Setetes Darah, Sejuta Harapan

Jurnalis : Ida Sabrina, Hendra (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Ida Sabrina, Sufendi (Tzu Chi Surabaya)

Relawan Tzu Chi Surabaya dengan cinta kasih menyiapkan makanan sehat untuk para pendonor dan relawan yang hadir.

Kegiatan donor darah kembali digelar oleh Komunitas Xie Li Barat Tzu Chi Surabaya untuk keempat kalinya pada hari Sabtu, 5 Juli 2025. Bertempat di Club House Colosseum, Wisata Bukit Mas 1, Surabaya, acara berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan cinta kasih.

Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tiga bulanan Komunitas Xie Li Barat. Dengan konsistensi tersebut, diharapkan masyarakat semakin terbiasa dan termotivasi untuk mendonorkan darah secara berkala. Lebih dari sekadar kegiatan sosial, donor darah ini juga menjadi sarana untuk menginspirasi para peserta agar turut mengajak keluarga dan sahabatnya demi tujuan kemanusiaan. Tak hanya itu, kegiatan ini membuka jalan bagi masyarakat untuk lebih mengenal nilai-nilai Tzu Chi dan, pada akhirnya, mungkin tergerak untuk bergabung sebagai relawan.

Relawan Tzu Chi Surabaya menyambut hangat para pendonor yang datang dan langsung mengarahkannya ke meja administrasi.

Koordinator kegiatan, Sufendi, bersama Edy dan Davian, telah melakukan persiapan logistik serta pengaturan teknis sejak sehari sebelumnya. Pada hari pelaksanaan, sebanyak 18 relawan hadir dan bahu-membahu demi kelancaran kegiatan. Mereka bertugas mulai dari proses pendaftaran, pembagian kalung nomor antrean, pencatatan data, penyediaan konsumsi, hingga mendampingi para pendonor serta memperkenalkan misi dan nilai-nilai kemanusiaan Tzu Chi.

Sebanyak 99 orang tercatat mendaftarkan diri untuk mendonorkan darah. Tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang terdiri dari enam orang bekerja dengan sigap dan profesional, memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar. Pemeriksaan awal meliputi verifikasi identitas, pengecekan berat badan, tekanan darah, kadar hemoglobin (HB), dan kondisi kesehatan umum calon pendonor. Hanya mereka yang memenuhi syarat medis yang dapat melanjutkan ke proses pengambilan darah.

Dari jumlah pendaftar tersebut, 69 orang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 30 orang lainnya belum memenuhi kriteria karena berbagai alasan. Di antaranya adalah kadar HB di bawah 12,5, berat badan di bawah 47 kg, tekanan darah tidak stabil, atau karena baru mengonsumsi obat, herbal, menjalani akupunktur, maupun masih dalam masa pemulihan dari sakit.

Relawan Tzu Chi Surabaya juga mendampingi pendonor mulai dari pendaftaran, pengecekan hingga selesai berdonor.

Informasi mengenai kegiatan ini sebagian besar tersebar melalui spanduk yang dipasang di gerbang Perumahan Wisata Bukit Mas dan melalui brosur yang dibagikan di area olahraga Club House. Menariknya, sebanyak 55 pendonor hadir karena melihat informasi tersebut secara langsung di lokasi, menunjukkan efektivitas penyebaran informasi di ruang publik.

Salah satu tokoh inspiratif dalam kegiatan ini adalah Bapak Kusrianto (60), yang datang paling awal setelah bermain badminton di tempat yang sama. Beliau telah mendonorkan darah lebih dari 28 kali di berbagai tempat. “Donor darah sangat bagus untuk kesehatan kita sendiri dan tentu saja bisa sangat bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya penuh semangat.

Sufendi, yang untuk pertama kalinya bertugas sebagai penanggung jawab kegiatan, mengungkapkan rasa syukur dan sukacita atas kelancaran acara. “Saya merasa sangat didukung oleh teman-teman relawan. Kekompakan dan semangat mereka membuat saya tidak merasa sendirian dan bisa menjalankan tugas ini dengan tenang,” tuturnya.

Proses pengambilan darah dari para pendonor yang lolos, pendonor darah harus merasa rileks sebelum menyumbangkan darahnya dan di sanalah tugas relawan Tzu Chi Surabaya dalam melayani dengan penuh cinta kasih.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak Wisata Bukit Mas atas dukungan tempat, kepada tim PMI atas kerja sama dan dedikasi mereka, serta kepada seluruh relawan yang menjalankan tugas dengan penuh semangat dan cinta kasih.

Sebagaimana kata perenungan Master Cheng Yen: “Cinta kasih tidak mengenal batas. Memberi tanpa pamrih adalah sumber kebahagiaan sejati.” Melalui setetes darah yang diberikan, para pendonor tak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga menebarkan harapan dan kasih sayang kepada sesama manusia.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Menjaga Kesehatan Diri Sekaligus Membantu Orang Lain

Menjaga Kesehatan Diri Sekaligus Membantu Orang Lain

13 Desember 2019

Kebutuhan darah Palang Merah Indonesia (PMI) minimal 1.000 kantong darah per hari. Untuk memenuhi kebutuhan darah, PMI mengadakan kerja sama dengan berbagai instansi maupun organisasi (keagamaan ataupun badan sosial kemanusiaan), seperti dengan relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Timur pada Sabtu, 7 Desember 2019 di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Menggalang Hati Pendonor Darah

Menggalang Hati Pendonor Darah

16 Juni 2022

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Barat 1 menggelar kegiatan donor darah di Gedung Pertemuan Perumahan Citra 2, Kelurahan Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat. Sebanyak 78 peserta berhasil mendonorkan darahnya.

Bersumbangsih dalam Donor Darah

Bersumbangsih dalam Donor Darah

21 Maret 2023

Relawan Tzu Chi Biak mengadakan donor darah yang bekerja sama dengan Maju Makmur Group dan PMI Biak. Donor darah diadakan pada Sabtu 18 Maret 2023 dan berhasil mengumpulkan 60 kantong darah.

Semua manusia berkeinginan untuk "memiliki", padahal "memiliki" adalah sumber dari kerisauan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -