Berita
Ladang Subur Menanam Kebajikan di Masa Kathina
04 November 2025Dalam suasana penuh welas asih, Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan kegiatan Pindapata Kathina 2025 di Tzu Chi Center Pantai Indah Kapuk.
Bersyukur Masih Ada yang Peduli Pada Kami
27 September 2021Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Timur kembali bekerja sama dengan Yayasan Atmabrata untuk memberikan 300 kotak nasi hangat vegetarian kepada lansia, pemulung, dan warga kurang mampu di wilayah Cakung Drain Cilincing pada 19 Oktober 2021.
Berkontribusi Lewat Nasi Kotak Hangat
01 September 2021Melihat pandemi Covid-19 tak kunjung reda, relawan Tzu Chi mengadakan kegiatan membantu pedagang kecil (makanan) dan mereka yang membutuhkan dengan tema Tzu Chi Peduli, Tzu Chi Berbagi.
Kekuatan Doa Bersama di Bulan Mei
17 Mei 2021Sehubungan dengan pandemi Covid-19, Tzu Chi Indonesia mengadakan Peringatan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional, Hari Tzu Chi Sedunia secara online bersama dengan Aula Jing Si Hualian Taiwan, Wihara Chan Linji Huguo Taipei, dan Wihara Longshan Taipei.
Ada Penghiburan dan Perhatian di Yayasan Galuh
25 Februari 2020Relawan Tzu Chi menjalin jodoh dengan Tony
Anwar, salah satu penerima bantuan Tzu Chi komunitas He Qi Timur yang dirawat di Yayasan Galuh. Yayasan Galuh adalah
sebuah panti rehabilitasi orang dengan gangguan jiwa, yang berlokasi di Bekasi.
Banjir 2020: Uluran Tangan untuk Saudara
14 Januari 2020Relawan He
Qi Timur menyisir wilayah Bekasi untuk memberikan bantuan pascabanjir. Dari
mulai bantuan kepada seorang relawan hingga bekerja sama dengan OMK (Orang Muda
Katolik) untuk mendistribusikan bantuan ke berbagai wilayah terdampak di Bekasi
melalui Gereja Katolik Santo Arnoldus Janssen, Bekasi.
Banjir 2020: Bersyukur dengan Bantuan Banjir dari Tzu Chi
05 Januari 2020Rona bahagia tampak
dari wajah warga Kampung Sukapura Jaya, Kecamatan Cilincing dan Kampung Rawa
Indah, Kecamatan Kelapa Gading usai menerima bantuan banjir dari Tzu Chi, Sabtu
sore, 4 Januari 2020.
Misi Kesehatan yang Berbudaya Humanis
17 Desember 2019Budaya humanis Tzu Chi
merupakan landasan insan Tzu Chi dalam memberikan pelayanan. “Landasan itu
harus kita mengerti dan pahami agar dapat diterapkan dalam kehidupan kita
sehari-hari. Dengan begitu, kita dapat membuat orang lebih mengerti dan
memahami arti pelayanan dan misi kesehatan Tzu Chi yang sebenarnya,” jelas
dokter Mozes Bernard dalam Pelatihan Abu Putih ke-4, relawan komunitas He Qi
Timur (01/12/2019).
Menjaga Kesehatan Diri Sekaligus Membantu Orang Lain
13 Desember 2019Kebutuhan darah Palang
Merah Indonesia (PMI) minimal 1.000 kantong darah per hari. Untuk memenuhi
kebutuhan darah, PMI mengadakan kerja sama dengan berbagai instansi maupun
organisasi (keagamaan ataupun badan sosial kemanusiaan), seperti dengan relawan
Tzu Chi dari komunitas He Qi Timur
pada Sabtu, 7 Desember 2019 di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Berjuang Bangkit Kembali
16 Oktober 2019Tahun 2016 silam, menyambut
mahasiswa baru di kampusnya, Agatta dan rekan-rekannya dari organisasi pecinta alam melakukan atraksi repling (menuruni ketinggian dengan media tali). Tiga rekannya berhasil, sedangkan
Agatta gagal karena miskomunikasi
dengan teman lainnya. Akibatnya Agatta terjatuh ke tanah hingga menyebabkan
kelumpuhan dan bergantung pada kursi roda. Sejak
itu, relawan terus memberikan dukungan dan semangat kepadanya.
Tahun 2016 silam, tepatnya 13 September, untuk menyambut
mahasiswa baru di kampusnya, Agatta dan rekan-rekannya dari
organisasi pencinta alam melakukan
atraksi repling (menuruni
ketinggian dengan media tali). Universitas
Jayabaya, salah satu mahasiswa dari Organisasi Mapalaya ingin memberikan suatu
atraksi lompat dari atas gedung universitas lantai 6. Agatta Stevanya Meralda
Montolalu (22), salah satu pelompat cewek berada diantara 3 pelompat cowok
lainnya. Tiga rekannya cowok berhasil, melakukan atraksi lompat tinggi, sedangkan
Agatta sendirian
gagal karena miskomunikasi
dengan teman lainnya. Akibatnya, adanya yang kurang dari safety-nya (alat
pengaman) menyebabkan Agatta terjatuh ke tanah hingga menyebabkan
kelumpuhan dan bergantung pada kursi roda hingga kini. Sejak
itu, relawan terus memberikan dukungan dan semangat kepadanya.
Pameran Pengenalan Tzu Chi : Sebersit Niat
04 Oktober 2019Pameran pengenalan Tzu
Chi yang bertajuk Sebersit Niat
berlangsung selama 2 hari, 21-22 September 2019 di Atrium Hall, Mall Kelapa
Gading 3, lebih menitikberatkan pada Misi Amal Tzu Chi, yang merupakan awal dan
akar dari Tzu Chi. Dari sebersit niat yang tulus, Tzu Chi memulai semuanya dari
misi amal.
Mengenal Lebih Dalam Budaya Humanis Tzu Chi
25 September 2019Pelatihan
relawan He Qi Timur yang dilaksanakan
pada hari Minggu, 15 September 2019, di Kantor Tzu Chi He Qi Timur, gedung MOI
lantai P3. Sesuai dengan tema pelatihan, Misi Budaya Humanis Tzu Chi, tentunya pembahasan
tidak jauh dari tiga pilar Tzu Chi: Bersyukur (Gan en), Menghormati (Zhung
zong), dan Cinta Kasih (Ai).
Menjadikan Donor Darah Sebagai Gaya Hidup
17 September 2019Relawan
Tzu Chi dari komunitas He Qi Timur
kembali bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan
kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 September 2019.
Kegiatan ini merupakan kegiatan triwulan yang diadakan di Mall Kelapa Gading 1.
Sebanyak 24 relawan Tzu Chi terlibat dalam kegiatan ini. Dari 78 calon pendonor
hanya 50 orang yang memenuhi kriteria setelah melalui pemeriksaan awal seperti
tekanan darah dan kadar darah hemoglobin (HB).
Kehangatan Keluarga Besar Tzu Chi
05 September 2019Kehangatan sebuah keluarga sudah
dirasakan ketika 29 insan Tzu Chi komunitas He
Qi Timur menyambut 10 insan Tzu Chi asal Taiwan. Sejak turun dari pesawat hingga
tiba di Kantor Sekretariat He Qi
Timur, Mall of Indonesia (MOI) lantai P3, Minggu, 25 Agustus 2019.
Memotivasi Diri untuk Tetap Tegar Menghadapi Kanker
16 Agustus 2019Marmi, seorang pejuang kanker ovarium selama 17 tahun, tetap bersyukur
dan bahagia dalam kondisi apapun. Walaupun sudah divonis dokter menderita
kanker ovarium stadium akhir, Marmi tetap memotivasi dirinya untuk tetap hidup
bahagia dan bersyukur. Prinsip inilah yang membuat Marmi bisa bertahan hidup
hingga saat ini.
Berjuang Menghadapi Penyakit
31 Juli 2019Sulianah Djaya, seorang ibu rumah tangga berusia 52
tahun, merasakan ada suatu benjolan kecil di bawah telinga sebelah kiri. Bersama
Rudi (52), sang suami ia harus beberapa kali ke beberapa rumah sakit untuk
memastikan penyakit dan pengobatan apa yang harus dijalaninya. Meski berat, hal
ini tidak membuat Sulianah patah semangat. Dengan dukungan keluarga, ia mau melakukan
segala pengobatan agar bisa sembuh dan bermain dengan cucunya.







Sitemap