Tzu Chi membantu korban kebakaran Jl. Sei Kera Medan

Jurnalis : Dok. Tzu Chi Medan, Fotografer : Dok. Tzu Chi Medan

Kecil sebagai teman besar menjadi lawan, demikianlah motto dari sijago merah yang melahap sebanyak 31 unit rumah penduduk di Jl. Sei Kera Gang Rahim, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur, Selasa, 6 Desember 2005 sekitar pukul 10.00 WIB.

Amukan si jago merah cepat merambat dari pintu ke pintu serta menyeberang ke depan rumah akibat tiupan dari angin ditambah lagi rumah tempat tinggal setempat yang sangat padat dan sebagian rumah berdinding dan beratap kayu yang terletak pada gang sempit berjajar rapat berhadapan sehingga membuat sijago merah cepat merambat.

Gugus depan relawan Tzu Chi begitu mendapat kabar kebakaran, langsung bergerak cepat terjun ke lapangan untuk melihat kondisi disana. Wajah-wajah sedih dan tegang terpancar dari para korban yang sedang melihat harta benda serta tempat berteduh mereka selama ini dengan sekejab saja sudah musnah jadi arang bahkan ada yang tidak sempat megambil apapun dari dalam rumah tersebut kecuali baju yang lengket di badan.

Pada malam hari tim relawan Tzu Chi kembali terjun ke lokasi membagi makanan serta minuman kepada korban kebakaran. Untuk penampungan sementara korban kebakaran, relawan Tzu Chi bersama penduduk setempat membuat posko sementara dengan memasang lampu dan membersihkan rumah kosong hampir ikut terbakar juga dan kebetulan rumah tersebut belum di huni yang hampir selesai di bangun. Kerja sama relawan Tzu Chi berbaur dengan penduduk maupun para korban kebakaran terlihat begitu akrabnya sehingga tidak bagitu lama kemudian posko sudah siap menampung korban untuk sementara.

Esok harinya Tzu Chi masih tetap menyalurkan bantuan makanan serta minuman kepada korban kebakaran. Disamping itu Tzu Chi juga memberi bantuan bingkisan yang berisi peralatan keperluan sehari-hari serta bantuan dana kepada setiap rumah korban kebakaran tersebut. Mewakili Tzu Chi, ibu Lina Gozali mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Kecamatan Medan Timur yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk turut bersumbangsih bagi saudara-saudara kami yang tertimpa musibah kebakaran. Dan saat inilah kesempatan yang sangat berharga untuk mewujudkan suatu tindakan nyata kepada sesama kita.


Artikel Terkait

“Saya Bangga Mereka Punya Cita-cita” (Bag. 2)

“Saya Bangga Mereka Punya Cita-cita” (Bag. 2)

03 Agustus 2010
“Kami tidak hanya mendidik anak, tapi juga mendidik orang tua,” Master Cheng Yen adalah guru bagi para guru Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi. Melalui kata perenungan, beliau memberi pedoman hidup dan pendidikan Tzu Chi.
Dimulainya Program Renovasi Rumah Tak Layak Huni di Bandung

Dimulainya Program Renovasi Rumah Tak Layak Huni di Bandung

06 Mei 2025

Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Kota Bandung mulai dilaksanakan. Sebanyak 68 rumah di Kel. Jamika siap untuk diperbaiki, dari total 500 rumah yang direncanakan direnovasi di Kota Kembang ini.

 Sukacita di Bazar Amal Tzu Chi

Sukacita di Bazar Amal Tzu Chi

29 Oktober 2014 Setiap relawan dari semua He Qi melakukan segala persiapan demi mensukseskan kegiatan ini, tidak terkecuali relawan dari He Qi Selatan. Barang barang yang akan dijual di bazar pun sudah disiapkan terlebih dahulu.
Kendala dalam mengatasi suatu permasalahan biasanya terletak pada "manusianya", bukan pada "masalahnya".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -