Ceramah Master
Saling Membantu Saat Terjadi Bencana
30 Agustus 2015Setiap kali Taiwan dilanda bencana, relawan Tzu Chi
selalu bergerak, karena setiap relawan memiliki kelapangan hati dan kemurnian
pikiran. Dengan membangkitkan sebersit niat
baik para relawan kita telah melatih diri hingga memiliki pikiran yang murni.
Mengantisipasi Topan dan Bersumbangsih dengan Sepenuh Hati
28 Agustus 2015Kita
hendaknya senantiasa mawas diri dan tulus. Saat ketulusan doa dari banyak orang
terhimpun maka akan terbentuk kekuatan yang besar. Kekuatan murni dari
ketulusan ini dapat memengaruhi kondisi di udara dan laut. Jadi, kekuatan topan
akan semakin kecil atau semakin besar, semua itu bergantung pada ketulusan
kita.
Menapaki Jalan yang Benar Demi Kedamaian Dunia
28 Agustus 2015Untuk
menciptakan Tanah Suci di dunia ini, kita harus memulainya dari pikiran kita. Dengan
melakukan daur ulang dan mendengar Dharma, kita dapat memahami kebenaran, mengasihi
dan melindungi bumi dengan tindakan nyata, menjalin hubungan harmonis dengan
sesama, dan mengubah tabiat buruk kita.
Mewarisi Tekad dan Mengemban Misi Tzu Chi
27 Agustus 2015Pada
hari topan ini menerjang dan belum sepenuhnya meninggalkan Taiwan, relawan Tzu
Chi sudah mulai bergerak. Di wilayah yang tergenang banjir, mereka mulai
melakukan survei serta mengantarkan makanan dan dana solidaritas.
Mempelajari Semangat Budaya Humanis dan Melindungi Bumi
25 Agustus 2015Melihat
peringatan Ulang Tahun Rumah Sakit Tzu Chi Hualien, saya merasa sangat gembira.
Ini membuat saya teringat pada masa 30 tahun lalu, saat saya membangkitkan niat
untuk membangun rumah sakit di Hualien. Saat itu, kita menghadapi banyak
kesulitan. Namun, melihat pencapaian kita saat ini, semua usaha kita tidaklah
sia-sia.
Mengobati Pasien dengan Cinta Kasih dan Menyambut Masa Depan yang Cerah
27 Juli 2015Ceramah
Master Cheng Yen tanggal 13 Juli 2015Di
dunia ini, tidak ada senyuman yang lebih indah dari senyuman pasien. Singkat kata, senyuman anak ini telah
membuat para tenaga medis merasa gembira. Sungguh, saat tidak bisa
menyelamatkan nyawa pasien, kita merasa sangat sedih. Namun,
saat berhasil menyelamatkan pasien, kita juga turut merasa gembira.
Berpola Hidup Hemat dan Membina Cinta Kasih
27 Juli 2015Ceramah
Master Cheng Yen tanggal 12 Juli 2015Pada zaman sekarang, yang dimiliki oleh setiap orang hanyalah pengetahuan dan kemampuan untuk menjalani
kehidupan modern. Mereka hanya tahu untuk bersenang-senang dan menikmati hidup,
tetapi tidak bisa mengasihi diri sendiri dan tidak bisa
membedakan yang benar dan salah. Apa pun yang dikatakan
oleh orang lain, mereka memercayainya
secara membabi buta. Ini sungguh kehidupan yang bodoh
dan tersesat.
Menghargai Kehidupan, Menyadari Berkah, dan Menciptakan Berkah
27 Juli 2015Ceramah
Master Cheng Yen tanggal 11 Juli 2015
Beruntung,
dia bertemu ajaran Buddha dan telah tersadarkan dari ketersesatannya. Kini, dia
bukan hanya bertobat, tetapi juga menciptakan berkah. Kini dia mulai melakukan
daur ulang dan menggunakan barang bekas untuk membuat
kerajinan tangan sekaligus mendidik anaknya. Dia melakukan ini semua untuk
menebus keborosannya di masa lalu dan membimbing anaknya untuk menyadari dan
menghargai berkah.
Mengobati Para Pasien dengan Keterampilan Medis dan Hati Buddha
27 Juli 2015Ceramah
Master Cheng Yen tanggal 9
Juli 2015Kebakaran
demi kebakaran terus terjadi tanpa henti. Setelah hutan-hutan itu terbakar,
untuk memulihkannya seperti semula merupakan hal
yang sangat sulit. Sama halnya dengan saat tubuh
manusia menderita luka bakar, untuk memulihkannya kembali diperlukan waktu yang
panjang dan usaha keras.
Membangkitkan Cinta Kasih dan Kebijaksanaan untuk Menciptakan Keharmonisan
27 Juli 2015Ceramah
Master Cheng Yen tanggal 8
Juli 2015Kita sungguh harus mawas diri, tulus, dan takut
pada kekuatan alam yang begitu besar. Kekuatan umat manusia sangatlah kecil.
Namun, saat niat buruk terhimpun, karma buruk yang tercipta sangatlah besar.
Pada masa kekuatan baik dan buruk saling tarik-menarik ini, kita harus
bersungguh hati untuk membina ketulusan hati.







Sitemap