Berita
Tangan Terampil Bersumbangsih, Hati Ikut Bertumbuh
22 Oktober 2026Relawan Tzu Chi He Qi Jakarta Utara 2 mengadakan Training Relawan Abu Putih 4 bertema Memupuk Berkah dan Kebijaksanaan untuk memperkuat disiplin, keharmonisan, dan semangat dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Kasih bagi Semesta
19 Desember 2008Meskipun kemampuan melihatnya tidak sempurna, tapi Aan Setia Herianto dengan terampil memainkan jari-jarinya memencet tuts keyboard. Tidak cukup sampai di situ, lirik-lirik lagu kemudian meluncur dari bibirnya. Judulnya Kasih bagi Semesta. Ternyata ia tidak hanya piawai memainkan keyboard, kemampuan olah vokalnya juga prima.
Teladan bagi Buah Hati
14 Desember 2008Di Indonesia, dulu, usia pernikahan tergolong dini. Banyak perempuan berusia belasan tahun yang sudah melahirkan anak. Bagaimana cara mereka mendidik anak, adalah sebagaimana orangtua dulu mendidik mereka. Tapi sekarang, proses mendidik anak memiliki tantangannya sendiri. Perubahan zaman membuat rasa hormat anak pada orangtua semakin berkurang, begitu pula kemampuan orangtua untuk memberikan bimbingan pada anak semakin menurun.
Penantian itu Usai Sudah
30 November 2008Saat itu tahun 2006, dan lama-kelamaan penglihatan matanya makin berkurang. Maka ia pun lalu bilang ke kakaknya tentang kondisi matanya. Oleh kakaknya dibilang, ya udah nanti kita periksa. Satu hari, oleh kakak dan keponakannya mengajak Hioe Tjien-nyan berobat ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Di sana, oleh dokter ia dikatakan menderita katarak, dan jika ingin cepat sembuh harus lekas dioperasi.
Dari Pintu ke Pintu Melatih Diri
30 November 2008Minggu pagi yang cerah tanggal 30 November 2008, jam 6.30 WIB, relawan He Qi Timur telah berkumpul di Sport Club Kelapa Gading, Jakarta Utara. Relawan dibagi dalam 3 tim besar untuk melaksanakan tugas Sosialisasi Door To Door Daur Ulang ke semua warga penghuni RW 06, Kelapa Gading Barat (belakang Sport Mall).
Asa yang Kembali Terbentang
25 November 2008“Akhir tahun 2005, usaha yang saya rintis dari tahun 1990 hancur. Di saat kondisi keuangan menipis, cobaan lebih berat datang bertubi-tubi. Saya terserang osteoporosis (pengeroposan tulang –red) dan akhirnya tidak bisa berjalan. Istri yang saya harapkan dapat mengambil alih kendali usaha dan tanggung jawab, justru pergi meninggalkan saya.”
“Stacy..., Mama Ai niâ€
23 November 2008“Awalnya anak saya Stacy, dia kelakuannya seperti anak-anak lainnya, tapi lebih nakal. Tapi setelah mengikuti kelas bimbingan budi pekerti Tzu Chi, saya melihat adanya perubahan-perubahan dari diri Stacy. Sekarang, Stacy sering menuangkan teh untuk saya dan menulis surat. Nggak setiap hari sih, tapi saya sering menerima surat dari Stacy yang isinya cukup singkat, ‘I love You Mama’,” kata Yana Hariyanto haru. Satu hal lagi yang menggembirakan bagi ibu dua putri ini ...







Sitemap