Secarik Kupon, Harapan bagi Warga Terdampak Gempa di Manggarai

Jurnalis : Fikhri Fathoni , Fotografer : Fikhri Fathoni

Relawan Tzu Chi membagikan kupon bantuan logistik kepada warga terdampak bencana di Desa Benteng Poco, Kecamatan Wae Ri’I, Kabupaten Manggarai, NTT.

Sejak gempa mengguncang wilayah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kehidupan sebagian warga berubah. Rumah yang menjadi tempat berlindung mereka, kini mengalami kerusakan dan tidak lagi aman untuk dihuni. Di tengah situasi tersebut, bantuan kebutuhan dasar menjadi harapan bagi warga yang masih bertahan di posko pengungsian.

Pada Kamis, 27 Agustus 2026, relawan Tzu Chi mendatangi Desa Benteng Poco, Desa Riung, dan Dusun Wancang di Kabupaten Manggarai. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa.

Dengan menyusuri lokasi-lokasi terdampak, para relawan membagikan kupon bantuan kepada warga yang telah terdata. Kupon tersebut nantinya dapat ditukarkan dengan paket bantuan logistik yang akan dibagikan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia pada keesokan harinya.

Sebanyak 1.000 paket bantuan telah dipersiapkan untuk hari pertama penyaluran pada Jumat, 28 Agustus 2026. Tim relawan yang bertugas menargetkan 2.000 paket bantuan akan disalurkan kepada setiap kepala keluarga selama masa tanggap darurat. Setiap paket berisi makanan, minuman, tenda, ranjang, selimut, pakaian, genset, serta berbagai kebutuhan sehari-hari lainnya yang diperlukan warga selama berada di pengungsian.

Ketua Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia, Joe Riadi, menyapa warga dan berkoordinasi untuk membagikan kupon bantuan logistik.

Selain membagikan logistik, relawan Tzu Chi juga menghibur anak-anak dengan memberikan biskuit.

Ketua Tim Tanggap Darurat (TTD) Tzu Chi Indonesia, Joe Riadi, menjelaskan bahwa penggunaan kupon merupakan bagian dari mekanisme penyaluran bantuan agar paket yang dibagikan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kita Tim Tanggap Darurat (TTD) di Tzu Chi selalu dalam kegiatan memberikan bantuan selalu pakai kupon supaya tepat sasarran,” ungkap Joe Riadi.

Di balik proses pembagian kupon tersebut terdapat kerja sama para relawan. Mulai dari pendataan warga, pengangkutan logistik, hingga pendampingan bantuan selama perjalanan menuju NTT, seluruhnya dilakukan secara bersama-sama.

“Kita Tim TTD kompak ya, kita kalau sendiri Tim TTD engga bisalah, relawan harus saling dukung. Kita juga ada tim empat relawan yang ikut kapal dampingi paket kita,” jelas Joe Riadi.

Bagi Joe Riadi, bantuan yang disalurkan tidak hanya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mendesak warga, tetapi juga memberikan dukungan agar mereka mampu bangkit dari dampak bencana.

“Semoga warga di sini bisa terbantu, tepat sasaran, dan cepat pulih kembali lagi,” harap Joe Riadi.

Bertahan di Posko Pengungsian
Saat berada di Desa Benteng Poco, relawan Tzu Chi bertemu para warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gembat. Salah satunya adalah Genofifa Omni (42 yang kini tinggal di posko pengungsian karena rumahnya tidak dapat ditempati lagi.

“Tembok runtuh semua, tidak bisa layak tinggal. Sekarang tinggal ada posko pengungsian sejak gempa,” ungkap haru Genofifa Omni.

Dalam kondisi tersebut, Genofifa berharap bantuan kebutuhan dasar dapat membantu dirinya dan warga lainnya selama berada di pengungsian. “Saya butuh terpal, selimut itu kami butuh,” tambahnya.

Warga sangat antusias menyambut kedatangan relawan Tzu Chi, mereka membantu mendata warga yang berhak menerima bantuan.

Salah satu warga yang menerima kupon bantuan, Genofifa Omni, dengan senyum bahagia menunjukan kupon bantuan yang ia terima.

Kedatangan para relawan Tzu Chi turut membawa rasa lega bagi warga. Kupon yang mereka terima menjadi tanda bahwa bantuan kebutuhan dasar akan segera sampai ke tangan mereka.

Kepala Desa Benteng Poco, Basilius Rahmat, mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh relawan Tzu Chi kepada masyarakat di desanya. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, kehadiran dan perhatian dari berbagai pihak memberikan kekuatan tersendiri bagi warga.

“Saya selaku Kepala Desa Benteng Poco, kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan, kedatangan, juga kepedulian bapak melihat kami pascagempa,” ucap syukur Basilius Rahmat.

Pembagian kupon hari itu bukan sekadar bagian dari proses administratif penyaluran bantuan. Bagi warga terdampak, secarik kupon tersebut membawa kepastian bahwa kebutuhan mereka diperhatikan. Sementara bagi para relawan, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian untuk terus mendampingi masyarakat hingga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Editor: Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Secarik Kupon, Harapan bagi Warga Terdampak Gempa di Manggarai

Secarik Kupon, Harapan bagi Warga Terdampak Gempa di Manggarai

28 Agustus 2026

Relawan Tzu Chi mendatangi sejumlah wilayah terdampak gempa di Kabupaten Manggarai untuk membagikan kupon bantuan kepada warga yang telah terdata. Sebanyak 2.000 paket logistik ditargetkan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Relawan Tzu Chi Indonesia Hadir di NTT, Membawa Kepedulian di Tengah Duka Gempa

Relawan Tzu Chi Indonesia Hadir di NTT, Membawa Kepedulian di Tengah Duka Gempa

26 Agustus 2026

Relawan Tzu Chi hadir di Nusa Tenggara Timur untuk mendampingi warga terdampak gempa di Manggarai dan Manggarai Timur. Bersama pihak setempat, relawan menyalurkan bantuan.

Baksos Kesehatan Tzu Chi Indonesia Hadirkan Harapan dan Ketenangan bagi Warga di Tengah Dampak Gempa NTT

Baksos Kesehatan Tzu Chi Indonesia Hadirkan Harapan dan Ketenangan bagi Warga di Tengah Dampak Gempa NTT

26 Agustus 2026

Tzu Chi bersama TIMA Indonesia mengadakan baksos kesehatan bagi 421 warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai, NTT.

Keharmonisan organisasi tercermin dari tutur kata dan perilaku yang lembut dari setiap anggota.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -