Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi Bogor Hadirkan Layanan dan Kehangatan bagi Para Lansia

Jurnalis : Purwati (He Qi Jakarta Barat 3), Fotografer : Purwati (He Qi Jakarta Barat 3)

Para warga lansia datang ke Gedung SDN Kertamaya untuk melakukan pemeriksaan umum seperti, berat badan, tekanan darah, gula darah, hingga pemeriksaan menyeluruh oleh tim medis dari anggota TIMA.

Semangat cinta kasih universal yang menjadi landasan Yayasan Buddha Tzu Chi kembali diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Lansia yang diselenggarakan di Gedung Sekolah SDN Kertamaya, Kelurahan Kertamaya, Kota Bogor, pada Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan ini melibatkan relawan Tzu Chi bersama relawan tim medis yang terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, serta perawat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para lansia.

Sejak pagi, para relawan mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan dengan penuh semangat. Mereka menyambut para lansia dengan senyum, salam, dan sapaan hangat, sekaligus memberikan pendampingan selama proses pemeriksaan kesehatan. Suasana yang ramah dan penuh kepedulian membuat para lansia merasa dihargai dan diperhatikan.

Para relawan kembang yang bertugas di bagian pendaftaran membantu para lansia yang kesulitan berjalan. Para relawan kembang ini mendampingi para lansia hingga selesai menjalani pemeriksaan.

Para lansia yang datang diberikan nomor antrean oleh relawan Tzu Chi sebelum melakukan pemeriksaan. Pemberian nomor ini diberikan agar pemeriksaan berjalan dengan teratur dan nyaman.

Teddy Sx selaku penanggung jawab (PIC) kegiatan mengungkapkan bahwa persiapan bakti sosial telah dilakukan jauh hari sebelumnya, mulai dari survei lokasi hingga koordinasi dengan pihak Kelurahan Kertamaya. Atas rekomendasi kelurahan, kegiatan akhirnya dilaksanakan di SDN Kertamaya setelah mendapat dukungan dari kepala sekolah.

"Acara berlangsung dengan cukup lancar. Mulai dari survei lokasi hingga koordinasi dengan kelurahan dan pihak SDN Kertamaya, semuanya berjalan baik. Perasaan saya campur aduk karena ini pertama kalinya saya dipercaya menjadi PIC bakti sosial lansia dalam kegiatan berskala besar. Namun, saya juga bangga karena acara dapat berjalan lancar. Keberhasilan ini tidak lepas dari kekompakan seluruh PIC dan relawan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan para lansia," ujar Teddy.

Tim medis memeriksa kondisi kesehatan salah satu lansia. Tim dokter juga mendengarkan keluhan-keluhan dan memberikan edukasi tentang menjalankan pola hidup sehat dan pola makan yang baik.

Pelayanan yang diberikan para relawan mendapat apresiasi dari para peserta. Tidak sedikit lansia yang mengaku terkesan dengan keramahan para relawan yang mendampingi mereka sejak proses pendaftaran, pemeriksaan, hingga selesai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Ibu Oca (66) mengaku bersyukur dapat mengetahui kondisi kesehatannya setelah mengikuti pemeriksaan.

"Saya senang sekali karena baru tahu ternyata saya memiliki tekanan darah tinggi. Selama ini saya jarang memeriksakan kesehatan. Baru kali ini saya merasakan pelayanan yang sebaik ini. Dari datang sampai pulang semuanya dilayani dengan sangat baik," tuturnya. Ibu Oca juga mengeluhkan nyeri pada persendiannya.

Hal serupa disampaikan Ibu Jejen (73). Ia merasa tersentuh oleh keramahan para relawan yang melayani para lansia dengan penuh perhatian.

"Saya senang sekali. Relawannya baik-baik, cantik-cantik, ganteng-ganteng. Saya sangat terharu. Semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi," ujar Ibu Jejen yang mengeluhkan nyeri pada lutut dan batuk pada malam hari.

Para pasien yang sedang menunggu obat, mengikuti penyuluhan dan sosialisasi yang dibawakan oleh relawan Tzu Chi untuk mengenalkan Visi dan Misi Yayasan Tzu Chi dalam menjalankan Misi Kemanusiaannya.   

Sementara itu, Ibu Sumarni (59), yang baru pertama kali mengikuti bakti sosial kesehatan Tzu Chi, juga mengungkapkan rasa puas terhadap pelayanan yang diterimanya.

"Saya senang sekali. Semua relawan dan dokternya baik. Pelayanannya berbeda dengan yang pernah saya rasakan di tempat lain. Semoga ke depannya kegiatan seperti ini dapat kembali diadakan," harap Sumarni. Ibu Sumarni datang untuk memeriksakan keluhan flu yang berkepanjangan.

Melalui kegiatan bakti sosial kesehatan ini, para lansia tidak hanya memperoleh pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, tetapi juga merasakan perhatian, kehangatan, dan kepedulian dari para relawan. Kehadiran relawan menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya diwujudkan melalui tindakan medis, tetapi juga melalui sikap hormat, empati, serta budaya senyum, salam, dan sapa yang menjadi bagian dari nilai-nilai humanis Tzu Chi.

Sejalan dengan ajaran Master Cheng Yen, kepedulian kepada sesama dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan dengan ketulusan hati. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk menumbuhkan sikap saling menghormati, peduli, dan membangun hubungan sosial yang lebih harmonis.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi Bogor Hadirkan Layanan dan Kehangatan bagi Para Lansia

Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi Bogor Hadirkan Layanan dan Kehangatan bagi Para Lansia

04 Agustus 2026

Tzu Chi menggelar Bakti Sosial Kesehatan Lansia di Kelurahan Kertamaya, Bogor, dengan melibatkan relawan dan tenaga medis untuk memberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Tzu Chi dan Polres Metro Bekasi Gelar Baksos Kesehatan Lansia

Sambut Hari Bhayangkara ke-79, Tzu Chi dan Polres Metro Bekasi Gelar Baksos Kesehatan Lansia

19 Juni 2025

Memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Yayasan Buddha Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang bersama Polres Metro Bekasi menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan lansia.

Wujud Kepedulian untuk Menjaga Kesehatan dan Kebahagiaan di Usia Senja

Wujud Kepedulian untuk Menjaga Kesehatan dan Kebahagiaan di Usia Senja

26 Juni 2026

He Qi Jakarta Pusat menggelar Baksos Kesehatan Lansia bagi 252 peserta. Kegiatan ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, dan pelayanan medis.

Dengan keyakinan, keuletan, dan keberanian, tidak ada yang tidak berhasil dilakukan di dunia ini.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -