Master Bercerita

Master Bercerita: Pria yang Mengorbankan Matanya

15 Januari 2021
Di dunia ini, yang paling berharga ialah kehidupan. Semua orang bekerja keras setiap hari. Saat ditanya mengapa mereka begitu bekerja keras, mereka menjawab bahwa demi menjaga kelangsungan hidup. Hidup di dunia ini, kita semua membutuhkan kehidupan yang sehat. Inilah yang paling penting. Jadi, yang paling berharga ialah kehidupan. 

Master Bercerita: Raja Asoka dan Raja Naga

28 Agustus 2020
Dalam jalan pelatihan diri, kita mementingkan keluhuran. Melatih keluhuran dimulai dari melatih pikiran. Orang yang memiliki keluhuran akan memahami kebenaran. Kita harus terlebih dahulu bersumbangsih tanpa pamrih hingga mendapat pengakuan dari orang-orang. 

Master Bercerita: Anjing Penjaga Harta

19 Agustus 2020
Jika kita bisa memahami kebenaran alam semesta, fisik dan batin kita akan terbebaskan. Berhubung tidak memahami kebenaran, kita selalu diselimuti noda batin. Jika noda batin tidak dilenyapkan, kita akan selamanya tersesat. 

Master Bercerita: Lembu Kesayangan Nenek

14 Agustus 2020
Dalam interaksi antarsesama manusia, harus ada dua hal, yakni cinta kasih dan rasa syukur. Saat menerima berbagai kebaikan, hati kita harus senantiasa dipenuhi rasa syukur.  Demikian pulalah yang diajarkan Buddha saat Buddha masih hidup. 

Master Bercerita: Nyanyian Pria Miskin

07 Agustus 2020
Saat bermeditasi, saya teringat akan sebuah kisah dalam Sutra. Saat masih hidup, Buddha pernah menjelaskan kepada Raja Prasenajit bahwa keberuntungan dan kemalangan dalam kehidupan bergantung pada perbuatan diri sendiri. 

Master Bercerita: Hukuman Atas Meminum Air

30 Juli 2020
Sebersit pikiran adalah sebutir benih. Seperti yang sering saya katakan, kita harus menjaga pikiran dengan baik untuk menanam dan menumbuhkan benih yang baik. Jika membangkitkan sebersit pikiran buruk, berarti kita menanam benih yang buruk. 

Master Bercerita: Bakiak Ajaib

24 Juli 2020
Kita harus senantiasa menjaga langkah kita dan maju selangkah demi selangkah dengan mantap. Untuk menjaga setiap langkah di jalan yang benar, kita harus menjaga pikiran kita. Menjaga pikiran berarti menjaga perilaku kita yang mencakup perbuatan, ucapan, dan pikiran. 

Master Bercerita: Mahakasyapa Membimbing Nenek Miskin

17 Juli 2020
Mahakasyapa merupakan salah satu murid utama Buddha yang terlahir di sebuah keluarga berada. Orang tuanya menyayanginya dan dirinya sangat berpengetahuan dan bijaksana. Namun, dia tidak tertarik pada cinta kasih individual, ketenaran, dan keuntungan. 

Master Bercerita: Warisan Keluarga

10 Juli 2020
Hari demi hari berlalu tanpa kita sadari. Entah kapan matahari terbit dan kapan matahari terbenam. Tanpa disadari, waktu terus berlalu. Seiring berlalunya waktu, manusia juga menua. Karena itu, kita harus senantiasa mengingatkan diri sendiri untuk menghargai waktu. Jangan biarkan waktu berlalu dengan sia-sia. 

Master Bercerita: Pedagang Ikan dan Burung Elang

03 Juli 2020
Saya sering berkata bahwa jika bisa memikul tanggung jawab, setiap orang bisa mengembangkan kemampuan. Sebesar apa kemampuan kita, sebanyak itulah hal yang kita lakukan. Contohnya burung-burung di luar. Mereka memiliki tanggung jawab dan kemampuan. 
Berbicaralah secukupnya sesuai dengan apa yang perlu disampaikan. Bila ditambah atau dikurangi, semuanya tidak bermanfaat.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -