Relawan Tzu Chi Padang memberikan 50 paket bantuan tanggap darurat yang diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok khairul,S.Sos.
Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Solok sejak Sabtu sore, 21 September 2026, menyebabkan sejumlah aliran sungai meningkat, khususnya di sekitar Jorong Kayu Aro. Kondisi tersebut memicu longsor dan banjir bandang yang membawa material berupa batu, kayu, dan lumpur hingga menerjang kawasan perkantoran serta rumah warga. Peristiwa tersebut membuat masyarakat panik dan bergegas menyelamatkan diri bersama keluarga. Bencana ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat di kawasan Arusoka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat.
Kemudian, pada pukul 19.45 WIB aliran listrik mulai dipadamkan, suasana pun seketika gelap gulita. Kejadian tersebut semakin membuat warga khawatir, karena material longsoran yang terbawa arus juga menimbun sebagian ruas jalan penghubung Solok–Padang, sehingga akses warga turut terganggu.
Berdasarkan data sementara Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tiga orang mengalami luka ringan, satu orang luka berat, dan dua orang meninggal dunia. Selain itu, dua bangunan perkantoran mengalami kerusakan berat, sementara delapan bangunan lainnya rusak ringan. Kejadian itu juga mengakibatkan satu masjid tertibun material longsor serta merusak satu jembatan yang menjadi penghubung menuju jalan utama Arusoka.
Banjir dan longsor di Solok, Sumatra Barat, membawa material berupa batu, kayu, dan lumpur yang mengakibatkan sejumlah bangunan perkantoran serta rumah warga serta akses jalan mengalami kerusakan.
Setelah satu hari pascabencana, relawan Tzu Chi Padang mulai melakukan koordinasi bantuan tanggap darurat agar segera disalurkan dengan cepat kepada warga. Kemudian, setelah bantuan berhasil disiapkan, keempat relawan Tzu Chi langsung menuju lokasi bencana pada Selasa, 22 September 2026 dengan menyalurkan sebanyak 50 paket bantuan yang di serahkan ke posko penanggulangan bencana untuk di salurkan kepada para penyintas. Bantuan tanggap darurat Tzu Chi Indonesia yang diberikan berisi perlengkapan mandi, seperti handuk, ember, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, dan deterjen, serta selimut, diterima langsung oleh Kepala BPBD Kabupaten Solok, Khairul, S.Sos. Di lokasi tersebut, relawan juga bertemu dengan Bupati Solok, Jon Firman Pandu, S.H. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan tanggap darurat yang diberikan Tzu Chi serta berharap dukungan dapat terus berlanjut bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Pada kesempatan tersebut, relawan Tzu Chi juga mengunjungi posko pengungsian warga yang berada di kediaman Wakil Bupati Solok. Di sana, relawan bertemu dengan salah satu penyintas banjir bandang, Nuraprizal (64). Saat bencana terjadi, kondisi kesehatannya kurang baik. Bersama sang istri, ia berusaha menyelamatkan diri ke rumah seorang dokter di wilayah tersebut. Setibanya di sana, Nuraprizal kemudian diantar menuju kediaman Wakil Bupati untuk mendapatkan tempat yang lebih aman.
Relawan Tzu Chi mengunjungi lokasi pengungsian di rumah Wakil Bupati Solok dan bertemu dengan Bapak Nuraprizal yang menceritakan pengalaman saat banjir menerjang wilayah tempat tinggalnya.
“Awalnya terdengar dua kali dentuman keras dari arah hulu. Tidak lama kemudian, air bah datang dengan sangat deras, disertai material longsoran. Menurut cerita orang tua dahulu, bencana serupa pernah terjadi, tetapi dalam rentang waktu yang sangat lama. Selama bertahun-tahun tinggal di kawasan ini, baru kali ini saya mengalami bencana yang begitu dahsyat,” cerita Nuraprizal. Hingga kini, Nuraprizal belum mengetahui bagaimana kondisi rumahnya, apakah masih layak ditempati atau justru mengalami kerusakan akibat bencana.
Akibat dari peristiwa itu, sebanyak 50 warga mengungsi di tiga lokasi yang telah disediakan, yakni Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golkar. Saat itu ketika relawan turun ke lokasi bencana, satu korban jiwa ditemukan di kawasan Koto Gaek Jawi-Jawi. Duka mendalam pun menyelimuti rumah keluarga korban, Dafi Arrahman (21).
Bantuan Tahap Kedua Untuk Penyintas Banjir Solok
Duka dan kekhawatiran masih menyelimuti warga akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, pada Senin, 21 September 2026. Memasuki hari keempat, tim SAR (Search and rescue) gabungan terus melakukan pencarian terhadap satu warga yang masih belum ditemukan. Tanpa mengenal lelah, petugas menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik terbawanya korban.
Sebanyak 25 toren air diturunkan di lokasi Badan Naisional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang nantinya akan digunakan untuk menjaga ketersediaan air selama masa tanggap darurat.
Relawan Tzu Chi menyalurkan paket sembako kepada para penyintas banjir serta sejumlah masjid di wilayah sekitar Solok.
Pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, setelah empat hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Agusral (59), warga Jorong Pasar Usang, Nagari Koto Gadang Guguk, Kabupaten Solok, di sekitar belakang Kantor Dinas PU/Kantor Bupati Solok. Penemuan tersebut mengakhiri pencarian terhadap korban yang sebelumnya dinyatakan hilang.
Dengan ditemukannya korban terakhir, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, menyampaikan bahwa operasi SAR khusus untuk pencarian korban banjir bandang di Solok secara resmi dinyatakan berakhir.
Selanjutnya, usai tahap awal bantuan paket bencana sudah di salurkan, seetelah itu Ketua Tzu Chi Padang, Widya Kasuma Laurenzi, melakukan koordinasi lanjutan kepada berbagai pihak, terkait apa yang dibutuhkan di lokasi bencana untuk para korban. Dengan itu, maka bantuan tahap kedua segera di siapkan oleh relawan Tzu Chi dalam waktu dua hari. Bantuan yang nantinya akan diberikan juga berupa 25 buah toren air, 100 pasang sepatu bot, 5 unit gergaji mesin, 20 gerobak dorong, 25 sekop, 25 cangkul, 20 buah pengki rotan, 200 selimut, 25 pack pembalut wanita serta 80 pack susu dan popok bayi.
Relawan Tzu Chi Padang berfoto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang turut menyampaikan apresiasi kepada Tzu Chi saat melakukan kunjungan pascabencana ke Rumah Sakit Umum Daerah Solok.
Pada Jumat, 25 September 2026, sembilan relawan bersama Ketua Tzu Chi Padang, Widya Kasuma Laurenzi, berangkat menuju lokasi bencana. Di hari yang sama, Wakil Presiden Gibran Rakabuming turut meninjau langsung dampak bencana banjir bandang tersebut, serta mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok. Dalam kunjungan tersebut, terjadi pertemuan antara Ketua Tzu Chi Padang dan Wakil Presiden. Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran Tzu Chi dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Tzu Chi selalu hadir saat bencana dan membantu masyarakat yang terdampak. Sungguh luar biasa. Terima kasih, Tzu Chi,” ucap Wakil Presiden, Gibran.
Selanjutnya relawan memberikan bantun berupa peralatan kebersihan dan logistik, tak hanya itu saja Tzu Chi juga membagikan 1.000 paket makanan siap saji kepada dua masjid di sekitar lokasi bencana. Paket tersebut dibagikan kepada jemaah seusai melaksanakan salat Jumat.
Sebanyak 500 paket sembako juga disalurkan melalui tiga Kantor Wali Nagari di Kabupaten Solok untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap paket berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, lima bungkus mi instan, dan gula pasir 1 kg. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga yang tengah menghadapi dampak bencana.
Editor: Nur Al Fajar Rumsari