Berita
Gempa NTT: Bahagia Warga Menerima Uluran Tangan Sesama
18 September 2026Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia membagikan bantuan logistik bagi korban gempa di Desa Satar Kampas dan Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Bantuan terdiri dari paket sembako.
Menggalang Hati Para Bodhisatwa
21 Maret 2013 Pada kesempatan ini, para relawan mengusung tema "Membangkitkan keinginan kebajikan dalam tiap manusia melalui 1 orang 1 Bodhisatwa, menciptakan masyarakat harmonis dan dunia bebas bencana".
“Bersyukur Karena Mendapatkan Pelatihanâ€
19 Maret 2013 Dimulai dengan pelatihan misi amal, para peserta diberikan pembekalan mengenai bagaimana menghimpun kepedulian dan menggalang hati para donatur. Pembekalan diberikan dari sudut pandang filosofis dan sudut pandang teknis.
Pencerahan Cinta Kasih
18 Maret 2013 Bekerja bahu membahu dengan pekerja bangunan juga dilakukan oleh Seni Shijie yang turut serta mengecat ruangan dapur rumah: “Gan en atas semua bantuan Tzu Chi,” katanya dengan wajah bahagia sambil tangannya dengan sigap menguas cat ke tembok.
Suara Kasih: Menggalang Bodhisatwa Dunia
18 Maret 2013 Pascabencana, Tzu Chi terus bergerak untuk memberikan bantuan darurat. Meski pemerintah Amerika Serikat juga segera memberikan bantuan, namun mereka tetap berharap Tzu Chi bisa memberikan bantuan kepada para imigran gelap maupun korban bencana lainnya.
Penyuluhan Kesehatan Gigi
18 Maret 2013 Di depan anak-anak tersebut, seorang penyuluh dan dua orang water boy telah bersiaga. Replika gigi manusia dibawa oleh penyuluh untuk memudahkan proses penyuluhan menyikat gigi dengan baik dan benar.
Suara Kasih: Mengembangkan Makna Kehidupan
16 Maret 2013 Kita dapat melihat kekuatan cinta kasih telah menyinari kehidupan orang lain. Untuk menciptakan kehidupan yang bermakna, kita harus menggenggam setiap detik dalam kehidupan kita yang singkat ini untuk berkontribusi bagi dunia.
Suara Kasih: Kembali Pada Kondisi Batin yang Damai
15 Maret 2013 Anak-anak setempat sangat menghargai sepatu mereka. Melihat cara insan Tzu Chi memerhatikan sekelompok anak-anak itu, itulah cinta kasih. Meski hidup di tengah penderitaan, tetapi curahan cinta kasih dari insan Tzu Chi membuat mereka bagai merasakan kehangatan mentari di musim dingin.
Belajar Menghargai Budi Orang Tua
15 Maret 2013 Kunjungan ini merupakan wujud kasih dan perhatian relawan Tzu Chi kepada para penghuni panti yang kesepian dan sebatang kara. Diharapkan dengan adanya penghiburan dari relawan, dapat mengukir seutas senyum pada wajah mereka (opa-oma).
Kekuatan yang Bisa Mengubah Masa Depan
15 Maret 2013 Pentingnya pendidikan untuk membuka cakrawala, sekaligus perannya sebagai kunci pembuka berbagai pintu kesempatan, disadari betul oleh insan Tzu Chi Indonesia. Sejalan dengan salah satu misi mulia Tzu Chi, bidang pendidikan mendapatkan perhatian yang besar.
Sahabat Kreatif : Bagaimana Melakukan Wawancara Yang Baik
14 Maret 2013 Kegiatan yang diadakan dua kali dalam satu bulan itu bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tim 3 in 1. Dihadiri oleh peserta yang berjumlah 17 orang, mereka tampak bersemangat untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Cinta Kasih Akan Terus Bersemi Dalam Hati
14 Maret 2013 Relawan terlihat sibuk menyiapkan segala sesuatu seperti memasang bendera, tenda, mengeluarkan beras dan mie instan dari aula Kelurahan dan lain sebagainya. Dengan antusias dan semangat yang begitu tinggi relawan bekerja bahu menbahu.
Suara Kasih: Giat Mengembangkan Berkah dan Kebijaksanaan
14 Maret 2013 Dunia yang aman dan tenteram adalah berkah bagi umat manusia. Apa yang disebut dengan berkah? Bisa hidup aman dan tenteram merupakan berkah terbesar. Akan tetapi, kondisi di dunia saat ini sungguh tidak selaras.
Bedah Buku Perdana di Sinar Mas
14 Maret 2013 Dengan tekad untuk melaksanakan misi budaya humanis Tzu Chi, ditambah dengan niat baik untuk berbagi pesan baik Master Cheng Yen kepada banyak orang, para relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas bahu-membahu mempersiapkan kegiatan bedah buku perdana ini.
Kelas Budi Pekerti: Mendidik dengan Cinta Kasih
13 Maret 2013 Sekitar jam 7.30 pagi lantai 2 Aula Jing Si PIK, sudah terlihat ramai oleh sekitar 50 orang relawan yang melayani para orang tua dan 270 orang anak, terdiri dari siswa Sekolah Dasar kelas 3 sampai dengan kelas 6 yang akan mengikuti kelas budi pekerti ini.







Sitemap