Berita

Lanjutkan Harapan Melalui Program Bebenah Kampung Tahap ke-7 di Kamal Muara

18 Mei 2026
Memasuki tahap ke-7 Program Bebenah Kampung di Kamal Muara, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Utara 1 melaksanakan kegiatan survei rumah yang kondisinya tidak layak huni.

Bersumbangsih Memberikan Waktu dan Tenaga

Bersumbangsih Memberikan Waktu dan Tenaga

12 November 2014

Berawal dari niat tulus untuk bersumbangsih, Tina Shijie  berhasil memberikan satu jalan bagi orang lain untuk turut bersumbangsih dengannya. Walaupun bukan berbentuk materi, namun sumbangan tenaga tidak ada bedanya. Satu harapan yang selalu terbersit di benaknya saat tangannya bergerak lincah di tumpukan koin adalah, semoga dana yang masuk melalui celengan bambu bisa cepat tersalurkan bagi mereka yang membutuhkan.

Tidak Larut dalam Sedih

Tidak Larut dalam Sedih

12 November 2014

Kebakaran yang melanda RT 14/06, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu malam (8/11) memaksa 121 kepala keluarga mengungsi akibat rumahnya hangus dilalap si jago merah. Selain kerugian materil, kebakaran ini juga memakan korban jiwa.

Tekad Menjadi Kota Berkelanjutan

Tekad Menjadi Kota Berkelanjutan

11 November 2014 Memperingati Hari Tata Ruang Nasional, Pemerintah Kota Bogor menyelenggarakan acara jalan kaki bersama dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya,  Sabtu, 8 November 2014. Mengusung tema “Kota Bogor Sebagai Kota Pusaka yang Berkelanjutan”.
Siap Siaga Menghadapi Bencana

Siap Siaga Menghadapi Bencana

03 November 2014 Dalam kegiatan ini, Yayasan Buddha Tzu Chi menjadi salah satu organisasi sosial yang diundang untuk dilibatkan dalam penanganan bencana. Tumbuhnya kepercayaan dari berbagai pihak kepada Tzu Chi tidak lain karena Tzu Chi selalu siap-siaga membantu masyarakat yang membutuhkan. Baik dalam bencana maupun kegiatan sosial lainnya.
Memperkenalkan Budaya Baik Tzu Chi

Memperkenalkan Budaya Baik Tzu Chi

31 Oktober 2014 Aula Jing Si dipilih sebagai tempat “rekreasi” karena ia menilai Aula Jing Si sarat akan budaya sosial yang penting untuk diketahui oleh banyak kalangan. Termasuk murid sekolah dan juga jajaran Walikota Sukabumi.
Kunjungan Kasih, Menebarkan Cinta Kasih dan Welas Asih

Kunjungan Kasih, Menebarkan Cinta Kasih dan Welas Asih

29 Oktober 2014 Mengutip perkataan Agung, tentunya menjadi sebuah berkah bagi kita, para relawan untuk bersumbangsih. Dengan cara melakukan kunjungan kasih, memberi pendampingan dan penghiburan serta menebarkan cinta kasih dan welas asih di tengah-tengah masyarakat yang ada.
Tekad Kuat Mengalahkan Segala Hambatan

Tekad Kuat Mengalahkan Segala Hambatan

29 Oktober 2014 Awal kedatangan Liu Su Mei ke Indonesia bersama suami pada 1992,  karena ingin mendirikan pabrik sepatu yang saat itu sedang berkembang. Indonesia dianggap sebagai negara yang memiliki potensi cukup besar. Saat itu meskipun berasal dari Taiwan, Ia mengaku belum mengenal Tzu Chi dengan baik. Perkenalannya dengan Tzu Chi dimulai saat bertemu dengan salah satu relawan Tzu Chi yang tengah berada di Indonesia, Liang Cheung.
Bazar Amal Tzu Chi: Menggarap Ladang Berkah Bersama

Bazar Amal Tzu Chi: Menggarap Ladang Berkah Bersama

28 Oktober 2014 Bazar ini dapat dijadikan momentum berkumpul bersama keluarga dan bisa mendidik buah hati untuk ikut belajar bersumbangsih, pasalnya hasil penjualan barang akan disalurkan untuk membangun Rumah Sakit Tzu Chi Indonesia.
Menstimulus Kepercayaan Diri Siswa

Menstimulus Kepercayaan Diri Siswa

27 Oktober 2014 Sebanyak 427 siswa-siswi mulai jenjang usia 2 hingga 6 tahun menampilkan karya terbaik di depan orang tua mereka. Memang tidak ada rasa takut untuk tampil di depan ratusan tamu undangan yang hadir, justru mereka terlihat antusias dan gembira melakukannya. Ada sukacita yang mendalam pada paras setiap anak.
Menerapkan Pendidikan Melalui Kegiatan Sehari-hari

Menerapkan Pendidikan Melalui Kegiatan Sehari-hari

21 Oktober 2014 Yayasan Buddha Tzu Chi mengadakan kamp Ertongban (Kamp kelas budi pekerti) selama 2 hari satu malam. Adapun para peserta kamp adalah anak-anak usia 8 – 12 tahun. Acara diadakan di Aula Jing Si lantai 2, Ruang Fu Hui Ting, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara (18-19 Oktober 2014). Sebanyak 288 anak datang untuk mengikuti kamp.
Bervegetaris Praktis dan Sehat

Bervegetaris Praktis dan Sehat

21 Oktober 2014

Betapa bahagianya bila di meja makan rumah kita dapat tersedia makanan yang sehat dan lezat. Hal ini semakin mudah diwujudkan dengan adanya nasi Jing Si.

Aksi Bersih, Wujud Dukungan Tzu Chi Terhadap Indonesia

Aksi Bersih, Wujud Dukungan Tzu Chi Terhadap Indonesia

21 Oktober 2014 Dengan berbekal sapu, penjepit sampah, plastik hitam besar, dan peralatan kebersihan lainnya, relawan Tzu Chi bertolak menghadiri undangan Kirab Budaya, syukuran atas dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-JK tanggal 20 Oktober 2014.
Menyingsingkan Lengan Untuk Membantu

Menyingsingkan Lengan Untuk Membantu

17 Oktober 2014

Tepatnya 11 Oktober 2014 si “jago merah” melahap habis seluruh bangunan rumah tanpa tersisa, kini hanya puing dan bekas kepulan asap yang menghitam ditembok rumah yang hancur. Tidak ada barang yang dapat diselamatkan, hanya selembar pakaian yang melekat pada tubuh saja. Relawan Yayasan Buddha Tzu Chi dengan kasih menyingsingkan lengan untuk meringankan penderitaan warga korban kebakaran. 

Anugerah Peduli Pendidikan 2014 untuk Rumah Dongeng DAAI TV

Anugerah Peduli Pendidikan 2014 untuk Rumah Dongeng DAAI TV

16 Oktober 2014 Malam anugerah yang diadakan oleh Kemdikbud memberikan 25 penghargaan kepada 5 kategori penghargaan, diantaranya kategori perusahaan dan BUMN, kategori provinsi , kabupaten kota, kategori yayasan, kategori individual/ inovator pendidikan, dan kategori program acara televisi.
Menilai Karakter Bukan Masalah Bermain dengan Angka

Menilai Karakter Bukan Masalah Bermain dengan Angka

14 Oktober 2014 Seminar yang dilatarbelakangi oleh kepedulian para pendidik Buddhis akan pentingnya karakter berdasarkan nilai Buddhis ini dirasa penting bagi Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia (BKPBI). Dengan mengundang delapan pembicara, BKPBI mengajak peserta untuk saling berbagi pengetahuan mengenai pendidikan karakter.
Menyayangi dan melindungi benda di sekitar kita, berarti menghargai berkah dan mengenal rasa puas.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -