Baksos Kesehatan di Tallo

Jurnalis : Henny Laurence (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Edy Go (Tzu Chi Makassar)
 

foto
Baksos kesehatan di kelurahan Buloa diadakan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan bayi dan balita yang statusnya masih di bawah rata-rata.

Dalam rangka menyambut hari Waisak 2556, Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Makassar pada tanggal 27 Mei 2012 menyelenggarakan bakti sosial kesehatan bagi warga Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo.

 

 

 

Menurut Solihin Salim, salah satu tim survei yang juga adalah ketua pelaksana baksos, baksos ini diadakan karena masih banyak bayi dan balita yang status gizinya masih di bawah standar. Selain itu, baksos ini juga diadakan untuk memberikan pelayanan kesehatan di kelurahan yang belum terjangkau program pemerintah.

M. Ali Harpan, Lurah Buloa, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Tzu Chi yang telah menyelenggarakan kegiatan baksos kesehatan ini. Ali mengakui masih banyak warga kelurahan Buloa yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Ia berharap kegiatan yang diadakan oleh Tzu Chi tidak berhenti di sini saja, melainkan dapat menginspirasi organisasi-organisasi lainnya untuk melakukan kegiatan serupa yang telah diadakan Tzu Chi.

foto   foto

Keterangan :

  • Sebanyak 481 balita menerima penanganan kesehatan di baksos kali ini (kiri).
  • Baksos kesehatan ini didukung oleh 48 tim medis dan paramedis serta 73 relawan Tzu Chi (kanan).

Sejak pukul 7 pagi hingga 2 siang, sebanyak 40 dokter, 6 perawat, 2 apoteker, dan 73 relawan Tzu Chi memberikan pengobatan gratis bagi 896 pasien. Pengobatan meliputi poli gigi, umum, dan balita. Adapun pasien gigi sebanyak 103 orang, gizi balita 481 orang, dan umum sebanyak 312 orang.

 

  
 

Artikel Terkait

Meretas Jalan Menuju Kesembuhan

Meretas Jalan Menuju Kesembuhan

08 Juni 2009 Demi merengkuh kesembuhan atas penyakit yang diderita, banyak orang yang berupaya sekuat tenaga mencari pengobatan. Baik melalui pengobatan medis maupun alternatif. Tak jarang, jika sudah kepepet, barang-barang berharga pun dijual agar dapat membiayai pengobatan yang sedang dijalani.
Dua Hal Yang Tidak Bisa Ditunda

Dua Hal Yang Tidak Bisa Ditunda

14 Agustus 2013 Namun kondisi lingkungan dan akses jalan yang sulit dilewati, tidak menyurutkan semangat relawan untuk menjangkau warga yang layak mendapat bingkisan. Relawan tidak merasa sulit sedikitpun, sebaliknya penuh dengan rasa bahagia karena merasa diri sendiri mampu melakukan hal yang bermanfaat bagi orang lain.
Mama Papa Kesayanganku

Mama Papa Kesayanganku

19 November 2018

Tidak perlu menunggu dewasa untuk menunjukkan bakti kepada orang tua. Minggu kedua, 11 November 2018, anak-anak budi pekerti Qin Zi Ban (kecil) Tzu Chi Pekanbaru, mempunyai kesempatan untuk menjaga dan melayani orang tuanya sebagai ungkapan bersyukur dan membalas budi orang tua.

Benih yang kita tebar sendiri, hasilnya pasti akan kita tuai sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -