Uken, Dusun Rempelam, Dusun Rinung, Dusun Toa, dan Dusun Imem. Bencana ini memberikan dampak secara materi maupun moril kepada sekitar 370 KK.

Melihat kondisi tersebut, relawan Tzu Chi Aceh bekerja sama dengan Komandan KODIM 0113 Gayo Lues, Letkol Arm. Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., dalam memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga Kabupaten Gayo Lues.

Tanggul sungai yang jebol menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di Kabupaten Gayo Lues.

Personel TNI turut mendampingi relawan dalam menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir.

Pada Selasa, 3 November 2026, relawan Tzu Chi di Takengon langsung menempuh perjalanan darat selama 4 jam 30 menit untuk menuju Kabupaten Gayo Lues dan memberikan bantuan. Sepanjang perjalanan, terlihat air banjir yang menggenang dan menutupi jalan sehingga jalan menjadi berlumpur dan terjal. Tentu saja, hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi relawan untuk memberikan pertolongan kepada sesama.

Setibanya di lokasi, relawan langsung bergerak cepat menyusun 2 ton beras, 100 karton mi instan, dan 200 pcs kain sarung agar dapat langsung dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini bisa terwujud berkat dukungan dari KODIM 0113/Gayo Lues yang sigap dalam memberikan informasi dan menemani relawan menuju lokasi banjir.

Kemidin (berbaju hitam) mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.

Dengan sigap, relawan Tzu Chi mempersiapkan dan menyalurkan bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Kemidin, salah seorang warga Desa Badak yang terdampak bencana banjir, merasakan syukur yang sangat mendalam karena adanya pendampingan dari relawan Tzu Chi. “Saya bersyukur karena adanya bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi. Bantuan yang diberikan sangat berarti untuk kami,” tutur Kemidin dengan penuh semangat.

Banjir memang boleh merendam harta dan aset warga, namun tidak merendam semangat hidup warga Kabupaten Gayo Lues. Semoga bantuan yang diberikan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi tidak hanya memulihkan raga, tetapi juga memulihkan jiwa dan membangkitkan semangat untuk hidup yang lebih baik ke depannya, serta menjadi titik awal jalinan jodoh antara Yayasan Buddha Tzu Chi dengan Kabupaten Gayo Lues.

Editor: Metta Wulandari
           

Artikel Terkait

Bantuan Bagi Korban Banjir di Desa Tua Abang, Kalbar

Bantuan Bagi Korban Banjir di Desa Tua Abang, Kalbar

31 Januari 2024

Relawan Tzu Chi dari Xie Li Semitau, Kalbar memberikan bantuan sembako kepada 120 keluarga di Desa Tua Abang yang mengalami musibah banjir akibat meluapnya Sungai Kapuas.

Banjir Sumatera: Menembus Medan Sulit untuk Salurkan Bantuan ke Beutong Ateuh

Banjir Sumatera: Menembus Medan Sulit untuk Salurkan Bantuan ke Beutong Ateuh

24 Desember 2025

Kecamatan Beutong Ateuh berada di wilayah pegunungan dan sulit dijangkau. Relawan Tzu Chi Aceh menempuh perjalanan panjang untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak.

Bantuan Banjir di Tanjung Pasir

Bantuan Banjir di Tanjung Pasir

20 Januari 2020

Minggu 19 Januari 2020, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membagikan 2.650 paket bantuan bagi korban banjir 2020 di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Tangerang.

Menyayangi diri sendiri adalah wujud balas budi pada orang tua, bersumbangsih adalah wujud dari rasa syukur.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -