Berita

Bersatu Hati Mengantarkan Nasi Hangat

04 Februari 2026
Relawan Tzu Chi di Xie Li Pati menyalurkan 1.105 bungkus nasi hangat yang disiapkan umat dan relawan di beberapa wihara. Penyaluran ini merupakan bantuan kedua, setelah sebelumnya dilakukan pada 18 Januari.

Membantu yang Lebih Membutuhkan

Membantu yang Lebih Membutuhkan

14 Februari 2009 Meski rumahnya tidak diperbaiki oleh Tzu Chi, nyatanya Ani tidak memendam kekecewaan ataupun mendendam. Ibu dua anak ini justru mau menyumbangkan sedikit rezekinya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. "Nggak ada maksud apa-apa, pengin nyumbang aja. Namanya orang nyumbang mah seikhlasnya aja. Kalo kita lagi ada rezeki nyumbang, kalo nggak ada ya nggak nyumbang," kata istri Dina ini.
Lakukan Selagi Kita Bisa

Lakukan Selagi Kita Bisa

12 Februari 2009 Pada hari Kamis pagi, 12 Februari 2009 terasa lain dari hari-hari biasanya. Kalau umumnya tempat itu dipadati para karyawan yang datang untuk mengikuti pelatihan dan menimba ilmu, hari ini mereka datang untuk mengikuti kegiatan donor darah yang merupakan kerja sama Tzu Chi Pekanbaru dengan Indah Kiat (IK) Care dan PMI Kota Pekanbaru.
Tangisan Seribu Makna

Tangisan Seribu Makna

08 Februari 2009
Lingkungan yang Baik

Lingkungan yang Baik

08 Februari 2009 Minggu, 8 Februari 2009, bertempat di kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Gedung ITC Mangga Dua Lt 6 Jakarta, sebanyak 90 anak mengikuti Kelas Budi Pekerti Tzu Chi. Ini merupakan kelas pertama di tahun 2009. Dari 90 anak yang hadir, separuhnya merupakan siswa-siswi yang telah mengikuti Kelas Budi Pekerti tahun sebelumnya.
Memberi Perhatian, Bukan Hukuman

Memberi Perhatian, Bukan Hukuman

08 Februari 2009 Tanpa ada yang terlewati, satu persatu rumah murid didatangi. Dengan ramah relawan bertanya langsung kepada anak-anak serta orangtuanya untuk mengetahui alasan dari ketidakhadiran mereka pada kelas budi pekerti sebelumnya. Perhatian dan bimbingan yang ramah menjadi ciri khas dari sikap relawan Tzu Chi yang mencerminkan kedisiplinan dan kasih sayang.
Menggunakan kekerasan hanya akan membesarkan masalah. Hati yang tenang dan sikap yang ramah baru benar-benar dapat menyelesaikan masalah.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -