Cinta Kasih yang Mengalir di Lokasi Banjir
Jurnalis : Surya Metal (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Syanny Wijaya, Hartono Tjandra (Tzu Chi Makassar)
Relawan Tzu Chi bergerak cepat untuk turun ke lokasi banjir menyalurkan bantuan berupa beras, mi instan, dan air mineral.

Tranportasi untuk menghubungkan ke tempat pengunsian yang terisolir hanya perahu karet yang ditarik secara manual dengan tali oleh petugas dibantu warga setempat.

Kegembiraan Ibu Justina selaku Ketua RW 13 mendapat bantuan langsung, karena warga di blok 10 harus berjalan untuk mendapatkan makanan di posko pengungsian, sebab distribusi bantuan tidak disaluran ke rumah-rumah.

“Kendala para warga sekitar yang masih bertahan di rumahnya di blok 10 harus berenang atau menggunakan ban untuk mendapatkan makanan di posko pengungsian karena distribusi bantuan tidak disaluran ke rumah-rumah,” ungkap Justina selaku Ketua RW 13.

Lurah Kelurahan Mangalla, Sukri bersyukur atas keberadaan relawan Tzu Chi yang turun ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada para korban.
“Alhamdulillah, ada bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi untuk warga. Kemarin kami terisolir dan belum masuk bantuan. Kebetulan ada berkah dari Yayasan Buddha Tzu Chi berupa sembako yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi warga,” ungkap Sukri.
Artikel Terkait
Banjir Sumatera: Alat Berat Tzu Chi Buka Akses Aceh Tamiang
10 Februari 2026RelawanTzu Chi Medan terus bergerak membantu pemulihan dengan mengoperasikan alat berat dan dump truck untuk membuka akses serta menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di wilayah Kampung Kesehatan, Aceh Tamiang.
Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Bantuan Tahap Pertama untuk Lima Jorong di Kabupaten Agam
09 Desember 2025Dengan menempuh waktu perjalanan 23 jam, relawan Tzu Chi Padang mengirimkan paket bantuan untuk Dusun yang minim mendapatkan bantuan akibat terputusnya sarana komunikasi.
Banjir Sumatera: Kala Cinta Kasih Menyapa Warga Desa Landuh
24 Desember 2025Aroma lumpur sisa banjir masih menyengat di Desa Landuh, Aceh Tamiang. Tampak warga masih membersihkan puing-puing. Di tengah keputusasaan itu, kehadiran relawan Tzu Chi dan Tim Medis menghadirkan secercah harapan.







Sitemap