Master Bercerita

Master Bercerita: Pinjami Aku Satu Dolar

06 Maret 2020
Segala sesuatu tidak bisa dibawa pergi, hanya karma yang selalu mengikuti. Jika kita menciptakan berkah, maka berkah akan mengikuti kita. Jadi, dalam hidup ini, kita tidak perlu sombong, juga tidak perlu putus asa. 

Master Bercerita: Di Bawah Pohon Berangan

28 Februari 2020
Manusia kerap menekankan kebajikan. Kebajikan tanpa keharmonisan tetap akan membawa masalah. Kebajikan tanpa keharmonisan bukanlah kebajikan. Jika masyarakat kita tak dapat harmonis, ia akan kacau. 

Master Bercerita: Raja yang Tamak

14 Juni 2019
Raja meminta rakyatnya memberikan emas padanya. Emas-emas itu rencananya akan digunakan untuk menyogok Raja Yama agar ia tidak masuk ke dalam neraka. 

Master Bercerita: Kicauan Sedih Talas Putih

29 Mei 2019
Dalam kehidupan sehari-hari, hati kita harus tenang dan damai serta merenungkan segala hal dengan teliti. Jika kita bisa merenungkan segala hal dengan hati yang tenang maka kita bisa menghadapi semua hal dan orang lain juga dengan tenang dan damai. 

Master Bercerita: Dewi Pohon dan Dewa Rumput

17 Mei 2019
Kita harus bergaul dengan siapa saja, tanpa memandang status kaya atau miskin. Semua orang adalah setara. Kita harus membedakan benar dan salah, tetapi jangan membedakan kaya dan miskin. 

Master Bercerita: Perubahan Si Gajah

10 Mei 2019
Karena sering mendengarkan perkataan-perkataan buruk, gajah yang jinak itu berubah menjadi galak dan menyerang manusia dan hewan lain. Gajah itu hanya bisa kembali menjadi baik dan jinak setelah mendengarkan perkataan-perkataan baik dari orang yang bijaksana. 

Master Bercerita: Kisah Putri Raja Asoka

03 Mei 2019
Pelayan yang memberi persembahan kepada Buddha dengan tulus kemudian terlahir kembali menjadi Putri Raja Asoka. Ini salah satu kisah dalam Sutra. Jika ingin memberi tahu orang-orang bahwa berdana dapat mendatangkan berkah, kita dapat menggunakan kisah ini. 

Master Bercerita: Ayah dan Anak Pesulap

26 April 2019
Tubuh ini mengalami fase lahir, tua, sakit, dan mati. Jadi, tidak ada wujud yang kekal. Apakah masa bayi, balita, atau remaja yang merupakan “aku" yang sesungguhnya?? Kemana pula "aku" pada masa remaja dan muda yang penuh harapan? Kelak, apakah mungkin saya hidup hingga berusia 80, 90, 100, atau 120 tahun? Kita tidak bisa kembali ke masa lalu, juga tidak bisa memastikan masa depan. 

Master Bercerita: Burung yang Pelit

18 April 2019
Terlalu mengkhawatirkan harta membuat pemiliknya menderita. Karena ingin menjaga buah biwa, burung itu selalu berkicau nyaring setiap ada orang yang hendak memetiknya. Karena terlalu kencang dan memaksakan diri, burung itu akhirnya muntah darah dan mati.

Master Bercerita: Ayah Mencari Anak

12 April 2019
Seorang ayah tidak rela anaknya meninggal. Ia berusaha mencari cara agar anaknya kembali. Buddha berkata, "Manusia terlahir di dunia ini karena adanya jalinan jodoh. Kini jalinan jodoh kalian telah berakhir, berusaha membawanya kembali hanya akan mendatangkan penderitaan." 
Meski sebutir tetesan air nampak tidak berarti, lambat laun akan memenuhi tempat penampungan besar.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -