Sosialisasi Program Bebenah Kampung di Kecamatan Pabean Cantian

Jurnalis : Diyang Yoga W (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Diyang Yoga W (Tzu Chi Surabaya)

Pembukaan dan pengenalan tentang Tzu Chi yang dibuka oleh Camat Muhammad Januar Rizal.

Rabu, 24 Juni 2026, semangat cinta kasih kembali terjalin dalam sosialisasi Program Bebenah Kampung yang diselenggarakan di Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Bidang DPRKPP Surabaya, Deisy Puspitarini, bersama empat relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya. Kehadiran para relawan dan jajaran pemerintah tersebut disambut hangat oleh Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal, beserta para lurah yang berada di wilayah Kecamatan Pabean Cantian. Empat lurah yang hadir pun mengikuti sosialisasi dengan penuh perhatian dan semangat.

Dalam sambutannya, Muhammad Januar Rizal menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas hadirnya Program Bebenah Kampung di wilayah yang dipimpinnya. Menurutnya, bantuan yang diberikan Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya menjadi secercah harapan bagi banyak warga yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

"Saya berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi karena telah bersedia membantu warga saya. Saya dan para lurah di sini akan berkomitmen untuk membantu dalam bentuk apa pun demi menyukseskan program ini. Karena saya tahu sendiri di wilayah saya masih banyak yang perlu dibenahi dan saya sendirian juga tidak akan bisa," ujarnya dengan senyum lebar.

Sambutan dari Ketua Bidang DPRKPP Surabaya Deisy Puspitarini dengan penuh welas asih memberikan arahan mekanisme program Bebenah Kampung Tzu Chi Surabaya.

Kecamatan Pabean Cantian menjadi wilayah terakhir yang mendapatkan sosialisasi Program Bebenah Kampung setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Sawahan. Melalui program ini, sebanyak 160 unit rumah di wilayah Kecamatan Pabean Cantian akan direnovasi sehingga semakin banyak keluarga dapat merasakan kebahagiaan tinggal di rumah yang lebih aman, nyaman, dan penuh kehangatan.

Suasana sesi tanya jawab berlangsung dengan sangat antusias. Empat lurah yang hadir aktif menyampaikan berbagai pertanyaan sesuai dengan kondisi dan kendala yang dihadapi di wilayah masing-masing. Antusiasme tersebut mencerminkan semangat kebersamaan untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Salah satu tantangan yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan perbaikan rumah di Kecamatan Pabean Cantian adalah persoalan atas hak kepemilikan. Sebagian rumah yang akan dibenahi berada pada lahan yang memerlukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PT KAI, agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari. Dalam semangat gotong royong dan welas asih, komunikasi dengan berbagai pihak tersebut dijembatani langsung oleh Camat Muhammad Januar Rizal. Sinergi antara pemerintah kecamatan, para lurah, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menjaring berkah dan menghadirkan cinta kasih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Becky Ciang saat berbagi pengalaman di Kecamatan lainnya agar proses Bebenah Kampung Kecamatan Pabean Cantian berjalan dengan lancar.

Pada kesempatan tersebut, Becky Ciang juga berbagi pengalaman mengenai berbagai kendala yang ditemui selama pelaksanaan Program Bebenah Kampung di tiga kecamatan sebelumnya. Berbekal pengalaman tersebut, ia berharap pelaksanaan program di Kecamatan Pabean Cantian dapat berjalan dengan semakin baik melalui komunikasi yang terbuka dan harmonisasi antara pemerintah wilayah, relawan, hingga para penerima bantuan.

Dalam sesi berbagi, Becky Ciang menuturkan bahwa keberhasilan program bukan hanya terletak pada pembangunan fisik rumah semata, tetapi juga pada terjalinnya hubungan yang harmonis dan saling mendukung di antara semua pihak yang terlibat. Dengan hati yang penuh welas asih, ia menyampaikan harapannya agar 160 unit rumah yang akan direnovasi dapat menjadi jawaban atas sebagian permasalahan yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Pabean Cantian.

"Jadi harapannya, dengan bantuan renovasi 160 unit rumah ini dapat sedikit meringankan dan membantu mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Kecamatan Pabean Cantian. Kami memahami bagaimana kondisi warga di sini, karena jalinan jodoh kita sudah terjalin sejak tahun 2008 melalui penberian bantuan. Saya yakin, dengan kebersamaan dan cinta kasih, bantuan ini akan menghadirkan rumah yang lebih layak bagi mereka," tuturnya dengan penuh ketulusan.

Melalui kolaborasi yang penuh kehangatan ini, Program Bebenah Kampung tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak, tetapi juga menumbuhkan harapan, mempererat jalinan kasih antarsesama, serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan penuh kebajikan.

Seperti yang senantiasa diingatkan oleh Master Cheng Yen, "Dengan cinta kasih, tidak ada orang yang tidak dapat dicintai. Dengan welas asih, tidak ada orang yang tidak dapat dibantu." Semangat inilah yang terus menggerakkan setiap langkah dalam Program Bebenah Kampung, agar berkah dapat dijaring bersama dan kebahagiaan dapat dirasakan oleh semakin banyak keluarga di tengah masyarakat.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Surabaya: Wujud Harapan Warga Tanah Kali Kedinding untuk Rumah Layak Huni

Renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Surabaya: Wujud Harapan Warga Tanah Kali Kedinding untuk Rumah Layak Huni

28 Oktober 2025

Sosialisasi program Bebenah Kampung di Kelurahan Tanah Kali Kedinding berjalan lancar dan penuh kehangatan. 

Tzu Chi Surabaya dan Kementerian PKP Kunjungi Penerima Bantuan Renovasi Rumah

Tzu Chi Surabaya dan Kementerian PKP Kunjungi Penerima Bantuan Renovasi Rumah

24 Juni 2026
Relawan Tzu Chi Surabaya bersama Dr. Sri Haryati, perwakilan Kementerian PKP RI, melakukan kunjungan kasih ke rumah penerima bantuan renovasi di kawasan Kelurahan Sidotopo.
Siap-Siap, Rumah Layak Huni akan Hadir untuk Warga Pesisir Surabaya

Siap-Siap, Rumah Layak Huni akan Hadir untuk Warga Pesisir Surabaya

29 Januari 2026

Relawan Tzu Chi Surabaya melakukan survei Program Bebenah Kampung di Tambak Wedi sebagai langkah awal menghadirkan rumah layak huni dan harapan baru bagi warga pesisir pada Selasa, 20 Januari 2026.

Cinta kasih tidak akan berkurang karena dibagikan, malah sebaliknya akan semakin tumbuh berkembang karena diteruskan kepada orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -