Rabu, 18 Januari 2017

Pantulan Emas di Dalam Air


Pantulan Emas di Dalam Air
13 Januari 2017
Suatu hari, ada seseorang yang lugu berjalan menuju tepi kolam. Karena kolam air sangat tenang, maka secara alami terlihat bayangan. Dari tepi kolam, orang ini melihat bentuk sepotong emas. Jadi, dia pun melompat ke dalam air. Dia terus meraba dan mencari di dalam air. Air pun beriak dan menjadi keruh sehingga tak terlihat apa-apa lagi. Sekujur tubuhnya menjadi basah dan kotor.

[Baca Lebih Lanjut]


Burung Merak Menolong Harimau


Burung Merak Menolong Harimau
06 Januari 2017
Di sebuah hutan terdapat seekor burung merak yang memandang semua makhluk hidup bagai anaknya sendiri. Ia memiliki hati penuh cinta kasih seorang ibu. Suatu hari, ia melihat seekor harimau yang ingin menerkam hewan lain. Seekor rusa diterkam oleh harimau. Pemandangan yang penuh darah itu membuat burung merak merasa sedih.

[Baca Lebih Lanjut]


Kemurnian Hati Seorang Wanita Kurang Mampu


Kemurnian Hati Seorang Wanita Kurang Mampu
30 Desember 2016
Di desa itu, ada seorang wanita kurang mampu. Dia sering melihat orang-orang sangat bersukacita pergi mendengar Dharma dan memberi persembahan kepada Buddha. Dia juga melihat para anggota Sangha membersihkan vihara setiap hari.

[Baca Lebih Lanjut]


Burung Kecil Memadamkan Api


Burung Kecil Memadamkan Api
23 Desember 2016
Seekor burung yang bernama “Kepala Kebahagiaan”. mencelupkan sayapnya ke dalam air laut dan mengepak-ngepakkan sayapnya di hutan untuk meneteskan setetes demi setetes air guna memadamkan api. Ia bolak-balik hingga ribuan kali.

[Baca Lebih Lanjut]


Anak Laki-laki dan Gelangnya


Anak Laki-laki dan Gelangnya
16 Desember 2016

Ada seorang Paman Baskom yang tidak memiliki anak. Karena itu, dia dan istrinya mengadopsi seorang anak laki-laki dari saudaranya. Mereka sangat menyayangi anak tersebut. Saat anak laki-laki itu berusia enam tahun, seorang peramal memberi tahu Paman Baskom, “Anak Anda ini sangat pintar, tetapi sayangnya umurnya mungkin tak dapat lewat 15 tahun.”

[Baca Lebih Lanjut]


Asal Mula Membakar Kertas Sembahyang


Asal Mula Membakar Kertas Sembahyang
13 Desember 2016

Ada seorang perempuan yang ingin membantu suaminya berbisnis. Dia berkata kepada suaminya bahwa dia merasa menjual barang yang dipakai setiap orang merupakan cara terbaik untuk mencari keuntungan. Dia pun mulai berpikir untuk menjual kertas yang dipakai dalam keseharian.

[Baca Lebih Lanjut]


Perginya Dewa Pelindung


Perginya Dewa Pelindung
02 Desember 2016
Ada seorang umat Buddha yang sangat tulus, gemar mendengar Dharma, dan menaati lima sila. Apa pun yang terjadi, dia selalu selamat dari bahaya. Dia sendiri juga merasa bahwa dirinya selalu terhindar dari bahaya.

[Baca Lebih Lanjut]


Bhiksu Tua dan Paku


Bhiksu Tua dan Paku
25 November 2016
Bhiksu tua pergi ke lokasi pembangunan dan melihat setumpuk paku dengan ukuran yang berbeda-beda di atas tanah. Bhiksu tua itu malah mencampuradukkannya, baru meminta murid-muridnya menyortirnya. Setelah murid-muridnya menyortirnya dengan susah payah, dia malah berkata, “Mau menyortir atau tidak, itu urusan kalian.”

[Baca Lebih Lanjut]


Lima Ratus Ekor Kera Mendengar Dharma


Lima Ratus Ekor Kera Mendengar Dharma
18 November 2016

Kisah tentang 500 ekor kera yang dilahirkan di surga karena melihat para biksu membangun stupa. Selain itu, dengan hati yang sangat tulus, para biksu bersujud di sana kemudian kera-kera tersebut mengikutinya.

[Baca Lebih Lanjut]


Membalas Kejahatan dengan Kebaikan


Membalas Kejahatan dengan Kebaikan
11 November 2016

Di zaman Negeri Liang, ada seorang Tuan Song Jiu yang menjabat sebagai bupati di perbatasan Negeri Liang dan Negeri Chu. Tuan Song Jiu sangat bijaksana. Dia juga berharap rakyat di kedua negeri itu dapat hidup harmonis. Saat tiba musim tanam, rakyat di kedua negeri itu sama-sama menanam semangka. Mereka menabur benih pada waktu yang sama.

[Baca Lebih Lanjut]


Prev 1 2 3 4 5Next
Luangkan sedikit ruang bagi diri sendiri dan orang lain, jangan selalu bersikukuh pada pendapat diri sendiri.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat