Dulu Dibantu Sekarang Membantu

Jurnalis : Yuliati, Fotografer : Yuliati

foto
Joko Sandung (kanan) memberikan kupon bantuan banjir kepada warga secara door to door di Desa Doro Payung, Juwana pada tanggal 20 Februari 2014.

Joko Sandung, salah satu relawan Tzu Chi di Pati yang berasal dari Kecamatan Cluwak bersama para relawan yang berasal dari Kecamatan Cluwak lainnya dan Kecamatan Gunung Wungkal ikut ambil bagian dalam bersumbangsih membantu warga korban banjir di Kecamatan Juwana, Pati. Hari ini, 20 Februari 2014, Joko bersama para relawan lainnya berbondong-bondong menggunakan angkutan truk untuk mengalirkan cinta kasih di wilayah Juwana untuk membagikan kupon bantuan paket korban banjir secara door to door rumah warga.

Pemuda berusia 23 tahun ini memiliki latar belakang sebagai anak asuh Tzu Chi sejak Sekolah Dasar (SD) sampai lulus Sekolah Menengah Atas (SMA). Setelah lulus SMA ia mencari pekerjaan, hingga ia menemukan sebuah pabrik triplek yang belum lama berdiri di daerahnya. Dan pada kesempatan ini, Joko memiliki jalinan jodoh baik dimana jadwal pembagian bantuan Tzu Chi bersamaan dengan jadwal libur sif yang dimilikinya. Mendengar kehadiran Tzu Chi di Pati untuk membagikan paket bantuan dan membutuhkan tenaga untuk membantu selama pembagian kupon dan paket bantuan banjir, ia langsung memutuskan untuk ikut tergabung dalam kerelawanan Tzu Chi. “Dari dulu sampai sekarang saya orang tidak mampu. Dulu saya dibantu (Tzu Chi) dengan cinta kasih sekarang saya bantu tenaga dengan tulus hati,” ungkap pemuda penuh rendah hati ini.

Dengan penuh antusias, Joko bersama timnya menuju kantor Kepala Desa Doro Payung yang menjadi satu dari 11 titik sasaran pembagian kupon bantuan banjir yang tersebar di Kecamatan Juwana. Banyaknya jumlah penduduk di daerah ini, maka relawan dipecah-pecah berdasarkan RT (Rukun Tetangga). Joko pun memiliki jalinan jodoh dengan warga Desa Doro Payung, Juwana. Dengan didampingi ketua RT setempat, Joko menyusuri rumah-rumah warga-warga di lokasi RT 08 di Desa Doro Payung, Juwana.

foto   foto

Keterangan :

  • Relawan Tzu Chi Cluwak dan Gunung Wungkal bersama-sama menuju Kecamatan Juwana untuk bersumbangsih kepada warga korban banjir menggunakan angkutan truk (kiri).
  • Setelah pendataan, relawan Tzu Chi membagikan kupun ke rumah-rumah warga (kanan).

Senyum ramah ditunjukkan oleh Joko saat memberikan kupon bantuan paket banjir. Ia juga menjelaskan maksud kehadirannya di rumah para warga. Joko yang nampak masih kurang percaya diri terus menunjukkan budaya humanis yang dimiliki oleh Tzu Chi. Bahkan ia selalu mengingatkan warga yang menerima kupon bantuan mengenai waktu pengambilan bantuan paket banjir. Warga pun membalas keramahan yang dilakukan oleh Joko kepada mereka.

Joko sangat terlihat antusias dengan apa yang telah dilakukannya bersama Tzu Chi. “Saya merasa senang bisa bantu orang-orang yang terkena bencana,” ungkap pemuda yang saat kecil bercita-cita menjadi polisi ini. “Dan semoga bisa bermanfaat untuk mereka (warga penerima bantuan),” tambahnya. Joko juga berharap agar Tzu Chi di Pati bisa berjalan seperti dulu.

Semangat sumbangsih Joko terlihat kuat, seperti yang dilakukannya saat ia masih menjadi seorang pelajar. Walaupun dari keluarga ekonomi kurang mampu namun ia terus ingin bersumbangsih untuk membatu orang lain melalui celengan bambu. “Bisa nabung sedikit demi sedikit untuk membantu orang lain. Nggak merasa keberatan, karena (celengan) untuk membantu orang lain lagi,” kenang anak bungsu dari lima bersaudara ini. Sekarang ia ingin kegiatan Tzu Chi di pati bangkit kembali. Walaupun Joko sudah tidak memiliki kedua orang tua sejak masih belia dan hidup sendiri, namun jiwa menolong orang lain terus ia kembangkan. Bahkan ia juga menyatakan kesanggupannya untuk turut merapatkan barisan kerelawanan Tzu Chi untuk menebarkan cinta kasih ke seluruh penjuru Pati, daerah kelahirannya.


Artikel Terkait

Membantu Tanpa Pamrih

Membantu Tanpa Pamrih

29 Desember 2010 Sabtu sore tanggal 18 Desember 2010, para relawan berkumpul dengan niat yang tulus, mengorbankan waktu dan tenaga untuk ikut membantu acara pembagian paket Natal dan tunjangan biaya hidup bagi para Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi).
Baksos NTT: Secercah Cahaya (Bag. 1)

Baksos NTT: Secercah Cahaya (Bag. 1)

13 April 2012 Rabu, 11 April 2012, pagi itu Tim Lima (dari 6 tim yang terlibat dalam pembagian beras di NTT-red) yang dipimpin oleh Polin Tjandra Shixiong dan Aon Shixiong berangkat menuju Desa Patawang, Kecamatan Umalulu. Perjalanan kali ini cukup baik daripada hari sebelumnya.
Suara Kasih : Demi Dunia yang Lebih Baik

Suara Kasih : Demi Dunia yang Lebih Baik

29 November 2010 Saya berharap semua orang dapat senantiasa mawas diri dan berhati tulus. Bukankah dengan menjernihkan hati dan mengubah pola pikir, keadaan akan menjadi lebih baik? Untuk itu, semua manusia di dunia harus berdoa dengan penuh ketulusan. Sungguh, dunia kini dipenuhi Lima Kekeruhan.
Jika menjalani kehidupan dengan penuh welas asih, maka hasil pelatihan diri akan segera berbuah dengan sendirinya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -