Berita
Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Gunung Sindur, Bogor
28 Agustus 2025Tzu Chi dan Polri menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam kegiatan ini, Tzu Chi membagikan 1.000 paket sembako dan memberikan layanan kesehatan.

Ingin Mencoba Komposcing di Rumah
28 Oktober 2009“Wah ini cacing ikut cia cai (vegetarian –red) juga ya...” celetuk Nani, relawan dari Pekanbaru. “Iya yah... Cacing aja vegetarian masak kita gak bisa,” ujar Fi Lan Shijie yang ikut mendampingi para relawan.

Belajar Menjadi Lebih Baik
27 Oktober 2009“Sejak muda, saya memiliki hobi mengonsumsi obat-obatan terlarang dan mabuk-mabukan. Hobi ini sempat berhenti setelah saya menikah. Namun ketika saya mulai berbisnis catering, dan tenggelam dalam kejenuhan rutinitas, hobi saya pun mulai kembali,” tutur Mawie Wijaya.

Joyful Living
26 Oktober 2009 Bagaimanakah keadaan emosi kita setiap hari? We become what we think, dan perasaan kita terlihat dari penampilan kita
Murah dan Bergizi
23 Oktober 2009Bukan hanya membantu meringankan, tetapi juga menularkan kebiasaan bervegetarian. Itulah pesan yang disampaikan oleh Rui Ying, relawan Tzu Chi. Harga yang terjangkau dengan asupan gizi yang cukup membuat para pekerja merasa sangat terbantu.

Nenek Ami yang Baik Hati
19 Oktober 2009Saat ditanya untuk apa ia memasukkan uang ke dalam kotak dana dua kali, ia berkata, “Tadi kasih 5 rebu, kedua 4 rebu, supaya yang di sana (korban gempa –red) berkah selamet.”

He Qi Utara Peduli Gempa Sumatera Barat
16 Oktober 2009Indonesia kembali berkabung. Saudara-saudara kita di tanah Minang, daerah Padang dan sekitarnya terkena gempa dahsyat yang mengakibatkan tidak hanya korban jiwa dan korban luka-luka yang parah, tetapi juga harapan hidup yang hancur, hati yang terluka pedih karena rasa kehilangan yang dalam.

Galang Hati untuk Sumatera-Kelas Budi Pekerti
15 Oktober 2009Para guru pembimbing Kelas Budi Pekerti Tzu Chi punya misi khusus hari ini. Mereka akan mengajak anak-anak ini untuk menanam kembali berkah bagi diri anak-anak itu.

Berempati Terhadap Pasien
14 Oktober 2009Agus Rijanto relawan Tzu Chi, menerangkan bahwa budaya kemanusiaan pada dasarnya memiliki prinsip saling bersyukur, saling menghargai, dan saling mengasihi.

“Celengan Bambuku Sudah Penuhâ€
13 Oktober 2009“Di televisi, lihat rumah goyang-goyang (gempa –red). Ini buat bantu orang-orang bangun rumah lagi,” tutur Marchieto Arfayo (4) saat ditanya mengapa membawa celengan bambu miliknya, Senin 12 Oktober 2009.

Kehidupan Kedua untuk Deny
09 Oktober 2009Awalnya, menurut diagnosa dokter, penyakit yang diderita oleh Deny adalah Talasemia. Pada saat itu pun terjadi pembengkakan di limpanya. Dokter juga menyarankan agar Deny melakukan operasi pengangkatan limpa karena dikhawatirkan jika tidak diangkat maka akan membesar di dalam tubuh, lalu pecah dan membahayakan jiwanya.

Pengalaman “Memaknai Hidup†dari Padang
09 Oktober 2009 Malam itu, 8 Oktober 2009, Polin Shixiong hadir dalam acara bedah buku yang rutin diadakan setiap Kamis. Kedatangannya kali ini agak berbeda. Ia diminta untuk membagikan sedikit pengalamannya selama menjadi relawan di Padang dan sekitarnya sebagai anggota tim tanggap darurat Tzu Chi.
Menggali Potensi Diri
08 Oktober 2009 Bedah buku di Jing-Si Books and Café Pluit, Jakarta Utara Kamis malam, 1 Oktober 2009 itu sedikit berbeda dengan biasanya. Malam itu genap setahun kegiatan bedah buku diadakan di Jing-Si Pluit.
Bahu-Membahu untuk Padang
07 Oktober 2009 Akane dan Eros adalah dua rescue dog (anjing penyelamat -red) berjenis Golden Retriever dan German Shepherd yang dibawa oleh tim dari Rescue Dog Trainers’ Association (RDTA).
Relawan Penggalang Dana: Rasa Syukur Sari
07 Oktober 2009 Waktu itu ketika aku sedang tidur, tiba-tiba aku merasakan tanah bergerak dengan guncangan cukup kuat sehingga aku terbangun dan secepatnya menyelamatkan diri melalui tangga darurat dari lantai 15.
Tim Relawan ke-8 Berangkat ke Padang
07 Oktober 2009Kedatangan sejumlah besar relawan dari Jakarta selain untuk meningkatkan kesiagaan relawan dan pelayanan juga untuk bertukar giliran dengan relawan yang sebelumnya sudah terlebih dahulu bertugas ke Padang begitu bencana melanda.