Berita

Langkah Baru yang Menjadi Harapan para Penerima Kaki Palsu

06 Oktober 2026
Hidup dengan anggota badan yang kurang normal membuat Monica dan penerima bantuan sempat putus asa, tetapi kaki palsu memberikan harapan baru, membuat mereka bangkit dengan semangat menjalani hidup yang lebih baik.

Say No to “Putus Asa”!!

Say No to “Putus Asa”!!

11 Oktober 2010 Setiap hari Sabtu selalu diadakan gathering untuk menghibur para pasien yang berjuang melawan penyakitnya. Acara yang hanya bisa ditemui di RSKB Cinta Kasih ini secara tidak langsung juga menjadi “obat” bagi batin para pasien agar mereka tidak mudah putus asa dalam perjuangan melawan penyakit yang dideritanya.
Festival Kue Bulan

Festival Kue Bulan

11 Oktober 2010 Dalam rangka merayakan festival ini, relawan Tzu Chi mengadakan kuis cerdas cermat seputar pengetahuan mengenai Tzu Chi. Insan Tzu Chi yang ikut berpartisipasi dalam cerdas cermat datang dari berbagai kalangan relawan, mulai dari relawan rompi (baru), kelas budi pekerti, muda-mudi Tzu Chi, relawan abu putih, dan relawan biru putih.
Bazar Di Festival Kue Bulan

Bazar Di Festival Kue Bulan

11 Oktober 2010 Bazar kue bulan dimulai dari tanggal 15 sampai 21 September 2010, tapi persiapan bahan bahannya sudah dimulai sejak sebelum liburan Idul Fitri. Pada tanggal 14 September 2010, Relawan sudah menata lokasi Bazar yang mengambil tempat di Batam City Square (BCS) Mall.
Internasional : Tzu Chi pasca Topan Nargis

Internasional : Tzu Chi pasca Topan Nargis

09 Oktober 2010 Relawan Tzu Chi datang ke Myanmar setelah dampak Topan Nargis yang menghancurkan negara itu pada bulan Mei 2008. Sejak dampak topan itulah, relawan tinggal di sana. Para relawan Tzu Chi ini telah membawa banyak berkah untuk para penduduk di sana, termasuk adanya klinik kesehatan gratis dan pelatihan untuk meningkatkan produksi sayuran mereka.
Suara Kasih: Membantu yang Membutuhkan

Suara Kasih: Membantu yang Membutuhkan

08 Oktober 2010 Inilah tugas Bodhisatwa dunia. Bukan hanya di Taiwan, insan Tzu Chi di Melaka, Malaysia pun demikian. Di sana ada sebuah keluarga yang beranggotakan 11 orang. Anak-anaknya masih kecil, ekonomi keluarganya pun sangat sulit. Mereka hanya mengandalkan sang ayah  yang bekerja di pelabuhan dengan upah minim, sedangkan sang ibu adalah pedagang kaki lima. Bagaimana keluarga besar ini dapat bertahan hidup?
Mengubah Sampah Menjadi Emas

Mengubah Sampah Menjadi Emas

08 Oktober 2010 Minggu, 26 September 2010, Pk.07.30 WIB suasana pagi itu sangat mendung. Namun, rintik hujan yang melingkupi wilayah Jakarta pagi itu tidak menyurutkan niat kami untuk mengikuti kegiatan minggu ini yang bertajuk Pelestarian Lingkungan di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng.
Suara Kasih : Murninya Anak-anak

Suara Kasih : Murninya Anak-anak

07 Oktober 2010 Setiap orang memiliki hakikat kebuddhaan. Ketika kita membangkitkan niat baik, hakikat kebuddhaan akan terpancar. Kita dapat melihat siswa dari TK Tzu Chi di Malaysia yang sangat polos, namun memiliki tekad yang teguh. Mereka sangat dekat dengan hakikat kebuddhaan.
Buka Puasa Bersama Kakek dan Nenek

Buka Puasa Bersama Kakek dan Nenek

07 Oktober 2010 Pada tanggal 2 September 2010, relawan Tzu Chi Padang mengunjungi Panti Jompo Sabai Nan Alui Sicincin. Lokasi panti ini cukup jauh dari Kota Padang, sekitar 1 jam perjalanan.
Barat dan Utara dalam Kesatuan

Barat dan Utara dalam Kesatuan

07 Oktober 2010 Tanggal 25 September 2010 adalah acara Gathering bersama para fungsionalis dari heqi utara dan heqi barat. Acara ini dimaksudkan untuk mempererat rasa kekeluargaan antara para fungsionalis Tzu Chi.
Ketulusan Dalam Memberikan Cinta Kasih

Ketulusan Dalam Memberikan Cinta Kasih

07 Oktober 2010 Kamis, 30 September 2010. Insan Tzu Chi kembali menebar cinta kasihnya di panti sosial Tresna Werdha Senjarawi, yang dihuni 60 oma dan 28 opa. Berlokasi di Jln. Jeruk No 7, Bandung, kunjungan kasih ini melibatkan 18 relawan Tzu Chi Bandung (terdiri dari 10 biru putih, 5 abu putih, dan 3 relawan baru).
Suara Kasih : Merangkul Alam Semesta

Suara Kasih : Merangkul Alam Semesta

06 Oktober 2010 1 Oktober lalu, Rektor National Central University Kemarin, rektor Universitas Nasional Pusat beserta seorang profesor bidang astronomi, kepala observatorium, dan staf lainnya datang ke Griya Jing Si. Mereka menunjukkan ukiran sistem tata surya dan memberikannya pada Tzu Chi. Mereka pun menjelaskan pada saya bahwa mereka menemukan sebuah planet minor.
Pelestarian Lingkungan 30 Ibu Rumah tangga

Pelestarian Lingkungan 30 Ibu Rumah tangga

06 Oktober 2010 Oleh karena itu pada tanggal 25 Sep 2010, jam 7 pagi diadakan ramah tamah Yayasan Buddha Tzu Chi dengan warga Kompleks Perumahan Grawisa Jakarta Barat. Dalam acara ramah tamah ini disampaikan pentingnya memilah sampah untuk didaur ulang.
Bodhisatwa dari Ladang Berkah

Bodhisatwa dari Ladang Berkah

06 Oktober 2010 Pada hari Minggu tanggal 26 september 2010, Yayasan Buddha Tzu Chi Hu Ai Jelambar dan Palang Merah Indonesia (PMI) kembali mengelar acara Donor darah. Walau pagi harinya hujan turun rintik-rintik namun hal itu tidak menyurutkan semangat relawan Tzu Chi untuk datang lebih awal.
Mengenang Gempa dengan Rasa Syukur

Mengenang Gempa dengan Rasa Syukur

06 Oktober 2010 Pada tanggal 30 September 2010, pagi hari suasana di Kota Padang sangat sunyi dan sepi. Untuk memperingati gempa yang terjadi tepat satu tahun yang lalu, seluruh masyarakat Kota Padang mengadakan doa bersama di tempat-tempat ibadah seperti di Tempat Pemakaman Umum Bungus Teluk Kabung, pukul 08.30 WIB pagi.
Suara Kasih: Menolong Diri dan Orang Lain

Suara Kasih: Menolong Diri dan Orang Lain

05 Oktober 2010 Pada suatu hari, Tuan Bai mengunjungi kantor Tzu Chi di Taichung. Ia bercerita, “Ketika mengunjungi kantor Tzu Chi, saya melihat sebuah Kata Perenungan Master yang berbunyi, ‘Karma yang diciptakan pada kehidupan lalu menentukan kehidupan kita yang sekarang. Karma yang kita ciptakan sekarang akan menentukan kehidupan kita yang akan datang.’
Menyayangi diri sendiri adalah wujud balas budi pada orang tua, bersumbangsih adalah wujud dari rasa syukur.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -