Berita

Menjadi Mata dan Telinga Master, Mengabadikan Kisah Kebajikan

11 September 2026
Training Abu Putih Ke-4 komunitas He Qi Jakarta Barat 3 menjadi ruang bagi relawan untuk memperdalam pemahaman Zhen Shan Mei dan menyegarkan kembali semangat dalam menjalankan kebajikan.

Kasih bagi Semesta

Kasih bagi Semesta

19 Desember 2008 Meskipun kemampuan melihatnya tidak sempurna, tapi Aan Setia Herianto dengan terampil memainkan jari-jarinya memencet tuts keyboard. Tidak cukup sampai di situ, lirik-lirik lagu kemudian meluncur dari bibirnya. Judulnya Kasih bagi Semesta. Ternyata ia tidak hanya piawai memainkan keyboard, kemampuan olah vokalnya juga prima.
Teladan bagi Buah Hati

Teladan bagi Buah Hati

14 Desember 2008 Di Indonesia, dulu, usia pernikahan tergolong dini. Banyak perempuan berusia belasan tahun yang sudah melahirkan anak. Bagaimana cara mereka mendidik anak, adalah sebagaimana orangtua dulu mendidik mereka. Tapi sekarang, proses mendidik anak memiliki tantangannya sendiri. Perubahan zaman membuat rasa hormat anak pada orangtua semakin berkurang, begitu pula kemampuan orangtua untuk memberikan bimbingan pada anak semakin menurun.
Penantian itu Usai Sudah

Penantian itu Usai Sudah

30 November 2008 Saat itu tahun 2006, dan lama-kelamaan penglihatan matanya makin berkurang. Maka ia pun lalu bilang ke kakaknya tentang kondisi matanya. Oleh kakaknya dibilang, ya udah nanti kita periksa. Satu hari, oleh kakak dan keponakannya mengajak Hioe Tjien-nyan berobat ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Di sana, oleh dokter ia dikatakan menderita katarak, dan jika ingin cepat sembuh harus lekas dioperasi.
Dari Pintu ke Pintu Melatih Diri

Dari Pintu ke Pintu Melatih Diri

30 November 2008 Minggu pagi yang cerah tanggal 30 November 2008, jam 6.30 WIB, relawan He Qi Timur telah berkumpul di Sport Club Kelapa Gading, Jakarta Utara. Relawan dibagi dalam 3 tim besar untuk melaksanakan tugas Sosialisasi Door To Door Daur Ulang ke semua warga penghuni RW 06, Kelapa Gading Barat (belakang Sport Mall).
Saat membantu orang lain, yang paling banyak memperoleh keuntungan abadi adalah diri kita sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -