Keceriaan Opa dan Oma
Jurnalis : Henny Laurence (Tzu Chi Makassar) , Fotografer : Eddy Go (Tzu Chi Makassar)
|
| ||
Selain relawan, turut pula seorang dokter yaitu dr. Zulfikli Saibir. Dalam kunjungan ini, relawan melakukan gunting kuku, rambut, dan pemeriksaan kesehatan dan mata. Ternyata, kesehatan para opa-oma baik-baik saja, mereka hanya mengeluhkan penglihatan yang kurang baik. Relawan juga membagi-bagikan kacamata sesuai dengan ukuran masing-masing. Acara juga diselingi dengan nyanyi bersama, pertunjukan isyarat tangan dan kuis gerakan isyarat tangan. Opa dan oma merasa sangat gembira dan berebutan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Helena Shijie, relawan Tzu Chi Makassar. Di panti yang dihuni oleh sekitar 110 orang ini, relawan membagi-bagikan bingkisan berupa obat gosok, sandal, odol, sikat gigi, sarung, dan lain-lain. Sesungguhnya, bukan barang-barang ini yang mereka harapkan karena semua sudah disiapkan di panti. Yang lebih mereka butuhkan adalah perhatian dan cinta kasih agar mereka merasa tetap dibutuhkan dan diperhatikan.
Keterangan :
Pelayanan seperti inilah yang ditunggu-tunggu oleh opa dan oma karena di saat-saat seperti ini mereka bisa bersenda gurau, berbincang-bincang dan bernyanyi dengan gembira bersama para relawan yang memberi pelayanan dengan penuh kasih dan kesabaran. Kegiatan ini sangat bagus untuk kita sebagai cermin untuk melihat diri kita sendiri dan bagaimana kita memperlakukan orang tua seperti petunjuk Master Cheng Yen yang selalu mengimbau kita untuk berbakti kepada orang tua. Tidak terasa waktu telah menunjukkan jam 2 siang, relawan pun bersiap-siap untuk berpamitan dan bersalaman dengan opa dan oma. Para opa-oma mengucapkan selamat jalan dan berharap agar relawan bisa segera berkunjung lagi. | |||
Artikel Terkait
Saatnya Menjadi Dewasa (Bag. 1)
30 September 2011 Salah satu contohnya adalah tindak kekerasan antar teman sekolah maupun antar kelompok di masyarakat semakin sering terjadi akhir-akhir ini. Hal ini secara tidak langsung dikarenakan minimnya pemahaman etika, tata krama, dan norma-norma masyarakat yang diajarkan pada zaman dulu mulai hilang secara perlahan.
Mengisi Liburan dengan Kebajikan
13 Januari 2011 Tanggal 25 Desember merupakan hari yang bahagia bagi umat Kristiani di seluruh dunia karena mereka merayakan Natal. Relawan Tzu Chi Padang selalu ikut berbagi kebahagiaan Natal ini bersama orang-orang lanjut usia yang tinggal di panti jompo.
Bersungguh Hati dalam Pembekalan Diri Sebagai Relawan Tzu Chi
25 Februari 2020Pelatihan pertama tahun 2020 yang membawakan materi tentang misi amal sebagai misi pertama Tzu Ch, digelar dengan sederhana namun kaya manfaat dan sukacita. Hal ini karena dilakukan dengan sungguh hati oleh para relawan penyelenggara, koordinator maupun peserta. Dengan pelatihan yang bermanfaat diharapkan menjadikan semua yang hadir Bersungguh Hati dalam Pembekalan Diri Sebagai Relawan Tzu Chi.








Sitemap