Minggu, 22 September 2019
Indonesia | English

Wujud Cinta Kasih kepada Sesama Melalui Donor Darah

24 Agustus 2018 Jurnalis : Marcopolo AT (Tzu Chi Biak)
Fotografer : Marcopolo AT (Tzu Chi Biak)


Hari itu Sabtu 11 Agustus 2018 pukul 09.00 WIT, di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Biak diadakan Donor Darah Cinta Kasih bekerja sama dengan PMI Kota Biak dan IDI Biak.

Hari masih sangat pagi, suasana kota Biak masih lengang. Keramaian belum terlihat, namun relawan Tzu Chi Biak sudah bergegas mempersiapkan konsumsi dan perlengkapan yang diperlukan untuk kelancaran kegiatan donor darah. Hari itu Sabtu 11 Agustus 2018 pukul 09.00 WIT, di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Biak diadakan Donor Darah Cinta Kasih bekerja sama dengan PMI Kota Biak dan IDI Biak.

Sebelum donor darah dimulai, relawan mendengarkan dahulu Ceramah Master Cheng Yen yang mana sudah menjadi kegiatan rutin di Tzu Chi Biak setiap hari Sabtu. Wakil Ketua Tzu Chi Biak, Robby Kurniawan  menyampaikan terima kasih kepada para undangan yang telah datang untuk mendonorkan darahnya.


Para relawan melantunkan doa agar dunia bebas bencana dan semua mahkluk di bumi selamat.


Para peserta donor saat pemeriksaan HB dan tekanan darah.

Adapun donor datang dari berbagai tempat, ada dari Paskhas, IDI Biak, relawan Perbankan, RAPI Biak dan relawan Tzu Chi Biak. Jalinan jodoh baik antara Tzu Chi Biak dengan Yonko 468 Paskhas Biak telah terjalin cukup lama. Hari itu Komandan Batalyon Paskhas 468 Letkol Paskhas Joko Tri Cahyono berkenan untuk ikut mendonorkan darahnya seperti anggota paskhas yang lain. 

Tak lupa juga rekan kerja di Misi Kesehatan IDI Biak turut serta mengirimkan para dokter untuk ikut mendonorkan darah. Bahkan Ketua Umum IDI Biak dr. Irwan Tansil, Sp.Rad ikut juga berdonor. Salah satu relawan di seksi konsumsi Yeni Afrida juga ikut bersumbangsih menyumbangkan darah, walau sudah dari pagi sibuk memasak.


Para relawan Tzu Chi juga tak ketinggalan turut mendonorkan darahnya.


Komandan Batalyon Paskhas 468 Letkol Paskhas Joko Tri Cahyono juga ikut berdonor.

“Saya tidak merasa capai dan lelah pada saat berdonor ini. Karena semua yang dilakukan adalah untuk kebaikan sesama,” demikian kata Yeni.

“Donor darah itu selain untuk sesama juga untuk kesehatan tubuh. Darah yang kita keluarkan akan digantikan dengan darah yang baru jadi jangan takut untuk berdonor,” ujar dr Irene Mariani Santoso kepada beberapa donor.

Para donor yang datang hari itu cukup banyak, meski beberapa di antara mereka tidak lolos di pemeriksaan hb darah ataupun tekanan darah. Adapaun total kantong darah yang berhasil dikumpulkan hari itu sebanyak 57 kantong darah.


Yeni Afrida dengan senang hati mendonorkan darahnya.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 492 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Menyayangi dan melindungi benda di sekitar kita, berarti menghargai berkah dan mengenal rasa puas.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat