Senin, 30 November 2020
Indonesia | English

Master Bercerita: Raja Asoka dan Raja Naga


Master Bercerita: Raja Asoka dan Raja Naga
28 Agustus 2020

Dalam jalan pelatihan diri, kita mementingkan keluhuran. Melatih keluhuran dimulai dari melatih pikiran. Orang yang memiliki keluhuran akan memahami kebenaran. Kita harus terlebih dahulu bersumbangsih tanpa pamrih hingga mendapat pengakuan dari orang-orang. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Anjing Penjaga Harta


Master Bercerita: Anjing Penjaga Harta
19 Agustus 2020

Jika kita bisa memahami kebenaran alam semesta, fisik dan batin kita akan terbebaskan. Berhubung tidak memahami kebenaran, kita selalu diselimuti noda batin. Jika noda batin tidak dilenyapkan, kita akan selamanya tersesat. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Lembu Kesayangan Nenek


Master Bercerita: Lembu Kesayangan Nenek
14 Agustus 2020

Dalam interaksi antarsesama manusia, harus ada dua hal, yakni cinta kasih dan rasa syukur. Saat menerima berbagai kebaikan, hati kita harus senantiasa dipenuhi rasa syukur.  Demikian pulalah yang diajarkan Buddha saat Buddha masih hidup. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Nyanyian Pria Miskin


Master Bercerita: Nyanyian Pria Miskin
07 Agustus 2020

Saat bermeditasi, saya teringat akan sebuah kisah dalam Sutra. Saat masih hidup, Buddha pernah menjelaskan kepada Raja Prasenajit bahwa keberuntungan dan kemalangan dalam kehidupan bergantung pada perbuatan diri sendiri. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Hukuman Atas Meminum Air


Master Bercerita: Hukuman Atas Meminum Air
30 Juli 2020

Sebersit pikiran adalah sebutir benih. Seperti yang sering saya katakan, kita harus menjaga pikiran dengan baik untuk menanam dan menumbuhkan benih yang baik. Jika membangkitkan sebersit pikiran buruk, berarti kita menanam benih yang buruk. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Bakiak Ajaib


Master Bercerita: Bakiak Ajaib
24 Juli 2020

Kita harus senantiasa menjaga langkah kita dan maju selangkah demi selangkah dengan mantap. Untuk menjaga setiap langkah di jalan yang benar, kita harus menjaga pikiran kita. Menjaga pikiran berarti menjaga perilaku kita yang mencakup perbuatan, ucapan, dan pikiran. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Mahakasyapa Membimbing Nenek Miskin


Master Bercerita: Mahakasyapa Membimbing Nenek Miskin
17 Juli 2020

Mahakasyapa merupakan salah satu murid utama Buddha yang terlahir di sebuah keluarga berada. Orang tuanya menyayanginya dan dirinya sangat berpengetahuan dan bijaksana. Namun, dia tidak tertarik pada cinta kasih individual, ketenaran, dan keuntungan. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Warisan Keluarga


Master Bercerita: Warisan Keluarga
10 Juli 2020

Hari demi hari berlalu tanpa kita sadari. Entah kapan matahari terbit dan kapan matahari terbenam. Tanpa disadari, waktu terus berlalu. Seiring berlalunya waktu, manusia juga menua. Karena itu, kita harus senantiasa mengingatkan diri sendiri untuk menghargai waktu. Jangan biarkan waktu berlalu dengan sia-sia. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Pedagang Ikan dan Burung Elang


Master Bercerita: Pedagang Ikan dan Burung Elang
03 Juli 2020

Saya sering berkata bahwa jika bisa memikul tanggung jawab, setiap orang bisa mengembangkan kemampuan. Sebesar apa kemampuan kita, sebanyak itulah hal yang kita lakukan. Contohnya burung-burung di luar. Mereka memiliki tanggung jawab dan kemampuan. 

[Baca Lebih Lanjut]


Master Bercerita: Kisah Segenggam Beras


Master Bercerita: Kisah Segenggam Beras
26 Juni 2020

Kita harus selalu ingat untuk membangkitkan niat dan pikiran baik. Saat memiliki jalinan jodoh untuk menolong orang yang kesulitan, kita harus segera bersumbangsih. Inilah yang Buddha ajarkan pada kita. Asalkan ada orang yang membutuhkan, kita hendaklah bersumbangsih dan berdana. Kita hendaknya bersedia bersumbangsih dan berdana bagi orang-orang yang kurang beruntung, baik yang hidup kekurangan dalam jangka panjang, mendadak dilanda bencana, maupun jatuh sakit saat kekurangan. Mereka sangat membutuhkan bantuan. 

[Baca Lebih Lanjut]


Prev 1 2 3 4 5 6... 19Next
Orang yang berjiwa besar akan merasakan luasnya dunia dan ia dapat diterima oleh siapa saja!

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat