Waisak dan Semangat Rela Berkorban
Jurnalis : Dwi Hariyanto (Tzu Chi Tj. Balai Karimun), Fotografer : Mie Li, Prawira, Pungky, Sunaryo (Tzu Chi Tj. Balai Karimun)
Perayaan Waisak yang digelar Yayasan Buddha Tzu Chi Tanjung Balai Karimun pada pekan lalu, Minggu (8/5/2016) berlangsung Khidmat. Perayaan yang dimulai pada pukul 07.30 WIB tersebut dimulai dengan Gatha Pendupaan (doa pembukaan). Dua anggota Sangha yang hadir kemudian mengawali Yu Fo (Pemandian Rupang Buddha) dan dilanjutkan oleh Romo Pandita dan relawan serta tamu undangan.
Salah seorang relawan, Ani Shijie mengaku tersentuh dengan setiap kegiatan dalam perayaan ini. “Setiap mendengar alunan Sutra dan Gatha dibunyikan tiba-tiba air mata ini menetes tak terhindarkan,” ujar Ani, relawan Tzu Chi yang bertanggungjawab di bagian meja persembahan.
Sementara itu salah satu anggota Sangha, Suhu Badra Viriya mengaku sangat terhormat menjadi bagian dari Perayaan Waisak yang tahun ini bertepatan pula dengan Hari Ibu Internasional dan hari jadi Tzu Chi Sedunia yang ke-50 tahun. “Kegiatan Waisak ini sungguh luar biasa. Karena acara ini merayakan tiga kegiatan sekaligus,” kata Suhu Badra Viriya.
Salah seorang tamu undangan tampak haru ketika
mencuci kaki sang ibu
Perayaan Waisak dan Semangat Rela Berkorban
Perayaan Waisak kali ini tak bisa dilepaskan dari peran seorang relawan bernama Kartono Shixiong. Kartono merelakan halaman rumahnya dibongkar dan dijadikan lokasi perayaan. Beberapa tanaman juga harus ditebang, serta halaman rumah yang masih semak belukar pun diratakan. Sebagian pagar yang mengelilingi rumah Kartono Shixiong juga harus dilepas sebagai jalan masuk tempat berlangsungnya kegiatan. “Tidak masalah tanaman-tanaman di halaman rumah saya dipangkas dan pagar juga dibongkar. Apabila tahun depan acara Waisak (Tzu Chi) mau di sini lagi ya kalau mau diluaskan tempatnya ya saya bersedia halaman rumah ini saya luaskan lagi,” ujar Kartono Shixiong penuh semangat.
Perayaan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional dan Hari Tzu Chi Sedunia ini pun berjalan sukses dan berhasil membayar rasa lelah para relawan yang begitu giat mempersiapkan acara. Karena itu rona bahagia begitu terpancar dari wajah para relawan usai acara.
Artikel Terkait
Perayaan Waisak di Tzu Chi Banda Aceh, Hari yang Penuh Makna
22 Mei 2025Perayaan Hari Trisuci Waisak di Depo Pelestarian Lingkungan (PL) Tzu Chi Banda Aceh berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh relawan Tzu Chi dan para tamu undangan. Waisak memiliki makna mendalam.
Perayaan Waisak di Tzu Chi Biak: Doa Bersama, Pelestarian Lingkungan, dan Aksi Kemanusiaan
15 Mei 2025Perayaan Waisak Tzu Chi di Biak, Papua diwarnai prosesi basuh kaki sebagai ungkapan bakti anak kepada orang tua. Momen haru ini menggugah hati para peserta dan hadirin.
Perayaan Waisak Tzu Chi Banda Aceh 2026
26 Mei 2026Tzu Chi Banda Aceh merayakan Hari Waisak, Hari Ibu Internasional, dan Hari Tzu Chi sedunia di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Banda Aceh. Perayaan berlangsung sangat khidmat dengan dihadiri tamu undangan.







Sitemap