Senyum Sehat, Kebersamaan Hangat

Jurnalis : Henny Yohannes (He Qi Jakarta Utara 3), Fotografer : Henny Yohannes, Vincent salim putra (He Qi Jakarta Utara 3)
Dengan penuh kepedulian, drg. Nanne Hermawan menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan gigi kepada para peserta.

“Selamat siang semuanya… apa kabarnya hari ini?” sapa Nola dengan suara penuh kehangatan yang langsung menghidupkan suasana ruangan.

“Baik…” jawab para penerima bantuan (Gan En Hu) dengan senyum yang mulai merekah. Sebagian tampak lebih bersemangat, seolah kehadiran hari itu membawa energi baru dalam hati mereka.

Minggu, 5 April 2026 pukul 13.00 WIB menjadi momen penuh makna. Satu per satu penerima bantuan Tzu Chi mulai berdatangan. Langkah mereka mungkin sederhana, namun tersimpan harapan akan hari yang lebih baik. Sebanyak 20 relawan dari komunitas He Qi Jakarta Utara 3 telah bersiap sejak awal, menyambut 25 penerima bantuan dengan senyum tulus, sapaan hangat, dan perhatian yang begitu terasa. Suasana perlahan dipenuhi keakraban.

Relawan memanggil penerima bantuan satu per satu dengan sigap dan penuh kehangatan untuk menuju ke meja bantuan.

Acara kemudian berlanjut dengan sesi edukasi kesehatan. MC mengundang drg. Nanne Hermawan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi. Dalam penjelasannya, drg. Nanne menyampaikan bahwa menjaga kesehatan gigi sejak dini merupakan langkah penting agar gigi tetap kuat hingga usia lanjut. Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dengan benar, membatasi konsumsi makanan manis, serta rutin memeriksakan gigi setiap enam bulan sekali menjadi kunci utama agar kerusakan dapat dideteksi lebih awal. Ia juga menekankan bahwa lubang kecil pada gigi sebaiknya segera ditangani dan tidak dibiarkan membesar, karena dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius, seperti perawatan saraf bahkan pencabutan gigi.

Selain itu, orang tua diingatkan untuk memperhatikan pertumbuhan gigi anak, terutama pada usia sekitar enam tahun ketika gigi tetap pertama mulai tumbuh, agar tidak keliru dianggap sebagai gigi susu. Menjaga kebersihan mulut juga sangat penting untuk mencegah terbentuknya plak, karang gigi, serta gangguan pada gusi yang dapat menyebabkan nyeri dan infeksi.

“Lubang kecil pada gigi harus segera ditangani dan tidak dibiarkan membesar, karena pencegahan jauh lebih mudah, cepat, dan tidak merepotkan dibandingkan pengobatan saat kondisi sudah parah,” ungkap drg. Nanne.

Suasana di meja bantuan terasa hangat, ketika relawan tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga menyempatkan diri berbincang dan menanyakan kabar para Gan En Hu.

Dari Rasa Sakit Menjadi Rasa Ingin Tahu
Di tengah suasana yang mulai santai setelah acara, hadir momen hangat yang tak terduga. Marcel, cucu dari Ibu Hailianty salah satu penerima bantuan Tzu Chi, dengan penuh keberanian menghampiri dokter. Wajahnya tampak penasaran, meski sedikit menahan rasa tidak nyaman.

“Kalau giginya sakit, obatnya apa ya, Dok?” tanyanya dengan wajah polos.

Dokter tersenyum ramah dan menjelaskan bahwa sakit gigi tidak bisa langsung diberi obat tanpa mengetahui penyebabnya. Perlu pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah gigi goyang, berlubang, atau kondisi lainnya sebelum menentukan penanganan yang tepat.

Dalam satu bingkai, Marcel (kiri), dokter, dan neneknya berbagi momen penuh perhatian dan kasih saat bertanya.

Marcel kembali bertanya, “Kalau gusinya sakit bagaimana, Dok?”

Dengan sabar, dokter menggali lebih lanjut kondisi yang dirasakan Marcel, mulai dari kebiasaan menyikat gigi hingga kemungkinan penyebab lain seperti makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Percakapan sederhana ini menjadi momen edukasi yang sangat berarti. Dari dialog tersebut, anak-anak belajar bahwa keluhan pada gigi dan gusi perlu diperiksa secara langsung, serta pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. Keberanian Marcel menjadi contoh positif bahwa anak-anak juga perlu aktif, peduli, dan berani bertanya tentang kesehatan diri mereka.

Peran Orang Tua, Kunci Tumbuhnya Kebiasaan Sehat
Di sisi lain, Nur Rahmah tampak duduk tenang didampingi sang mama, Shopia, yang setia berada di sampingnya sepanjang kegiatan. Dengan penuh perhatian, Shopia menyimak setiap penjelasan yang disampaikan sebagai upaya menambah pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan gusi sejak dini.

Kehadiran orang tua dalam momen seperti ini bukan sekadar mendampingi, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap tumbuh kembang anak. Nur Rahmah tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga belajar untuk lebih peka dan peduli terhadap kesehatannya sendiri. Dari sinilah kebiasaan hidup sehat mulai ditanamkan berawal dari keluarga, tumbuh melalui perhatian, dan menjadi bekal berharga bagi masa depan anak.

Dalam ketulusan hati, relawan melayani para Gan En Hu, menghadirkan kehangatan yang sederhana namun penuh makna.

Kegiatan hari itu pun ditutup dengan rasa syukur dan kebahagiaan. Kebersamaan yang terjalin, kepedulian yang dibagikan, serta semangat para relawan dan penerima bantuan menjadi bukti bahwa kebaikan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana.

“Kami sangat bersyukur, semua relawan hari ini kompak dan bersedia meluangkan waktunya untuk membantu kegiatan gathering ini. Meskipun sempat mengalami kesulitan dalam menentukan tema, akhirnya kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga senang karena para penerima bantuan banyak yang hadir tepat waktu,” ungkap Triana Putri selaku koordinator acara.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Hidupmu Berharga, Katakan Tidak pada Narkoba, Rokok, dan Miras

Hidupmu Berharga, Katakan Tidak pada Narkoba, Rokok, dan Miras

04 November 2025

Relawan dari komunitas Hu Ai Perintis di Medan mengadakan gathering Anak Asuh dan Gan En Hu di Gedung Tzu Chi Cabang Medan, di komplek Grand Jati Junction. Kegiatan ini dihadiri 31 orang relawan dan 110 orang Gan En Hu.

Pentingnya Memahami Mekanisme Bantuan Kesehatan

Pentingnya Memahami Mekanisme Bantuan Kesehatan

10 Oktober 2019
Pada kegiatan Gathering Gan En Hu yang diadakan setiap 2 bulan sekali, Tzu Chi Batam mendatangkan pembicara dari BPJS Batam untuk menjawab pertanyaan dan keraguan para gan en hu terhadap jaminan sosial pemerintah tersebut.
Mewariskan Dharma melalui Penggalangan Hati dan Donasi

Mewariskan Dharma melalui Penggalangan Hati dan Donasi

19 Mei 2023

Komunitas He Qi Utara 2 pada 7 Mei 2023 mengadakan Gathering Gan En Hu yang dihadiri oleh 47 Gan En Hu yang berkumpul di Basement Tower 2 Gedung DaAi TV. 

Giat menanam kebajikan akan menghapus malapetaka. Menyucikan hati sendiri akan mendatangkan keselamatan dan kesejahteraan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -