Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Aksi Cepat Relawan Tzu Chi di Pidie Jaya, Aceh

Jurnalis : Ronaldo (Tzu Chi Aceh), Fotografer : Jen Jin (Tzu Chi Aceh)

Prajurit TNI  menyambut relawan tzu Chi dari Banda Aceh yang membawa paket banjir dan sembako untuk warga yang mengungsi di Kec. Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Bantuan yang diberikan berupa 200 Dus Mie Instan, 100 dus Biskuit, 200 pcs Tikar, 200 pcs selimut, 20 dus pembalut, 2 rol terpal + Tali, 2 dus obat-obatan, 110 Kg beras, dan 43 karung baju layak pakai.  

Banjir besar di Pulau Sumatera yang dipicu oleh Siklon Senyar meninggalkan luka mendalam bagi warga Kabupaten Pidie Jaya. Air bah yang membawa lumpur pekat dan tumpukan kayu menghantam rumah-rumah dan menutup jalan raya hingga tak lagi dikenali. Warga yang terdampak banjir dan tanah longsor terjebak tanpa akses karena jalan dan jembatan penghubung banyak yang putus. Kondisi Pidie Jaya berubah memprihatinkan. Lumpur setinggi 1,5 meter hingga 2 meter menimbun rumah warga, membuat mereka kehilangan tempat tinggal dalam sekejap.

Pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 06.30, relawan Tzu Chi dari komunitas Banda Aceh bergerak menuju Pidie Jaya. Dengan hati penuh empati, para relawan membawa bahan makanan dan paket bantuan banjir untuk warga yang sedang berjuang di tengah musibah. Mereka menyusuri beberapa titik pengungsian di Kabupaten Pidie Jaya, termasuk di Kecamatan Meureudu yang menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak banjir.

Dampak Banjir di Kabupaten Pidie Jaya menurut data dari pemerintah daerah Pidie Jaya tanggal 30 November 2025 dilaporkan korban meninggal mencapai 20 jiwa di enam kecamatan yaitu, di Kec. Meureudu empat korban jiwa, Kec. Meurah Dua lima jiwa, Kec. Ulim empat jiwa, Kec. Jangka Buya tiga jiwa, Kec. Bandar Dua tiga jiwa, dan Kec. Panteraja satu jiwa.  

Pemberian bantuan banjir dan tanah longsor di Pidi Jaya ini sangat mengharukan bagi Dorcas (Kiri) relawan tzu Chi yang turut menyalurkan langsung paket bantuan kepada para pengungsi. Dorcas memeluk erat Nenek Maimunah seorang lansia yang sangat bersyukur atas kedatangan para relawan Tzu Chi yang datang membawa bantuan makanan dan baju layak pakai.

Penyaluran bantuan dilakukan di Gampong Blang Awe, Cot Gadong, dan beberapa titik lain di Kecamatan Meureudu. Dalam kesempatan ini, relawan membagikan bahan makanan dan kebutuhan pokok seperti 200 dus mi instan, 100 dus biskuit, 200 pcs tikar, 200 pcs selimut, 20 dus pembalut, 2 rol terpal dan tali, 2 dus obat-obatan, 110 kg beras, serta 43 karung baju layak pakai. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi masa-masa sulit.

Rasa pilu menyelimuti hati Dorcas Tenggara, salah seorang relawan yang hadir langsung di lokasi bencana. “Saya turut prihatin, korban bencana sangat kekurangan logistik dan pakaian, sehingga banyak anak-anak dan orang tua yang terjangkit penyakit. Ketika relawan tiba, mereka sangat bersyukur dan sukacita,” ungkap Dorcas dengan suara bergetar menahan haru.

Para pengungsi memakai langsung selimut-selimut yang diberikan oleh relawan tzu Chi selain tikar, makanan dan baju layak pakai. Korban bencana merasakan sukacita karena kehadiran Tzu Chi di tengah mereka.

Supandi bersama relawan Tzu Chi Banda Aceh secara sombolis menyalurkan paket bantuan Mie Instan, biskuit, tikar, selimut, pembalut wanita terpal, beras, dan pakaian layak pakai di pos pengungsi Gampong Blang Awe Pidie Jaya.

Di pengungsian, Maimunah salah satu warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur yang tak bisa ia tutupi. “Saya sangat berterima kasih dan bersyukur atas bantuan dari Yayasan Tzu Chi,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca. Di tengah tumpukan lumpur dan duka, secercah harapan kembali tumbuh di hati para penyintas melalui perhatian dan uluran tangan para relawan.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Banjir Sumatera: Menembus Jalan Terputus, Menyapa Harapan di Bener Meriah dan Aceh Tengah

Banjir Sumatera: Menembus Jalan Terputus, Menyapa Harapan di Bener Meriah dan Aceh Tengah

06 Januari 2026

Relawan Tzu Chi Komunitas Bireuen hadir menyalurkan bantuan sembako sekaligus menyapa langsung warga di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Banjir Sumatera: Melintasi Jalan Perbukitan, Tzu Chi Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Pameu

Banjir Sumatera: Melintasi Jalan Perbukitan, Tzu Chi Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Pameu

26 Januari 2026

Dengan melintasi jalan perbukitan, relawan Tzu Chi yang berada di Takengon menyalurkan bantuan untuk warga terdampak di Desa Pameu, Takengon, Aceh Tengah.

Banjir Sumatera: Kala Cinta Kasih Menyapa Warga Desa Landuh

Banjir Sumatera: Kala Cinta Kasih Menyapa Warga Desa Landuh

24 Desember 2025

Aroma lumpur sisa banjir masih menyengat di Desa Landuh, Aceh Tamiang. Tampak warga masih membersihkan puing-puing. Di tengah keputusasaan itu, kehadiran relawan Tzu Chi dan Tim Medis menghadirkan secercah harapan.

Beriman hendaknya disertai kebijaksanaan, jangan hanya mengikuti apa yang dilakukan orang lain hingga membutakan mata hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -