Semangat Para Remaja Mengikuti Vaksinasi Covid-19, Mereka Sudah Rindu Kembali Ke Sekolah

Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul Khotimah

Vaksinasi Covid-19 yang digelar TNI dan Tzu Chi Indonesia di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, hari ini Senin, 12 Juli 2021, juga diikuti banyak peserta berusia 12-17 tahun. Para remaja ini begitu semangat untuk divaksin dan berharap semakin banyak siswa yang divaksin, mereka pun dapat segera kembali ke sekolah untuk belajar dan bertemu teman-teman mereka.

“Harapan saya biar cepat normal soalnya sekarang kan belajarnya jadi susah, kalau di rumah terus tuh susah fokus banyak distraksi,” tutur Aurelia, siswi kelas 10 Sekolah Pahoa, Tangerang.

Aurelia, siswi kelas 10 Sekolah Pahoa, Tangerang sangat senang akhirnya sudah menjalani vaksinasi tahap pertama.

Karena itu, setelah mendapat kabar bahwa remaja di atas usia 12 tahun sudah boleh divaksin, Aurelia pun tanpa ragu datang ke sentra vaksin yang digelar di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi.

Nggak sakit kok kayak suntik biasa. Saya vaksin karena keinginan sendiri, soalnya dari dulu ingin vaksin tapi yang usianya di bawah 17 masih belum bisa. Lega akhirnya dapat vaksin, biar pandemi Corona cepat selesai,” tambahnya.

Wenny, siswi Sekolah Penabur 1 Jakarta juga merasa lega sudah divaksin.

Lega karena sudah divaksin juga dirasakan Wenny, siswi Sekolah Penabur 1 Jakarta. “Lega karena kan kalau sudah vaksin berarti sebentar lagi boleh sekolah yang sebenar-benarnya sekolah dan bisa kembali ke kehidupan normal,” kata Wenny.

Tak hanya mendapat vaksinasi, Wenny juga terinspirasi untuk hidup sehat setelah mendengarkan nasihat dokter setelah menjalani vaksinasi, yakni dengan makan makanan yang sehat dan istirahat yang cukup supaya daya tahan tubuh kuat.

Begitu juga dengan Revano yang baru lulus dari SD Cinta Kasih Tzu Chi. “Saya jadi lega karena tidak usah terlalu takut lagi dengan virus Corona. Bisa bertemu dengan teman-teman, tapi tetap berhati-hati. Semoga Covid-19 cepat hilang, jadi bisa keluar sama mama dan teman-teman,” kata Revano.

Dokter Freddy Pandiangan meminta Revano bernyayi Balonku Ada Lima saat menyuntik Revano agar Revano merasa santai.

Vaksinasi untuk anak usia remaja yakni 12-17 tahun memang menjadi salah satu perhatian besar Tzu Chi Indonesia. Karena itu dalam vaksinasi ini, Tzu Chi dan TNI memfasilitasi mereka dengan pelayanan yang terbaik. Salah satunya, alur dan juga proses pendaftaran mereka dibedakan dengan warga yang berusia 18 tahun ke atas.

“Kita memberikan perhatian kepada mereka karena mereka juga cukup rentan untuk terkena Covid-19,” terang Andre, penanggung jawab vaksinasi dari tim Tzu Chi Indonesia.

Sebelumnya pada 10 Juli 2021, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi juga telah memfasilitasi vaksinasi Covid-19 untuk siswanya.

“Master Cheng Yen mengajarkan bahwa anak-anak adalah penerus dari suatu negara, suatu kepemimpinan. Di situlah kita ingin menjaga anak-anak ini agar mereka tetap terhindar dari Covid-19 dan mereka kita juga ajak untuk menjaga protokol kesehatan,” tambah Andre.



Menurut Andre, antusiasme peserta usia 12-17 tahun pada vaksinasi yang digelar di Sekolah Cinta Kasih ini terbilang tinggi. Antusiasme ini telah dimulai dari siswa Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi dan berlanjut kepada siswa dari sekolah yang lain.


Vaksinasi Covid-19 yang bertajuk “Serbuan Vaksinasi TNI Bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia” ini memasuki pekan kedua. Pekan pertama telah berlangsung pada 7-9 Juli 2021. Dan Pekan kedua ini berlangsung pada 12-16 Juli 2021 dengan target perhari bisa melayani 1.000 hingga 1.500 orang.

Dengan semakin banyak anak-anak yang mendapat vaksin Covid-19, maka herd immunity dapat segara terbentuk dan mereka bisa segera dapat menjalani kehidupan dengan normal terutama dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

Dokter Freddy Pandiangan dari Mabes TNI melakukan pendekatan yang berbeda saat memberikan suntikan vaksin kepada para remaja. Ia berkomunikasi dengan gaya yang lebih santai seperti teman supaya mereka tak merasa takut dengan jarum suntik. Ia pun punya pesan kepada para remaja yang belum vaksin.

“Segera vaksinasi!  Jangan takut disuntik, jangan takut vaksinnya, vaksinnya terbukti baik, aman dan halal. Takutlah kalau kita positif Covid-19,” pungkasnya.

 
Editor: Metta Wulandari


Artikel Terkait

Mendukung Program Vaksinasi Covid-19 di Kota Singkawang

Mendukung Program Vaksinasi Covid-19 di Kota Singkawang

25 Mei 2021

Tzu Chi Singkawang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Singkawang menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat khususnya lansia yang berlangsung pada 19 - 20 Mei 2021.

Terus Mendukung Percepatan Vaksinasi Nasional

Terus Mendukung Percepatan Vaksinasi Nasional

05 Juli 2021

Yayasan Budha Tzu Chi Batam bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Batam menggelar vaksinasi Covid-19 sebagai wujud perhatian dan pelayanan kepada masyarakat. Pada hari Sabtu, 26 Juni 2021 vaksinasi Covid-19 digelar di Aula Jing Si Batam. Tercatat sejumlah 1.300 peserta yang mendaftar dan 1.068 peserta yang berhasil divaksin.

Perjuangan Tim Medis Tzu Chi Menangani Pandemi

Perjuangan Tim Medis Tzu Chi Menangani Pandemi

02 Juli 2021 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia turut mendukung pemerintah dengan membuka Sentra Vaksinasi Covid-19 dalam upaya mempercepat program vaksinasi nasional demi mencapai target satu juta vaksin per hari agar tercipta Herd Immunity di masyarakat
Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap orang memiliki potensi yang tidak terhingga.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -