Penuangan Celengan Bambu untuk Korban Banjir Sumatera

Jurnalis : Arimami Suryo A, Fotografer : Arimami Suryo A

Staf dan karyawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dari berbagai divisi melakukan penuangan celengan bambu Tzu Chi untuk membantu warga terdampak bencana alam di Sumatera.

Bencana banjir bandang yang terjadi di sebagian wilayah Aceh dan Sumatera pada akhir November 2025 menyisakan duka yang mendalam bagi warga yang terdampak. Sejak 28 November 2025, relawan Tzu Chi dari komunitas relawan di Sumatera (Medan, Padang, Aceh) langsung merespons cepat bencana ini dengan menyiapkan dan mendistribusikan paket bantuan awal berupa beras, makanan hangat, air mineral, roti, handuk, dan juga kebutuhan dasar bagi warga terdampak bencana ini.

Hingga hari ke-15 (11 Desember 2025), Tzu Chi Indonesia telah menyalurkan bantuan bencana banjir di 75 titik lokasi bencana, dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 46.123 jiwa. Rangkaian penyaluran bantuan bagi para korban juga terus digulirkan untuk memulihkan kehidupan warga pascabencana. Peduli dengan bencana alam ini, staf dan karyawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dari berbagai divisi juga ikut bersumbangsih dengan melakukan penuangan celengan bambu Tzu Chi untuk membantu korban bencana alam di Sumatera pada Jumat, 12 Desember 2025, di Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara.

Sebelum menuangkan celengan bambu, para staf dan karyawan Tzu Chi Indonesia diajak untuk berdoa bersama untuk keselamatan dan dunia terbebas dari bencana.

Para staf dan karyawan juga diajak untuk mengetahui laporan penyaluran bantuan apa saja yang telah diberikan Tzu Chi kepada para korban bencana banjir di Sumatera.

“Hari ini kita melakukan doa bersama dan melakukan penuangan celengan untuk korban bencana alam yang terjadi di Sumatera. Melalui kegiatan ini kita membangun rasa empati serta mengajak berkontribusi untuk meringakan beban korban bencana. Tentunya kita juga berharap semoga semuanya bisa dibantu, dan semoga kontribusi kita iini bisa membantu meringankan beban penderitaan mereka dan yang paling utama adalah dunia bebas bencana,” ungkap Helena Himawan, HR Director Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Setelah mengikuti sesi Ceramah Master Cheng Yen pada Jumat, 12 Desember 2025, staf dan karyawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga diberikan pemaparan tentang bantuan yang sudah disalurkan Tzu Chi Indonesia kepada para korban bencana alam di Sumatera. Setelahnya juga dilakukan doa bersama dan dilanjutkan dengan penuangan celengan bambu Tzu Chi yang dimulai dari para Dept Head lalu diikuti para staf dan karyawan.

Chief Operating Officer (COO) Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Suriadi Huang bersama Helena Himawan, HR Director Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan para Dept Head Tzu Chi Indonesia bersiap melakukan penuangan celengan bambu Tzu Chi untuk membantu para korban bencana banjir bandang di Sumatera.

Antusias para staf dan karyawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera. Masing-masing dari mereka sudah membawa dan mempersiapkan celengan bambu untuk dituangkan.

Yuliana, karyawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang sudah 3 tahun bekerja di Divisi Building Management merasa senang karena seluruh karyawan juga dilibatkan untuk berperan aktif membantu lewat donasi dari celengan bambu Tzu Chi. “Tentunya sangat inspiratif serta menumbuhkan empati bagi kami. Karena ini sesuai prinsip celengan bambu Tzu Chi yakni dana kecil tetapi amal besar. Jadi jangan tunggu sesuatu hal yang besar dulu, jadi kita pupuk dulu dari hal kecil untuk menjadi besar,” ungkapnya.

Kegiatan penuangan celengan bambu ini juga memberi kesan tersendiri bagi Michelle, karyawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang sudah bekerja selama 3,5 tahun di Divisi Bakti Amal. Ia juga turut bersyukur bisa ikut membantu para korban bencana alam di Sumatera walaupun dari jauh. “Semoga donasi yang kita berikan bagi teman-teman dan saudara-saudara kita korban bencana di Sumatera bisa diterima dengan tepat dan juga bisa mendukung kehidupan mereka,” katanya.

Antusias para staf dan karyawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk membantu korban bencana banjir di Sumatera. Masing-masing dari mereka sudah membawa dan mempersiapkan celengan bambu untuk dituangkan.

Michelle pun mengapresiasi budaya kerja di Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia serta bersyukur selalu dilibatkan dalam kegiatan kemanusiaan dengan ikut bersumbangsih. “Pastinya bagus, karena tidak semua orang atau perusahaan punya kesempatan seperti kita bisa kapan aja bedonasi, kapan saja bersumbangsih bagi orang yang membutuhkan. Jadi ini sangat bagus, inspiratif dan memotivasi,” ucap Michelle di akhir kegiatan penuangan celengan bambu.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Kepedulian untuk Labuhan Deli, Dari Warga untuk Warga

Bantuan Bencana Banjir di Sumatera: Kepedulian untuk Labuhan Deli, Dari Warga untuk Warga

09 Desember 2025

Kisah Wina, pemilik usaha cuci kendaraan di Helvetia, dengan tulus membuka lahannya untuk relawan Tzu Chi membagikan 600 paket bantuan banjir kepada warga Labuhan Deli.

Banjir Sumatera: Menembus Jalan Terputus, Menyapa Harapan di Bener Meriah dan Aceh Tengah

Banjir Sumatera: Menembus Jalan Terputus, Menyapa Harapan di Bener Meriah dan Aceh Tengah

06 Januari 2026

Relawan Tzu Chi Komunitas Bireuen hadir menyalurkan bantuan sembako sekaligus menyapa langsung warga di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Bantuan Bencana Banjir Di Sumatera: Tak Kenal Lelah, Relawan Salurkan Bantuan Hingga Wilayah Pelosok Banjir

Bantuan Bencana Banjir Di Sumatera: Tak Kenal Lelah, Relawan Salurkan Bantuan Hingga Wilayah Pelosok Banjir

03 Desember 2025

Relawan Tzu Chi Medan terus menyalurkan paket bantuan dan makanan hangat kepada warga terdampak hingga waktu yang belum ditentukan.

Ada tiga "tiada" di dunia ini, tiada orang yang tidak saya cintai, tiada orang yang tidak saya percayai, tiada orang yang tidak saya maafkan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -