Bakti Kepada Orang Tua Tiada Habisnya
Jurnalis : Eko Chandra (Tzu Ching Singkawang), Fotografer : David Ang (Tzu Ching Singkawang)|
|
| ||
Setiap dua bulan sekali relawan Tzu Chi Singkawang melakukan kegiatan kunjungan kasih ke panti wreda, dan yang berbeda adalah kegiatan pada hari itu adalah dengan adanya Tzu Ching Singkawang. Sebelum acara perayaan ulang tahun dimulai, para relawan dan Tzu Ching menghampiri setiap kamar dari opa oma untuk menggandengnya keluar untuk dirapikan rambut dan kukunya, kemudian baru digandeng ke Ruang Santai yang merupakan tempat acara diselenggarakan. Acara dibuka dengan sambutan dari Komite Tzu Chi Singkawang, kemudian isyarat tangan dari para Bodhisatwa cilik dan juga dari Tzu Ching Singkawang, yang di mana opa oma merasa sangat terhibur dengan para anak muda yang energik dan sepantaran dengan cucu-cucu mereka. Oma dan opa kian terharu ketika relawan dan Tzu Ching menyanyikan lagu ‘Kasih ibu tak terukur nilainya’ (Shi Sang Zhi You Ma Ma Hao).
Keterangan :
Selanjutnya dihidangkan makanan menu vegetarian sebagai santap siang bersama. Acara dilanjutkan dengan merayakan ulang tahun bagi seorang Oma dan Opa yang bulan itu berulang tahun. Salah seorang Oma mengangkat tangannya dan maju ke depan meniup lilin, memotong kue ulang tahun dan membagi-bagikan kepada yang lain. Rasa haru dan bahagia terukir di wajahnya. Menjaga dan Merawat Orang Tua
Keterangan :
Secara terpisah, Dedi Alfonso sependapat dengan Hermandus. Sebagai anak yang berbakti seharusnya bisa menemani, menjaga, dan merawat seperti pada saat kita masih kecil dulu yang dirawat oleh orang tua kita dengan penuh kasih sayang. Dewi Wati yang juga baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut, juga berjanji kepada dirinya sendiri untuk dapat selalu menjaga dan merawat orang tuanya, dan tidak akan membiarkan mereka tinggal di panti jompo. “Kegiatan ini diharapkan supaya semua relawan terutama Tzu Ching dapat lebih memahami tentang bakti kepada orang tua dan juga tidak “gengsi” untuk memberi kasih sayang kepada orang tua “ ucap Yulia, Ketua Tzu Ching Singkawang. | |||
Artikel Terkait
Suara Kasih: Menghimpun Cinta Kasih
06 Maret 2013 Kita dapat melihat para Bodhisatwa dunia dari 7 negara. Mereka semua adalah orang berada yang kaya batin. Mereka menghadiri kamp ini demi belajar bagaimana cara menciptakan keharmonisan dan ketenteraman bagi dunia.
Pengobatan untuk Warga Korban Banjir Bandang di Desa Bena, NTT
17 April 2021Tim Medis Tzu Chi mengadakan baksos kesehatan di halaman Gereja Jemaat Betel Toinunu, Nusa Tenggara Timur.Sebanyak 94 orang warga korban banjir bandang mendapatkan pelayanan kesehatan.
Memperpanjang Jejak Cinta Kasih Tzu Chi Surabaya
24 September 2024Untuk menumbuhkan semangat berbagi dan menebarkan welas asih kepada sesama, Tzu Chi Surabaya menyelenggarakan sosialisasi relawan. Sosialisasi ini digelar di Kantor Tzu Chi Surabaya di Jagir Wonokromo, Surabaya.










Sitemap