Wujud Kasih untuk Bumi
Jurnalis : Christine (Tzu Ching Medan), Fotografer : Albert Khosasih (Tzu Ching Medan)
|
| ||
Seperti negara lainnya, pada tanggal 15 Juli 2012 di beberapa titik di Indonesia, salah satunya Medan, acara ini dilaksanakan di bundaran komplek perumahan Cemara Asri. Tepat pukul 5 pagi, para Tzu Ching telah melakukan persiapan dekor lokasi, pembersihan lokasi dan persiapan meja serta kursi. Setelah segala persiapan selesai pukul 6.45 pagi, masyarakat sekitar komplek mulai terlihat berdatangan ke stan. Ketua Tzu Ching Medan, Rina Tong xue pun mulai menjelaskan pada para pengunjung yang datang mengenai pelestarian lingkungan, dalam hal ini 5R + V (Rethink, reduce, reuse, repair, recycle dan Vegetarian). Selain mendapatkan penjelasan mengenai pelestarian lingkungan, para pengunjung juga mendapat sajian bubur vegetarian dari tim konsumsi di sela-sela sosialisasi pelestarian lingkungan yang dibawakan oleh Yugo Tong xue. Di perkirakan sekitar 150 pengunjung yang datang silih berganti ke lokasi sosialisasi Pelestarian Lingkungan dan Vegetarian ini.
Keterangan :
Salah seorang pengunjung yang antusias bernama bapak Kalimat. Ia sangat mendukung gerakan pelestarian lingkungan. Ia pertama kali mengenal Tzu Chi dari kegiatan amal bantuan korban bencana Tsunami di Aceh dan melihat langsung secara nyata bagaimana para relawan Tzu Chi terjun langsung membantu masyarakat. Ia pun mulai banyak menyaksikan tayangan DAAI TV hingga saat ini. bapak Kalimat sadar dirinya juga terlibat dalam pelestarian lingkungan. Oleh karenanya, ia banyak menunjukan tindakan nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan seperti menyapu halaman agar bersih, menegur orang yang buang sampah sembarangan. Ia sangat menyayangkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam melestarikan lingkungan. Namun ia berharap agar Tzu Chi banyak mengadakan acara serupa agar lebih banyak masyarakat luas yang mengerti betapa bermanfatnya pelestarian lingkungan. Acara pun di tutup pukul 10.30 WIB. Semoga dengan diadakannya kegiatan sosialisasi pelestarian lingkungan yang diadakan serentak di berbagai negara mampu menghimpun lebih banyak hati Bodhisatwa untuk lebih peduli pada lingkungan. |
| ||
Artikel Terkait
Menanamkan Budi Pekerti Sejak Dini
28 November 2018Menyadari pentingnya penerapan budi pekerti, para orang tua mengikutsertakan anak-anak mereka di Kelas Kata Perenungan Master Cheng Yen atau biasa disebut Kelas Budi Pekerti. Di kelas ini anak-anak mendapatkan bimbingan dari para guru untuk bersikap humanis dan melaksanakan budi pekerti yang baik.
Menjadi Aliran Jernih, Mencatat Sejarah Tzu Chi
21 November 2014Zhen Shan Mei Camp ke-2 (15 - 16/11) bertemakan, “Di Dalam Keindahan Ada Aku, Anda, dan Dia” yang diselenggarakan di Aula Jing Si telah usai. Namun, semangat untuk mencatat sejarah Tzu Chi dan menjadi aliran jernih masih menyelimuti para peserta kamp. Bagaimana tidak? Dalam kamp ini dihadirkan trainer – trainer yang sudah lama berkecimpung dalam perkembangan relawan Zhen Shan Mei di Taiwan. Sebut saja Lai Rui Ling, Dylan Yang, Zhang Yi Hong, Zhuang Hui Zhen, dan Xiao Hui Ru.









Sitemap